PSM rotasi pemain lawan Persiraja
Jum'at, 25 Mei 2012 - 00:28 WIB
PSM rotasi pemain lawan Persiraja
A
A
A
Sindonews.com - Situasi pelik dihadapi PSM Makassar jelang menjamu Persiraja Banda Aceh (26/5). Terbebani target menang di laga ke-19 Indonesian Premier League ini, PSM justru hanya bertumpu pada pemain pengganti. Soalnya, sejumlah pilar inti kemungkinan besar bakal absen karena berbagai alasan.
Rasyid Bakrie dan Kwon Jun tampaknya bakal diparkir, karena kelelahan usai melakoni partai uji coba timnas melawan Inter Milan di GBK. Satrio Syam dan M Rahmat bahkan juga akan melakoni laga uji coba yang sama, dua hari berikutnya. "Tak ada pilihan lain. Kami harus memanfaatkan pemain yang ada," kata pelatih kepala PSM Petar Segrt.
Kondisi itu pun masih diperparah dengan cedera yang menghantam dua pemain kunci lainnya. Juru gedor Ilija Spasojevic dan sang kapten Andi Oddang masih harus menjalani perawatan akibat cedera serius. Kondisi Spaso sendiri sudah mulai membaik, meski masih terlalu berisiko jika dipaksakan tampil.
Rotasi besar-besaran pun disiapkan oleh sang arsitek tim. Selama dua hari latihan, Petar menggelar simulasi pertandingan dengan materi pemain-pemain pelapis. Posisi Kwon Jun sebagai gelandang bertahan, diemban oleh Jufri. Sedangkan tugas Satrio di bek kiri dilakoni oleh Hendra Wijaya yang sejatinya adalah bek kanan. Adapun posisi Hendra, diisi oleh M Aswar.
Di depan, nama Kaharuddin tetap menjadi pilihan pertama Petar. Jika Spaso benar-benar tak bisa pulih jelang laga, maka nama Qifli Tamara dipastikan menjadi duet Kahar. Sebab, striker ketiga I Made Aryadhana juga menyusul cedera di laga terakhir kontra Persija.
"Mereka cukup bagus dan serius berlatih. Instruksi yang diberikan dengan cepat bisa dipahami. Saya hanya berharap mereka main sebaik mungkin jika dipercaya tampil," kata Petar usai latihan dan menggelar simulasi pertandingan.
Mantan pelatih Bali Devata FC ini pun percaya bahwa timnya mampu memetik kemenangan di kandang. Meski berharap banyak kepada pemain pelapis, tapi Petar yakin anak asuhnya akan mengerahkan kemampuan terbaiknya. "Ini kesempatan mereka. Saya yakin anak-anak akan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya," tandas pelatih berusia 46 tahun ini.
Sementara itu Persiraja semakin siap menyambut laga akhir pekan ini. Langkah lebih maju bahkan ditempuh oleh armada Laskar Bumi Rencong ini. Sejak 20 Mei lalu, Persiraja telah tiba di Makassar dan menggelar persiapan.
Pelatih Persiraja Herry Kiswanto berujar bahwa tujuan mempercepat datang ke Makassar adalah untuk membiasakan punggawanya dengan atmosfer setempat. "Hingga hari ini (kemarin) kami terus menggelar latihan. Target kami jelas ingin memberi kejutan kepada tuan rumah," tandas Herry di sela-sela latihan di Lapangan Telkom Makassar.
Mengenai kondisi PSM yang tengah ditinggal hampir separuh pemain intinya, Herry enggan menanggapinya. Menurutnya, PSM adalah tetap tim kuat meski sejumlah pilarnya absen. "Apalagi main di Makassar. Dari dulu, sangat jarang dan susah memetik poin di sini. Tapi kami akan berusaha sebaiknya," pungkas sang pelatih.
Rasyid Bakrie dan Kwon Jun tampaknya bakal diparkir, karena kelelahan usai melakoni partai uji coba timnas melawan Inter Milan di GBK. Satrio Syam dan M Rahmat bahkan juga akan melakoni laga uji coba yang sama, dua hari berikutnya. "Tak ada pilihan lain. Kami harus memanfaatkan pemain yang ada," kata pelatih kepala PSM Petar Segrt.
Kondisi itu pun masih diperparah dengan cedera yang menghantam dua pemain kunci lainnya. Juru gedor Ilija Spasojevic dan sang kapten Andi Oddang masih harus menjalani perawatan akibat cedera serius. Kondisi Spaso sendiri sudah mulai membaik, meski masih terlalu berisiko jika dipaksakan tampil.
Rotasi besar-besaran pun disiapkan oleh sang arsitek tim. Selama dua hari latihan, Petar menggelar simulasi pertandingan dengan materi pemain-pemain pelapis. Posisi Kwon Jun sebagai gelandang bertahan, diemban oleh Jufri. Sedangkan tugas Satrio di bek kiri dilakoni oleh Hendra Wijaya yang sejatinya adalah bek kanan. Adapun posisi Hendra, diisi oleh M Aswar.
Di depan, nama Kaharuddin tetap menjadi pilihan pertama Petar. Jika Spaso benar-benar tak bisa pulih jelang laga, maka nama Qifli Tamara dipastikan menjadi duet Kahar. Sebab, striker ketiga I Made Aryadhana juga menyusul cedera di laga terakhir kontra Persija.
"Mereka cukup bagus dan serius berlatih. Instruksi yang diberikan dengan cepat bisa dipahami. Saya hanya berharap mereka main sebaik mungkin jika dipercaya tampil," kata Petar usai latihan dan menggelar simulasi pertandingan.
Mantan pelatih Bali Devata FC ini pun percaya bahwa timnya mampu memetik kemenangan di kandang. Meski berharap banyak kepada pemain pelapis, tapi Petar yakin anak asuhnya akan mengerahkan kemampuan terbaiknya. "Ini kesempatan mereka. Saya yakin anak-anak akan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya," tandas pelatih berusia 46 tahun ini.
Sementara itu Persiraja semakin siap menyambut laga akhir pekan ini. Langkah lebih maju bahkan ditempuh oleh armada Laskar Bumi Rencong ini. Sejak 20 Mei lalu, Persiraja telah tiba di Makassar dan menggelar persiapan.
Pelatih Persiraja Herry Kiswanto berujar bahwa tujuan mempercepat datang ke Makassar adalah untuk membiasakan punggawanya dengan atmosfer setempat. "Hingga hari ini (kemarin) kami terus menggelar latihan. Target kami jelas ingin memberi kejutan kepada tuan rumah," tandas Herry di sela-sela latihan di Lapangan Telkom Makassar.
Mengenai kondisi PSM yang tengah ditinggal hampir separuh pemain intinya, Herry enggan menanggapinya. Menurutnya, PSM adalah tetap tim kuat meski sejumlah pilarnya absen. "Apalagi main di Makassar. Dari dulu, sangat jarang dan susah memetik poin di sini. Tapi kami akan berusaha sebaiknya," pungkas sang pelatih.
()