FA tolak banding Doni

Jum'at, 13 April 2012 - 18:44 WIB
FA tolak banding Doni
FA tolak banding Doni
A A A
Sindonews.com – Assosiasi Sepakbola Inggris FA menolak banding yang diajukan penjaga gawang Liverpool, Alexander Doni, terkait kartu merah yang ia dapatkan saat menghadapi Blackburn Rovers pada Rabu 11 April 2012.

Pada menit ke-26 Doni harus diusir dari lapangan setelah menjatuhkan pemain Blackburn Junior Hoilett di dalam kotak terlarang saat situasi one on one.

Seperti dilaporkan Sky Sport, Jumat (13/4/2012), Manajemen Liverpool berharap kartu merah yang diberikan Doni dapat dihapus setelah pemain asal Brazil itu melakukan banding. Namun upaya itu gagal, karena FA menyatakan Doni telah melakukan pelanggaran.

Absennya Doni membuat The Reds mengalami krisis penjaga gawang jelang laga krusial melawan Everton di babak semi final Piala FA. Sebelumnya Liverpool harus kehilangan kiper nomor satunya, Pepe Reina yang juga mendapatkan kartu merah setelah menanduk James Perch pada pertandingan menghadapi Newcastle United.

Keadaan tersebut membuat pasukan Kenny Dalglish harus mengandalkan kiper ketiga mereka, Brad Jones. Kiper berusia 30 tahun itu dinilai tampil cukup apik saat laga debutnya dengan mengagalkan tendangan penalti Aiyegbeni Yakubu.
()
Berita Terkini
Menebak Taktik Andoni...
Menebak Taktik Andoni Iraola di Liverpool: Pressing Agresif hingga Sepak Bola Chaos
1 jam yang lalu
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
1 jam yang lalu
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
9 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
9 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
10 jam yang lalu
Ion Water Gandeng Hyrox...
Ion Water Gandeng Hyrox Jakarta, Buka Jalan Atlet Fitness Indonesia ke Panggung Global
13 jam yang lalu
Infografis
Manchester City Gagal...
Manchester City Gagal Juara Piala FA, Pep di Ujung Tanduk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved