Schumi: Pakai ban Pirelli seperti menyetir di telur mentah

Rabu, 09 Mei 2012 - 12:06 WIB
Schumi: Pakai ban Pirelli...
Schumi: Pakai ban Pirelli seperti menyetir di telur mentah
A A A
Sindonews.com - Pembalap Formula 1 Michael Schumacher yang juara dunia tujuh kali kembali mengkritik produsen ban Pirelli. Menurutnya, mengemudi mobil F1 dengan menggunakan ban tersebut seperti mengemudi di atas telur mentah.

Dengan jenis bahan karet yang digunakan saat ini,Schumi -sapaan Schumacher- menilai para pembalap tidak akan mampu menjalankan mobil mereka sampai batas kecepatan maksimal. Sebab, mereka juga harus menghemat penggunaan ban. ”Sepertinya mereka terlalu banyak menggunakan campuran. Mereka membuat kecepatan mobil menjadi terbatas,”ujar Schumi,seperti dilansir Sports Yahoo.

Schumi menambahkan,dia tidak akan ke mana-mana dengan ban itu.Artinya,dia akan tetap menggunakan ban tersebut pada balapan musim ini. Di sisi lain, Schumi percaya peluang timnya, Mercedes, untuk merebut kemenangan musim ini cukup terbuka lebar. Apalagi, rekan satu timnya, Nico Rosberg, sudah membuktikan itu saat menjuarai seri ketiga GP China. ”Meski ada berbagai kendala ban,kami tetap optimistis akan memenangkan persaingan pada balapan musim ini,”kata Schumi.

Yang jelas,Schumi bertekad menguasai seri kelima GP Spanyol di Sirkuit Katalunya, Barcelona,Minggu (13/5). Apalagi,dia juga tahu bahwa kemenangan pada GP Spanyol akan menjadi salah satu parameter peluang kemenangan pada balapan-balapan berikutnya. ''Anda harus pertimbangkan dari mana kita berasal tahun lalu. Kami telah membuktikan dan akan membuat langkah besar,”ujar Schumacher.

Di sisi lain,kritikan pedas Schumi dibantah Pirelli.Menurut pihak Pirelli, mereka memproduksi jenis ban tidaklah sembarangan karena selalu diikuti dengan uji coba dan melibatkan orang-orang yang memiliki pengetahuan tak diragukan lagi. Bahkan, mereka mengklaim telah menjadi faktor kunci dalam balapan.

Direktur Pirelli Motorsport Pail Hembery mengatakan,mereka akan tetap melakukan yang terbaik untuk membantu Grand Prix berjalan dengan baik. Mereka saat ini mendominasikan ban lunak dan ban keras untuk menyoroti perbedaan kinerja yang akan menciptakan tantangan yang berbeda bagi tim.

”Setiap tim tahun ini harus memiliki sejumlah strategi dalam penggunaan ban yang berbeda yang dapat membuat perbedaan besar pada hasil akhir.Banyak tim yang memperluas pengetahuan mereka tentang berbagai ban dan uji komponen di Mugello. Kami berharap persaingan erat akan terjadi di Spanyol,”kata Hembery.
()
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
4 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
5 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
5 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
7 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved