Persibo all-out rebut tiga besar

Rabu, 18 April 2012 - 09:14 WIB
Persibo all-out rebut...
Persibo all-out rebut tiga besar
A A A
Sindonews.com - Terlempar dari puncak klasemen setelah dua kali kalah, target Persibo Bojonegoro kini berubah. Tim kebanggaan Boromania berhasrat mempertahankan posisi di tiga besar.
Kekalahan dari Semen Padang dan PSM Makassar membuat Persibo melorot ke posisi ketiga dengan tetap mengoleksi 20 angka. Tim yang baru dua musim merasakan level tertinggi sepakbola nasional tersebut goyah di awal putaran kedua.

Menghadapi lanjutan Indonesian Premier League (IPL), Persibo masih menghadapi masalah besar. Dua pertandingan berikutnya masih harus dilakoni di luar kandang, yakni kontra Persija Jakarta dan Persijap Jepara. Pertandingan tentu masih sangat sulit untuk dimenangkan.

Kekalahan di kandang PSM Makassar membuktikan Persibo belum mampu melunturkan kutukan tak pernah menang di kandang lawan. Lima pertandingan tandang sudah dilalui dan Pelatih Paulo Camargo masih belum menemukan formula yang pas bagi timnya.

Namun kekalahan di makassar ada sisi positifnya. Tim berjuluk Laskar Angling Dharma paling tidak sudah mampu mencetak gol pertama di kandang lawan. Ya, gol Samsul Arif itu adalah gol away pertama Persibo sepanjang musim ini.

''Dari sisi jadwal memang kurang bagus karena kami harus tiga kali away berturut-turut. Apalagi pada laga kandang lawan Semen Padang di Bantul kami kalah. Untuk sekarang kami konsentrasi mempertahankan posisi yang sedang kami duduki,” ungkap Manajer Tim Persibo Nur Yahya.

Walau catatan menurun di awal putaran kedua ini, tim Oranye manyatakan belum patah arang. Dua pertandingan menghadapi Persija dan Persijap bakal benar-benar dimanfaatkan untuk menggali poin. Itu dianggap realistis karena kekuatan Persija dan Persijap tak lebih bagus dibanding PSM.

Manajemen sendiri masih percaya Paulo Camargo mempunyai solusi untuk mempertahankan posisi di papan atas klasemen. ''Apa yang terlihat di Makassar membuat kami yakin tim ini bisa berkembang, baik secara permainan maupun hasil,” tambah Yahya.

Persibo sendiri masih belum terima dengan kekalahan di ibukota Sulawesi Selatan tersebut. Secara resmi tim asal Kota Pudak melayangkan protes atas kepemimpinan wasit Daryanto yang dituding tak objektif dalam memimpin pertandingan.

Terutama pinalti tuan rumah pada menit 80 yang dinilai mengada-ada karena aksi diving Andi Oddang. Uniknya, aksi protes ini justru tak begitu mendapat respek dari Boromania yang menilai timnya memang kurang bagus di setiap laga tandang.
()
Berita Terkini
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
48 menit yang lalu
6 Pemain Argentina Bisa...
6 Pemain Argentina Bisa Dicoret dari Final Piala Dunia 2026 Buntut Kasus Spanduk Malvinas
1 jam yang lalu
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
3 jam yang lalu
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
5 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Bikin...
Piala Dunia 2026 Bikin FIFA Tajir, Lebih dari Rp136 Triliun Masuk Kantong
6 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved