Chelsea gagal bangun stadion baru
Jum'at, 06 Juli 2012 - 16:30 WIB
Chelsea gagal bangun stadion baru
A
A
A
Sindonews.com - Chelsea harus melupakan mimpi membangun stadion di kawasan pusat pembangkit listrik Battersea. Pasalnya, bangunan dan properti, yang dibidik Chelsea, sudah dibeli oleh konsorsium Malaysia. Chelsea tadinya memproyeksikan membangun stadion baru di Battersea Power Station.
Konsorsium Malaysia membeli bangunan dan properti di sekitar pembangkit listrik Battersea, yang berada di selatan sungai Thames, dengan nilai 400 juta poundsterling.
"Terkait proses marketing global yang dimulai Februari 2012, dan mencakup semua pusat kesehatan, konsorsium yang beranggotakan SP Setia, Sime Darby dan Dana Pensiun Karyawan Malaysia telah membeli kontrak situs bangunan Battersea sebesar 400 juta pounds,"demikian pernyataan administrator Ernst & Young, dalam situs resmi, Jumat (6/7/2012).
Battersea Power Station adalah sebuah stasiun pembangkit listirk bertenaga batu bara yang sudah lama tak berfungsi. Memiliki luas 158 hektare dan berada di tepi Sungai Thames, Chelsea menganggap Battersea Power Station sebagai pilihan tepat sebagai pengganti Stamford Bridge, yang kapasitasnya dirasa sudah tak mencukupi. Rencananya, The Blues akan membangun stadion baru dengan kapasitas 60.000 tempat duduk.
Tetapi hal tersebut tak jadi kenyataan. Setelah melakukan negosiasi alot selama 28 hari, pihak Chelsea harus rela kalah bersaing dengan beberapa perusahaan asal Malaysia yang berhasil membeli Battersea Power Station dalam sebuah lelang dengan dana sebesar 400 juta Euro atau sekitar Rp 4,6 triliun.
Konsorsium Malaysia membeli bangunan dan properti di sekitar pembangkit listrik Battersea, yang berada di selatan sungai Thames, dengan nilai 400 juta poundsterling.
"Terkait proses marketing global yang dimulai Februari 2012, dan mencakup semua pusat kesehatan, konsorsium yang beranggotakan SP Setia, Sime Darby dan Dana Pensiun Karyawan Malaysia telah membeli kontrak situs bangunan Battersea sebesar 400 juta pounds,"demikian pernyataan administrator Ernst & Young, dalam situs resmi, Jumat (6/7/2012).
Battersea Power Station adalah sebuah stasiun pembangkit listirk bertenaga batu bara yang sudah lama tak berfungsi. Memiliki luas 158 hektare dan berada di tepi Sungai Thames, Chelsea menganggap Battersea Power Station sebagai pilihan tepat sebagai pengganti Stamford Bridge, yang kapasitasnya dirasa sudah tak mencukupi. Rencananya, The Blues akan membangun stadion baru dengan kapasitas 60.000 tempat duduk.
Tetapi hal tersebut tak jadi kenyataan. Setelah melakukan negosiasi alot selama 28 hari, pihak Chelsea harus rela kalah bersaing dengan beberapa perusahaan asal Malaysia yang berhasil membeli Battersea Power Station dalam sebuah lelang dengan dana sebesar 400 juta Euro atau sekitar Rp 4,6 triliun.
(wbs)