Yakin curi angka, Persib tak remehkan Arema
Rabu, 25 April 2012 - 06:27 WIB
Yakin curi angka, Persib tak remehkan Arema
A
A
A
Sindonews.com - Arsitek Persib Bandung Robby Darwis bakal menyimpan sejumlah pemain yang akan diturunkan pada laga kontra Arema Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Malang, hari ini. Bahkan tidak menutup kemungkinan pemain yang diistirahatkan merupakan pemain inti yang biasa memperkuat skuad Persib.
Bukan tanpa sebab keinginan Robby untuk menyimpan beberapa amunisinya dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Setelah menghadapi Arema, Pangeran Biru langsung kembali ke Bandung. Hanya selang empat hari kemudian anak-anak Bandung harus menghadapi tim kuat lainnya, Persipura Jayapura pada Minggu (29/4).
Namun, Robby memastikan tidak akan ada perubahan posisi dalam skema yang bakal dia terapkan saat menghadapi Singo Edan – julukan Arema. ''Saya tidak akan mengubah posisi pemain yang bermain pada posisi aslinya. Tapi, beberapa pemain ada yang diistirahatkan dulu. Meski begitu, pemain yang diturunkan benar-benar harus main sepenuh hati,” ungkap Robby.
Alasan yang dilontarkan pria berusia 47 ini cukup dipahami mengingat beberapa pemainnya memiliki rapor kartu yang cukup banyak. ''Pemain kita yang terkena kartu kuning banyak sekali. Tidak menutup kemungkinan mereka juga akan diistirahatkan. Di Malang, kita tetap harus mencuri poin dengan skuad yang ada. Kita juga tidak mau kekuatan tidak lengkap saat menghadapi Persipura nanti,” terang Robby.
Dari empat besar pengantong kartu kuning di kubu Persib di antaranya Zulkifli Syukur (7), Abanda Herman (4), Maman Abdurrahman (4) dan Hariono (3). Sedangkan Jendri Pitoy, Wildansyah, Jajang Sukmara, Budiawan, Tony Sucipto, Muhammad Ilham, Robbie Gaspar dan Airlangga Sucipto masing-masing mengoleksi 1 kartu kuning.
Meski demikian, rapor kartu yang didapatkan para pemain tersebut menurut Robby bukan membuat pemain harus cari aman dalam pertandingan melawan Arema. Dia menerangkan, dalam dua laga terakhir Maung Bandung menderita kekalahan. Sehingga, kali ini dirinya berharap agar Persib tidak kehilangan poin di kandang Arema.
''Mudah-mudahan para pemain menyadari kondisi seperti ini. Jika ada yang diistirahatkan, berarti pemain dalam kondisi fight pada pertandingan selanjutnya. Kita juga sudah melakukan koreksi gol yang begitu gampang pada kita saat melawan Persela Lamongan. Beberapa pemain juga ada yang memberi masukan untuk kebaikan tim,” terangnya.
Di samping akan menurunkan pemain lapis, Robby meminta agar anak asuhnya tetap berkomitmen untuk memberikan permainan terbaik menghadapi tim besutan Joko Susilo. ''Kita sudah memberikan komitmen pada pemain bahwa siapapun yang dipasang terlebih dulu harus diberikan dukungan,” tegasnya.
Selain itu, absennya Abanda Herman di posisi stopper akan membuka peluang untuk pemain-pemain belakang yang selama ini duduk di bangku cadangan untuk main. Wildansyah, M Agung Pribadi dan Jajang Sukmara berkesempatan untuk tampil sejak menit pertama.
Wildansyah yang selama ini memang beroperasi di lini belakang sangat berpeluang untuk menggantikan bek jangkung asal Kamerun itu. Wildansyah menuturkan, siapapun yang menggantikan posisi Abanda tidak akan mudah. Namun, dirinya tidak menampik jika kepercayaan Robby untuk bisa memainkan sebagai benteng pertahanan.
''Siapapun akan senang diberi kepercayaan pelatih untuk turun dalam pertandingan. Jika saya yang terpilih, maka saya akan bermain semaksimal mungkin untuk bisa membantu kawan-kawan di lapangan,” ucap Wildansyah.
Menurutnya, Arema tidak bisa diremehkan mengingat pada putaran kedua ini mereka menambah sejumlah amunisi di beberapa lini penting. Arema memang baru saja mendatangkan striker Herman Dzumafo Efendi dan gelandang M Ridhuan.
