Fokus lawan PSCS, PSS batalkan jajal timnas
Jum'at, 04 Mei 2012 - 05:00 WIB
Fokus lawan PSCS, PSS batalkan jajal timnas
A
A
A
Sindonews.com - Laga PSS Sleman versus PSCS Cilacap masih 10 hari ke depan, Sabtu (12/5) mendatang. Namun, Laskar Elang Jawa sudah sejak dini mempersiapkan krusial tersebut. Salah satunya dengan membatalkan laga persahabatan melawan Timnas senior, yang sedianya digelar Minggu (6/5).
Kubu PSS Sleman membatalkan laga uji coba tersebut karena berbagai pertimbangan. Pertama pada jadwal tersebut, para penggawa Timnas pada Sabtu (5/5) banyak yang memperkuat masing-masing klub. Timnas meminta laga uji coba dengan PSS Sleman diundur menjadi Rabu (12/5).
Namun, PSS menolak karena Sabtu (12/5) harus menjamu PSCS Cilacap. Jeda waktu yang relatif singkat ini membuat PSS Sleman kawatir para pemainnya terkuras stamina maupun rentan cedera saat menghadapi PSCS Cilacap.
Pelatih PSS Sleman Widyantoro menegaskan tidak bersedia laga uji coba melawan Tim Merah Putih diundur waktunya. Pengunduran jadwal dipastikan mengganggu persiapan tim menghadapi laga krusial melawan PSCS Cilacap. Terlebih dalam laga kandang ini, Laskar Elang Jawa menargetkan poin sempurna. "Kami tidak bisa kalau (persahabatan dengan Timnas) diundur karena terlalu mepet dengan pertandingan kompetisi," ungkapnya.
Menurut dia, laga menghadapi PSCS Cilacap jauh lebih penting dibanding laga friendly match. Terlebih PSS Sleman mempunyai misi memperbaiki peringkat klasemen setelah dalam laga terakhir gagal mendulang poin atas tuan rumah PSIR Rembang akhir pekan lalu. "Fokus kita saat ini adalah PSCS karena mereka (PSCS) sudah melakukan perombakan dengan menambah pemain baru," tegasnya.
Apalagi saat menjamu PSCS mendatang, PSS Sleman dipastikan tidak akan diperkuat gelandang Patrick Domal yang terkena akumulasi dua kartu kuning. Bersyukur absennya Patrick ini bisa ditambal dengan kembalinya Marwan Muhammad yang sebelumnya absen kala melawat ke markas PSIR karena juga terkena akumulasi dua kartu kuning.
Persiapan sejak dini menghadapi PSCS memang diperlukan PSS Sleman yang sangat membutuhkan tambahan dalam menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya. PSS saat ini berada di peringkat 6 klasemen sementara Divisi Utama Grup 2 dengan nilai 20. PSS terus bersaing dengan PSIR Rembang dan PSCS Cilacap. Berikutnya dikuntit Persis Solo dan Persikab Bandung yang berselisih 1 poin atas PSIR dan PSCS.
Untuk bisa lolos, PSS harus mampu mengumpulkan minimal 4 poin di laga tandang lawan Persipasi dan Persepar. Selain menjamu PSCS, PSS juga masih menyisakan satu laga kandang lagi melawan PPSM Kartika Nusantara Magelang. Kemenangan menjadi harga mati bagi PSS dalam dua laga kandang ini.
Sementara itu, Manager PSS Sleman Rumadi mengaku laga uji coba melawan timnas sebenarnya sangat penting dalam rangka menimba ilmu dari pasukan Merah Putih. Untuk itu, pihaknya terus melakukan lobi kepada timnas agar tercapai kesepakatan seputar laga uji coba. "Tanggal 6 Mei (seperti jadwal semula) jelas tidak bisa, kita cari momen yang tepat bagi kedua kubu," ungkapnya.
Kubu PSS Sleman membatalkan laga uji coba tersebut karena berbagai pertimbangan. Pertama pada jadwal tersebut, para penggawa Timnas pada Sabtu (5/5) banyak yang memperkuat masing-masing klub. Timnas meminta laga uji coba dengan PSS Sleman diundur menjadi Rabu (12/5).
Namun, PSS menolak karena Sabtu (12/5) harus menjamu PSCS Cilacap. Jeda waktu yang relatif singkat ini membuat PSS Sleman kawatir para pemainnya terkuras stamina maupun rentan cedera saat menghadapi PSCS Cilacap.
Pelatih PSS Sleman Widyantoro menegaskan tidak bersedia laga uji coba melawan Tim Merah Putih diundur waktunya. Pengunduran jadwal dipastikan mengganggu persiapan tim menghadapi laga krusial melawan PSCS Cilacap. Terlebih dalam laga kandang ini, Laskar Elang Jawa menargetkan poin sempurna. "Kami tidak bisa kalau (persahabatan dengan Timnas) diundur karena terlalu mepet dengan pertandingan kompetisi," ungkapnya.
Menurut dia, laga menghadapi PSCS Cilacap jauh lebih penting dibanding laga friendly match. Terlebih PSS Sleman mempunyai misi memperbaiki peringkat klasemen setelah dalam laga terakhir gagal mendulang poin atas tuan rumah PSIR Rembang akhir pekan lalu. "Fokus kita saat ini adalah PSCS karena mereka (PSCS) sudah melakukan perombakan dengan menambah pemain baru," tegasnya.
Apalagi saat menjamu PSCS mendatang, PSS Sleman dipastikan tidak akan diperkuat gelandang Patrick Domal yang terkena akumulasi dua kartu kuning. Bersyukur absennya Patrick ini bisa ditambal dengan kembalinya Marwan Muhammad yang sebelumnya absen kala melawat ke markas PSIR karena juga terkena akumulasi dua kartu kuning.
Persiapan sejak dini menghadapi PSCS memang diperlukan PSS Sleman yang sangat membutuhkan tambahan dalam menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya. PSS saat ini berada di peringkat 6 klasemen sementara Divisi Utama Grup 2 dengan nilai 20. PSS terus bersaing dengan PSIR Rembang dan PSCS Cilacap. Berikutnya dikuntit Persis Solo dan Persikab Bandung yang berselisih 1 poin atas PSIR dan PSCS.
Untuk bisa lolos, PSS harus mampu mengumpulkan minimal 4 poin di laga tandang lawan Persipasi dan Persepar. Selain menjamu PSCS, PSS juga masih menyisakan satu laga kandang lagi melawan PPSM Kartika Nusantara Magelang. Kemenangan menjadi harga mati bagi PSS dalam dua laga kandang ini.
Sementara itu, Manager PSS Sleman Rumadi mengaku laga uji coba melawan timnas sebenarnya sangat penting dalam rangka menimba ilmu dari pasukan Merah Putih. Untuk itu, pihaknya terus melakukan lobi kepada timnas agar tercapai kesepakatan seputar laga uji coba. "Tanggal 6 Mei (seperti jadwal semula) jelas tidak bisa, kita cari momen yang tepat bagi kedua kubu," ungkapnya.
()