Nasib PSCS dan PSIR di tangan Persikab
Selasa, 22 Mei 2012 - 00:49 WIB
Nasib PSCS dan PSIR di tangan Persikab
A
A
A
Sindonews.com - Persikab Kab Bandung dipastikan gagal melaju ke babak 8 besar menyusul hasil imbang 1-1 yang diraih di kandang Persis Solo, Stadion Manahan, Minggu (20/5) lalu.
Namun, cerita Persikab tidak akan berhenti begitu saja. Sebab, si Dalem Bandung akan menjadi batu karang yang bakal menentukan nasib lolos atau tidaknya PSIR Rembang dan PSCS Cilacap ke 8 besar kompetisi Divisi Utama PSSI musim 2011/2012.
Baik PSIR yang akan dihadapi Persikab, Minggu (27/5) maupun PSCS, Minggu (2/6) sangat berharap bisa menundukan Persikab demi memelihara peluang lolos ke 8 besar baik dengan status sebagai runner-up maupun urutan tiga terbaik dari Grup II.
Karena posisi nothing to lose yang saat ini dimiliki Persikab, kedua klub asal Jawa Tengah tersebut layak waspada. Apalagi Persikab pada putaran pertama lalu jadi tim yang gagal mereka kalahkan. PSIR harus mengakui keunggulan Persikab 1-2 di Stadion Si Jalak Harupat. Sedangkan PSCS gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Persikab.
Saat ini PSIR dan PSCS sama-sama mengumpulkan 24 poin. Namun PSIR yang berada di posisi 5 atau satu dibawah PSCS pada papan klasemen sementara Grup II, memiliki keuntungan dari jumlah pertandingan karena masih menyisakan tiga laga sisa sedangkan PSCS hanya menyisakan dua laga sisa.
Pelatih Persikab, Encang Ibrahim mengingatkan anak buahnya untuk tetap menampilkan permainan maksimal meski target Persikab saat ini hanya sekadar memperbaiki peringkat di klasemen akhir. Koleksi satu poin yang diraih Cahya Sumirat cs di kandang Persis Solo, bagi Encang telah mengangkat kembali moral para pemain setelah kalah telak dari Persik Kediri, dua pekan sebelumnya.
''Di Solo kita beruntung karena tuan rumah bermain tidak begitu energik dan kita diuntungkan oleh kondisi tuan rumah yang tidak bisa menampilkan permainan terbaik mereka. Mudah-mudahan di pertandingan berikutnya ada peningkatan baik dari sisi permainan maupun hasil,” terang Encang.
Soal posisi di klasemen, Encang menegaskan sesuai titah dari manajemen, target raihan empat poin di tiga laga tandang dan poin maksimal di laga pamungkas yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, harus direalisasikan.
''Jika menang di Rembang, berarti target dari manajemen bisa terpenuhi. Jadi, saya harapkan para pemain bisa maksimal di pertandingan berikutnya untuk memperbaiki posisi di klasemen akhir,” tandas Encang.
Namun, cerita Persikab tidak akan berhenti begitu saja. Sebab, si Dalem Bandung akan menjadi batu karang yang bakal menentukan nasib lolos atau tidaknya PSIR Rembang dan PSCS Cilacap ke 8 besar kompetisi Divisi Utama PSSI musim 2011/2012.
Baik PSIR yang akan dihadapi Persikab, Minggu (27/5) maupun PSCS, Minggu (2/6) sangat berharap bisa menundukan Persikab demi memelihara peluang lolos ke 8 besar baik dengan status sebagai runner-up maupun urutan tiga terbaik dari Grup II.
Karena posisi nothing to lose yang saat ini dimiliki Persikab, kedua klub asal Jawa Tengah tersebut layak waspada. Apalagi Persikab pada putaran pertama lalu jadi tim yang gagal mereka kalahkan. PSIR harus mengakui keunggulan Persikab 1-2 di Stadion Si Jalak Harupat. Sedangkan PSCS gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Persikab.
Saat ini PSIR dan PSCS sama-sama mengumpulkan 24 poin. Namun PSIR yang berada di posisi 5 atau satu dibawah PSCS pada papan klasemen sementara Grup II, memiliki keuntungan dari jumlah pertandingan karena masih menyisakan tiga laga sisa sedangkan PSCS hanya menyisakan dua laga sisa.
Pelatih Persikab, Encang Ibrahim mengingatkan anak buahnya untuk tetap menampilkan permainan maksimal meski target Persikab saat ini hanya sekadar memperbaiki peringkat di klasemen akhir. Koleksi satu poin yang diraih Cahya Sumirat cs di kandang Persis Solo, bagi Encang telah mengangkat kembali moral para pemain setelah kalah telak dari Persik Kediri, dua pekan sebelumnya.
''Di Solo kita beruntung karena tuan rumah bermain tidak begitu energik dan kita diuntungkan oleh kondisi tuan rumah yang tidak bisa menampilkan permainan terbaik mereka. Mudah-mudahan di pertandingan berikutnya ada peningkatan baik dari sisi permainan maupun hasil,” terang Encang.
Soal posisi di klasemen, Encang menegaskan sesuai titah dari manajemen, target raihan empat poin di tiga laga tandang dan poin maksimal di laga pamungkas yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, harus direalisasikan.
''Jika menang di Rembang, berarti target dari manajemen bisa terpenuhi. Jadi, saya harapkan para pemain bisa maksimal di pertandingan berikutnya untuk memperbaiki posisi di klasemen akhir,” tandas Encang.
()