The Magpies bermimpi terbang ke Eropa
Selasa, 27 Maret 2012 - 12:01 WIB
The Magpies bermimpi terbang ke Eropa
A
A
A
Sindonews.com - Newcastle United optimistis bisa tampil di kompetisi Eropa musim depan. Pasukan Alan Pardew ini membuka peluang setelah mengalahkan West Bromwich Albion (WBA) 3-1 dalam lanjutan Liga Primer di Stadion The Hawthorns, Minggu (25/3).
Dua gol Papiss Demba Cisse pada menit ke-6 dan 34 serta Hatem Ben Arfa (12) mencatatkan dua kemenangan beruntun bagi Newcastle di Liga Primer.Tapi, hal terpenting dari hasil itu adalah terbukanya jalan menuju Benua Biru.
Sebab, Newcastle kini menyamai perolehan 50 poin milik Chelsea yang saat ini menempati peringkat 5 klasemen sementara.
''Bisa menyamai perolehan poin Chelsea saat ini merupakan hasil fenomenal.Tentu, Anda harus memberi pujian kepada seluruh pemain. Mereka terus menunjukkan semangat juang yang membuat tim ini bisa mencapai taraf ini,”ungkap Pardew,dikutip Goal.
Bukan hanya Liga Europa yang berpotensi digapai Newcastle. Mereka juga berpeluang tampil di Liga Champions pada musim depan. Pasalnya,The Magpieshanya terpaut lima poin dari jajaran 4 besar.
Dengan tersisa delapan pertandingan lagi,selisih tersebut bisa saja terpangkas Bila skenario itu terwujud, tentu akan menjadi prestasi besar bagi Newcastle. Itu akan menjadi penampilan pertama mereka di Liga Champions sejak 2002/2003.
Sudah pasti reputasi klub akan terangkat. Meski demikian, Pardew enggan membahas masalah itu. Dia tidak mau terlalu memikirkan peluang Newcastle tampil Liga Champions.
Sebab,tidak mudah untuk menggapainya.Alasan utamanya adalah persaingan ketat yang akan dihadapi.Apalagi, Chelsea,Tottenham Hotspur,dan Arsenal pasti tidak akan tinggal diam.
''Apakah kami kandidat anggota Liga Champions (musim depan)? Saya rasa tidak. Kami baru memetik dua kemenangan berturut- turut. Memang masih ada sejumlah pertandingan lagi.Tapi, laga berikutnya pasti berat. Saya tidak merasa kami bisa memenangkan semua laga itu,”tutur Pardew.
Di lain pihak,nasib WBA ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Mereka tidak hanya menderita kekalahan menyakitkan, juga harus kehilangan gelandang James Morrison hingga akhir musim. Padahal, WBA bermaksud memanfaatkan laga kandang itu untuk menghentikan catatan tidak pernah menang selama dua laga terbaru di Liga Primer.
Tapi,misi itu justru berakhir petaka.Walau sempat membalas lewat Shane Long di babak kedua, tuan rumah pada akhirnya kembali gagal memetik poin penuh. Derita WBA bukan hanya itu. Tidak berapa lama setelah laga usai, tim medis mengabarkan bahwa Morrison mengalami cedera lutut cukup parah.
Cedera itu menimpanya lantaran berbenturan dengan penyerang Newcastle Demba Ba beberapa menit sebelum laga usai. Berdasarkan pemeriksaan awal, Morrison diperkirakan harus istirahat hingga seluruh kompetisi selesai.
Dua gol Papiss Demba Cisse pada menit ke-6 dan 34 serta Hatem Ben Arfa (12) mencatatkan dua kemenangan beruntun bagi Newcastle di Liga Primer.Tapi, hal terpenting dari hasil itu adalah terbukanya jalan menuju Benua Biru.
Sebab, Newcastle kini menyamai perolehan 50 poin milik Chelsea yang saat ini menempati peringkat 5 klasemen sementara.
''Bisa menyamai perolehan poin Chelsea saat ini merupakan hasil fenomenal.Tentu, Anda harus memberi pujian kepada seluruh pemain. Mereka terus menunjukkan semangat juang yang membuat tim ini bisa mencapai taraf ini,”ungkap Pardew,dikutip Goal.
Bukan hanya Liga Europa yang berpotensi digapai Newcastle. Mereka juga berpeluang tampil di Liga Champions pada musim depan. Pasalnya,The Magpieshanya terpaut lima poin dari jajaran 4 besar.
Dengan tersisa delapan pertandingan lagi,selisih tersebut bisa saja terpangkas Bila skenario itu terwujud, tentu akan menjadi prestasi besar bagi Newcastle. Itu akan menjadi penampilan pertama mereka di Liga Champions sejak 2002/2003.
Sudah pasti reputasi klub akan terangkat. Meski demikian, Pardew enggan membahas masalah itu. Dia tidak mau terlalu memikirkan peluang Newcastle tampil Liga Champions.
Sebab,tidak mudah untuk menggapainya.Alasan utamanya adalah persaingan ketat yang akan dihadapi.Apalagi, Chelsea,Tottenham Hotspur,dan Arsenal pasti tidak akan tinggal diam.
''Apakah kami kandidat anggota Liga Champions (musim depan)? Saya rasa tidak. Kami baru memetik dua kemenangan berturut- turut. Memang masih ada sejumlah pertandingan lagi.Tapi, laga berikutnya pasti berat. Saya tidak merasa kami bisa memenangkan semua laga itu,”tutur Pardew.
Di lain pihak,nasib WBA ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Mereka tidak hanya menderita kekalahan menyakitkan, juga harus kehilangan gelandang James Morrison hingga akhir musim. Padahal, WBA bermaksud memanfaatkan laga kandang itu untuk menghentikan catatan tidak pernah menang selama dua laga terbaru di Liga Primer.
Tapi,misi itu justru berakhir petaka.Walau sempat membalas lewat Shane Long di babak kedua, tuan rumah pada akhirnya kembali gagal memetik poin penuh. Derita WBA bukan hanya itu. Tidak berapa lama setelah laga usai, tim medis mengabarkan bahwa Morrison mengalami cedera lutut cukup parah.
Cedera itu menimpanya lantaran berbenturan dengan penyerang Newcastle Demba Ba beberapa menit sebelum laga usai. Berdasarkan pemeriksaan awal, Morrison diperkirakan harus istirahat hingga seluruh kompetisi selesai.
()