''Menurut saya, keduanya bagus dalam teknik penguasaan bola, fisik, dan penyelesaian akhir yang bagus. Dalam hal ini harus tenang untuk bergerak maju mengambil bola atau menahan posisi lawan untuk menutup ruang gerak mereka,” tutupnya.
Bukan tanpa sebab keinginan Robby untuk menyimpan beberapa amunisinya dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Setelah menghadapi Arema, Pangeran Biru langsung kembali ke Bandung. Hanya selang empat hari kemudian anak-anak Bandung harus menghadapi tim kuat lainnya, Persipura Jayapura pada Minggu (29/4).
Namun, Robby memastikan tidak akan ada perubahan posisi dalam skema yang bakal dia terapkan saat menghadapi Singo Edan – julukan Arema. ''Saya tidak akan mengubah posisi pemain yang bermain pada posisi aslinya. Tapi, beberapa pemain ada yang diistirahatkan dulu. Meski begitu, pemain yang diturunkan benar-benar harus main sepenuh hati,” ungkap Robby.
Alasan yang dilontarkan pria berusia 47 ini cukup dipahami mengingat beberapa pemainnya memiliki rapor kartu yang cukup banyak. ''Pemain kita yang terkena kartu kuning banyak sekali. Tidak menutup kemungkinan mereka juga akan diistirahatkan. Di Malang, kita tetap harus mencuri poin dengan skuad yang ada. Kita juga tidak mau kekuatan tidak lengkap saat menghadapi Persipura nanti,” terang Robby.
Dari empat besar pengantong kartu kuning di kubu Persib di antaranya Zulkifli Syukur (7), Abanda Herman (4), Maman Abdurrahman (4) dan Hariono (3). Sedangkan Jendri Pitoy, Wildansyah, Jajang Sukmara, Budiawan, Tony Sucipto, Muhammad Ilham, Robbie Gaspar dan Airlangga Sucipto masing-masing mengoleksi 1 kartu kuning.
Meski demikian, rapor kartu yang didapatkan para pemain tersebut menurut Robby bukan membuat pemain harus cari aman dalam pertandingan melawan Arema. Dia menerangkan, dalam dua laga terakhir Maung Bandung menderita kekalahan. Sehingga, kali ini dirinya berharap agar Persib tidak kehilangan poin di kandang Arema.
''Mudah-mudahan para pemain menyadari kondisi seperti ini. Jika ada yang diistirahatkan, berarti pemain dalam kondisi fight pada pertandingan selanjutnya. Kita juga sudah melakukan koreksi gol yang begitu gampang pada kita saat melawan Persela Lamongan. Beberapa pemain juga ada yang memberi masukan untuk kebaikan tim,” terangnya.
Di samping akan menurunkan pemain lapis, Robby meminta agar anak asuhnya tetap berkomitmen untuk memberikan permainan terbaik menghadapi tim besutan Joko Susilo. ''Kita sudah memberikan komitmen pada pemain bahwa siapapun yang dipasang terlebih dulu harus diberikan dukungan,” tegasnya.
Selain itu, absennya Abanda Herman di posisi stopper akan membuka peluang untuk pemain-pemain belakang yang selama ini duduk di bangku cadangan untuk main. Wildansyah, M Agung Pribadi dan Jajang Sukmara berkesempatan untuk tampil sejak menit pertama.
Wildansyah yang selama ini memang beroperasi di lini belakang sangat berpeluang untuk menggantikan bek jangkung asal Kamerun itu. Wildansyah menuturkan, siapapun yang menggantikan posisi Abanda tidak akan mudah. Namun, dirinya tidak menampik jika kepercayaan Robby untuk bisa memainkan sebagai benteng pertahanan.
''Siapapun akan senang diberi kepercayaan pelatih untuk turun dalam pertandingan. Jika saya yang terpilih, maka saya akan bermain semaksimal mungkin untuk bisa membantu kawan-kawan di lapangan,” ucap Wildansyah.
Menurutnya, Arema tidak bisa diremehkan mengingat pada putaran kedua ini mereka menambah sejumlah amunisi di beberapa lini penting. Arema memang baru saja mendatangkan striker Herman Dzumafo Efendi dan gelandang M Ridhuan.
''Menurut saya, keduanya bagus dalam teknik penguasaan bola, fisik, dan penyelesaian akhir yang bagus. Dalam hal ini harus tenang untuk bergerak maju mengambil bola atau menahan posisi lawan untuk menutup ruang gerak mereka,” tutupnya.
()