Bridgestone menjawab keluhan pembalap

Sabtu, 07 Juli 2012 - 13:25 WIB
Bridgestone menjawab...
Bridgestone menjawab keluhan pembalap
A A A
Sindonews.com – Menyusul masalah yang terjadi pada ban belakang tiga pembalap selama sirkuit Assen Belanda Sabtu lalu, Bridgestone segera mengirim ban-ban yang bermasalah itu ke Pusat Teknis di Kodaira, Jepang, untuk dianalisis penyebab masalahnya.

Manager of Motorsport Tyre Development Bridgestone Shinji Aoki, yang terlibat dalam analisis ban belakang tersebut menjelaskan faktor-faktor yang berkontribusi di Assen yang menyebabkan masalah pada ban belakang.

“Ada tiga pembalap yang punya masalah dengan bahu kanan ban belakang mereka di Assen selama perlombaan, yaitu “chunking” dari sepotong tapak ban akibat pemanasan berlebihan dari ban belakang. Untungnya, tidak ada pembalap yang mengalami masalah jatuh dan dalam tekanan dari ban mereka tetap normal,” ungkap Aoki seperti dilansir oleh MotoGP.com Sabtu (7/7/2012).

“Di Assen ada beberapa faktor yang berkontribusi pada potensi kenaikan suhu ban belakang. Dibandingkan tahun lalu, suhu lingkungan juga lebih tinggi, kapasitas mesin di MotoGP meningkat dari 800cc ke 1000cc yang membawa peningkatan berat torsi dan mesin, sementara tata letak sirkuit juga berubah yang mengakibatkan peningkatan yang nyata dalam waktu putaran.” ucapnya.

Aoki secara tegas menyatakan bahwa problem yang dialami oleh tiga pembalap pada GP Belanda itu bukan karena kesalahan produksi. analisis rinci pada ban belakang MotoGP yang terkena masalah di Assen,Semua ban menjalani pengujian ekstensif, termasuk simulasi pada rig test khusus yang menggunakan drum yang diputar dengan kecepatan tinggi untuk menguji daya tahan dan perilaku operasi dari setiap ban.

" Analisis ini secara definitif menunjukkan bahwa tidak ada kesalahan produksi pada ban yang ditawarkan di Assen.” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa perubahan konstruksi ban belakang yang dilakukan Bridgestone pada tahun 2012 ini yang dimaksudkan untuk membuat ban kurang kaku bukan merupakan faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan suhu ban belakang yang signifikan untuk beberapa pembalap di Assen.

“ Konstruksi spesifikasi ban tahun 2012 memungkinkan performa pemanasan lebih cepat, tetapi revisi konstruksi ini bukan faktor dalam pemanasan ban yang berlebihan yang menyebabkan masalah yang dialami di Assen.”

Menghadapi seri selanjutnya di Jerman, pabrikan ban asal Jepang itu menjamin karakteristik Sachsenring yang sangat keras dan banyak tikungan ke kiri tentunya , tidak akan menyebabkan masalah yang sama.

“Di Sachsenring adalah biasa untuk suhu ban lebih tinggi daripada di sirkuit lain, sehingga untuk acara ini kami secara tradisional telah menyediakan ban konstruksi khusus yang secara khusus dikembangkan untuk menangani tingkat panas yang ekstrim. Jadi meskipun suhu ban yang relatif tinggi akhir pekan ini selama Grand Prix Jerman, ban yang disediakan untuk acara ini lebih dari mampu untuk mengatasi peningkatan ini.” pungkasnya.
(wbs)
Berita Terkini
Catatan Bersejarah Maroko...
Catatan Bersejarah Maroko Usai Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
38 menit yang lalu
Tumbangkan Kanada, Maroko...
Tumbangkan Kanada, Maroko ke Perempat Final Piala Dunia 2026
57 menit yang lalu
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
6 jam yang lalu
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
8 jam yang lalu
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
10 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
11 jam yang lalu
Infografis
Max Verstappen Pembalap...
Max Verstappen Pembalap F1 dengan Penghasilan Tertinggi di 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved