Dilanda krisis, Persiba yakin finis papan atas
Rabu, 23 Mei 2012 - 04:09 WIB
Dilanda krisis, Persiba yakin finis papan atas
A
A
A
Sindonews.com - Persiba Bantul masih optimistis bisa finish di papan atas klasemen Indonesian Premier League (IPL) meski sejumlah penggawanya dibebat cedera. Dari 15 laga yang sudah dijalani, Laskar Sultan Agung -julukan Persiba- menduduki posisi 5 klasemen dengan torehan 25 poin, hasil dari tujuh kali kemenangan dan empat seri.
Manager Persiba Briyanto AS mengatakan, badai cedera yang dialami Persiba tidak menyurutkan tekad untuk finish di papan atas klasemen. Hanya saja untuk menjuarai kompetisi kasta tertinggi di negeri ini memang sulit. "Klasemen saat ini masih semu, (Persiba) masih bisa menyodok lagi. Tapi memang untuk juara bukan target kita," katanya.
Briyanto mengaku meski sedang dirundung badai cedera pemain, namun Persiba juga memiliki keuntungan. Persiba baru memainkan 15 pertandingan, sementara tim lain yang posisinya ada di atas Persiba sudah banyak memainkan laga. Semen Padang dan Persibo sudah memainkan 17 laga, PSM Makassar 18 laga dan Persiraja 16 laga. "Kita masih sedikit memainkan laga," imbuhnya.
Di klasemen sementara, posisi Persiba turun satu strip usai ditahan imbang di kandang kontra Semen Padang, akhir pekan lalu. Posisi tim besutan Sajuri Syahid ini dilengserkan Persiraja yang pada saat bersamaan berhasil menang tipis 2-1 atas tuan rumah Bontang FC. Posisi Persiba juga terancam oleh Persema Malang yang Senin (21/5) lalu menang atas Persijap Jepara 2-1. Persema yang mengoleksi 24 poin ini akan menjadi lawan Persiba pada laga selanjutnya, Senin (28/5).
Persoalannya, dalam laga di Stadion Gajayana Malang itu Persiba dipastikan tidak akan diperkuat kiper utamnya, Wahyu Tri Nugroho (WTN). Selain itu, playmaker Ezequiel Gonzalez juga masih diragukan tampil. Jika dalam laga tersebut, Persiba menelan kekalahan, otomatis posisi Persiba semakin terlempar dari papan atas.
"Tampil di Malang, memang kita krisis kiper. Setelah kiper utama (Wahyu Tri Nugroho) cedera parah dan kiper kedua (Andi Setiawan) diganjar kartu merah, praktis Persiba hanya mengandalkan kiper ketiga (Agus Marwanto). Ezequiel Gonzalez kemungkinan juga belum bisa diturunkan karena cedera. Namun, kita punya teklad untuk menang di kandang lawan," jelas Briyanto.
Eze yang mengalami cedera saat friendly match kontra timnas tidak diturunkan saat Persiba menjamu Semen Padang lalu. Cedera yang dialami pemain kelahiran Buenos 24 Januari 1983 memang cukup serius. Terbukti, Eze yang dipilih PSSI via BTN masuk dalam skuad Liga Selection menghadapi laga persabatan melawan Inter Milan, memilih untuk tidak tampil karena masih cedera.
Menghadapi Persema mendatang yang rencananya disiarkan langsung oleh Global TV, posisi Eze yang cedera masih bisa ditambal oleh Kim Yong Han. Namun untuk posisi kiper menjadi kebutuhan Persiba yang mendesak. Persiba harus mendapatkan kiper pinjaman. Pasalnya dalam peraturan Manual league IPL, setiap tim harus menyertakan 2 kiper dalam sebuah pertandingan.
Sekretaris Persiba, Wikan Werdo Kisworo mengaku managemen belum berani memutuskan apakah akan meminjam kiper saat melawat ke Malang mendatang. Jika tidak meminjam kiper, Persiba bakal berjudi dengan menempatkan Anwarudin sebagai kiper.
