Tercipta 22 gol di perempat final
Jum'at, 06 April 2012 - 09:57 WIB
Tercipta 22 gol di perempat final
A
A
A
Sindonews.com - Penampilan tuan rumah di leg kedua babak perempat final Liga Champions musim ini sangat perkasa.
Selain mempersembahkan kemenangan pada pendukung setia, tim-tim yang berjibaku juga mampu menciptakan sejumlah gol. Situasi ini berbeda dibandingkan leg pertama. Saat itu, tidak ada satu pun tim tuan rumah yang memetik hasil positif dan tanpa pula mencetak gol. Ketika itu, APOEL tumbang 0-3 dari Real Madrid, Benfica dikalahkan Chelsea 0-1.
Olympique Marseille (OM) dilumat Bayern Muenchen 0-2. AC Milan bermain 0-0 kontra Barcelona. Pada pertemuan kedua, ceritanya berbeda. Para tuan rumah mampu memanfaatkan keuntungan kandang dengan sempurna.
Madrid melibas APOEL 5-2 di Santiago Bernabeu. Di Allianz Arena, Bayern unggul 2-0 atas Marseille. Barcelona memukul Milan 3-1 di Camp Nou. Chelsea menundukkan Benfica 2-1 di Stamford Bridge.
Para tuan rumah pada leg kedua babak perempat final memperlihatkan kekuatannya dengan menciptakan 12 gol dan hanya kecurian empat gol dari tim tamu. Berkat tambahan gol itu, semua kontestan di babak perempat besar telah menghasilkan 22 gol.
”Bisa mencetak gol selalu mendatangkan perasaan bahagia. Tapi, yang terpenting, kami berhasil meraih kemenangan. Sebab,hanya kemenangan yang membuat fanssenang,”ujar bomber Barcelona Lionel Messi, yang ikut menyumbang dua gol di perempat final,dikutip Reuters.
Dari seluruh gol itu, Madrid sebagai penyumbang terbanyak. Los Blancos telah membukukan delapan gol dari dua pertandingan di perempat final. Itu semua berkat jasa Cristiano Ronaldo, dan Karim Benzema.Terbukti, Ronaldo dan Benzema sama-sama membukukan dua gol. Benzema melakukannya di leg pertama, sedangkan Ronaldo di leg kedua.
Kontribusi Ronaldo dan Benzema makin menegaskan kehebatan trisula maut Madrid. Ditambah Gonzalo Higuain, mereka tidak henti-henti membobol gawang lawan. Terbukti, dengan dua gol, CR7— julukan Ronaldo—di leg kedua, ketiganya sudah menghasilkan 101 gol di seluruh kompetisi sepanjang musim 2011/2012. Ronaldo masih memimpin dengan 49 gol. Diikuti Benzema dengan 28 gol dan Higuain 24 gol. Jumlah itu jauh lebih tinggi ketimbang tridente klub lain.
Faktanya, Messi (38 gol), Samuel Eto’o (36 gol) dan Thierry Henry (26 gol) yang sempat menjadi trio mematikan Barcelona hanya mampu menghasilkan 100 gol dalam satu musim. Trio Madrid memang berjasa besar atas terciptanya banyak gol di perempat final.
Sayang, itu belum mengurangi fakta terjadinya penurunan produktivitas oleh para perempat finalis di fase ini.Jumlah 22 gol yang dikemas musim ini merupakan paling rendah kedua sejak musim 2006/2007.
Pada saat itu gol yang tercipta di perempat final hanya 18 gol. Sementara musim lalu menghasilkan 26 gol. Periode 2009/2010 membuahkan 24 gol.Lalu,periode 2008/2009 dengan 28 gol yang merupakan tertinggi.Edisi 2006/2007 melahirkan 26 gol.
Selain mempersembahkan kemenangan pada pendukung setia, tim-tim yang berjibaku juga mampu menciptakan sejumlah gol. Situasi ini berbeda dibandingkan leg pertama. Saat itu, tidak ada satu pun tim tuan rumah yang memetik hasil positif dan tanpa pula mencetak gol. Ketika itu, APOEL tumbang 0-3 dari Real Madrid, Benfica dikalahkan Chelsea 0-1.
Olympique Marseille (OM) dilumat Bayern Muenchen 0-2. AC Milan bermain 0-0 kontra Barcelona. Pada pertemuan kedua, ceritanya berbeda. Para tuan rumah mampu memanfaatkan keuntungan kandang dengan sempurna.
Madrid melibas APOEL 5-2 di Santiago Bernabeu. Di Allianz Arena, Bayern unggul 2-0 atas Marseille. Barcelona memukul Milan 3-1 di Camp Nou. Chelsea menundukkan Benfica 2-1 di Stamford Bridge.
Para tuan rumah pada leg kedua babak perempat final memperlihatkan kekuatannya dengan menciptakan 12 gol dan hanya kecurian empat gol dari tim tamu. Berkat tambahan gol itu, semua kontestan di babak perempat besar telah menghasilkan 22 gol.
”Bisa mencetak gol selalu mendatangkan perasaan bahagia. Tapi, yang terpenting, kami berhasil meraih kemenangan. Sebab,hanya kemenangan yang membuat fanssenang,”ujar bomber Barcelona Lionel Messi, yang ikut menyumbang dua gol di perempat final,dikutip Reuters.
Dari seluruh gol itu, Madrid sebagai penyumbang terbanyak. Los Blancos telah membukukan delapan gol dari dua pertandingan di perempat final. Itu semua berkat jasa Cristiano Ronaldo, dan Karim Benzema.Terbukti, Ronaldo dan Benzema sama-sama membukukan dua gol. Benzema melakukannya di leg pertama, sedangkan Ronaldo di leg kedua.
Kontribusi Ronaldo dan Benzema makin menegaskan kehebatan trisula maut Madrid. Ditambah Gonzalo Higuain, mereka tidak henti-henti membobol gawang lawan. Terbukti, dengan dua gol, CR7— julukan Ronaldo—di leg kedua, ketiganya sudah menghasilkan 101 gol di seluruh kompetisi sepanjang musim 2011/2012. Ronaldo masih memimpin dengan 49 gol. Diikuti Benzema dengan 28 gol dan Higuain 24 gol. Jumlah itu jauh lebih tinggi ketimbang tridente klub lain.
Faktanya, Messi (38 gol), Samuel Eto’o (36 gol) dan Thierry Henry (26 gol) yang sempat menjadi trio mematikan Barcelona hanya mampu menghasilkan 100 gol dalam satu musim. Trio Madrid memang berjasa besar atas terciptanya banyak gol di perempat final.
Sayang, itu belum mengurangi fakta terjadinya penurunan produktivitas oleh para perempat finalis di fase ini.Jumlah 22 gol yang dikemas musim ini merupakan paling rendah kedua sejak musim 2006/2007.
Pada saat itu gol yang tercipta di perempat final hanya 18 gol. Sementara musim lalu menghasilkan 26 gol. Periode 2009/2010 membuahkan 24 gol.Lalu,periode 2008/2009 dengan 28 gol yang merupakan tertinggi.Edisi 2006/2007 melahirkan 26 gol.
()