Bek Persiba kelahiran Bandung 22 Juni 1981 ini pada laga kontra Semen Padang lalu juga menjabat sebagai kiper setelah Andi Setiawan diganjar kartu merah di masa injury time. “Jalan terburuknya ya tetap mengandalkan Agus Marwanto, berikut menyiapkan Anwarudin sebagai kiper cadangan,” katanya.
Manager Persiba Briyanto AS mengatakan, badai cedera yang dialami Persiba tidak menyurutkan tekad untuk finish di papan atas klasemen. Hanya saja untuk menjuarai kompetisi kasta tertinggi di negeri ini memang sulit. "Klasemen saat ini masih semu, (Persiba) masih bisa menyodok lagi. Tapi memang untuk juara bukan target kita," katanya.
Briyanto mengaku meski sedang dirundung badai cedera pemain, namun Persiba juga memiliki keuntungan. Persiba baru memainkan 15 pertandingan, sementara tim lain yang posisinya ada di atas Persiba sudah banyak memainkan laga. Semen Padang dan Persibo sudah memainkan 17 laga, PSM Makassar 18 laga dan Persiraja 16 laga. "Kita masih sedikit memainkan laga," imbuhnya.
Di klasemen sementara, posisi Persiba turun satu strip usai ditahan imbang di kandang kontra Semen Padang, akhir pekan lalu. Posisi tim besutan Sajuri Syahid ini dilengserkan Persiraja yang pada saat bersamaan berhasil menang tipis 2-1 atas tuan rumah Bontang FC. Posisi Persiba juga terancam oleh Persema Malang yang Senin (21/5) lalu menang atas Persijap Jepara 2-1. Persema yang mengoleksi 24 poin ini akan menjadi lawan Persiba pada laga selanjutnya, Senin (28/5).
Persoalannya, dalam laga di Stadion Gajayana Malang itu Persiba dipastikan tidak akan diperkuat kiper utamnya, Wahyu Tri Nugroho (WTN). Selain itu, playmaker Ezequiel Gonzalez juga masih diragukan tampil. Jika dalam laga tersebut, Persiba menelan kekalahan, otomatis posisi Persiba semakin terlempar dari papan atas.
"Tampil di Malang, memang kita krisis kiper. Setelah kiper utama (Wahyu Tri Nugroho) cedera parah dan kiper kedua (Andi Setiawan) diganjar kartu merah, praktis Persiba hanya mengandalkan kiper ketiga (Agus Marwanto). Ezequiel Gonzalez kemungkinan juga belum bisa diturunkan karena cedera. Namun, kita punya teklad untuk menang di kandang lawan," jelas Briyanto.
Eze yang mengalami cedera saat friendly match kontra timnas tidak diturunkan saat Persiba menjamu Semen Padang lalu. Cedera yang dialami pemain kelahiran Buenos 24 Januari 1983 memang cukup serius. Terbukti, Eze yang dipilih PSSI via BTN masuk dalam skuad Liga Selection menghadapi laga persabatan melawan Inter Milan, memilih untuk tidak tampil karena masih cedera.
Menghadapi Persema mendatang yang rencananya disiarkan langsung oleh Global TV, posisi Eze yang cedera masih bisa ditambal oleh Kim Yong Han. Namun untuk posisi kiper menjadi kebutuhan Persiba yang mendesak. Persiba harus mendapatkan kiper pinjaman. Pasalnya dalam peraturan Manual league IPL, setiap tim harus menyertakan 2 kiper dalam sebuah pertandingan.
Sekretaris Persiba, Wikan Werdo Kisworo mengaku managemen belum berani memutuskan apakah akan meminjam kiper saat melawat ke Malang mendatang. Jika tidak meminjam kiper, Persiba bakal berjudi dengan menempatkan Anwarudin sebagai kiper.
Bek Persiba kelahiran Bandung 22 Juni 1981 ini pada laga kontra Semen Padang lalu juga menjabat sebagai kiper setelah Andi Setiawan diganjar kartu merah di masa injury time. “Jalan terburuknya ya tetap mengandalkan Agus Marwanto, berikut menyiapkan Anwarudin sebagai kiper cadangan,” katanya.
()