Di Matteo didesak bermain ala Tiki Taka
Kamis, 12 Juli 2012 - 10:50 WIB
Di Matteo didesak bermain ala Tiki Taka
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Chelsea Roberto di Matteo didesak oleh sang pemilik klub London Utara yaitu Roman Abramovich untuk menerapkan permainan tiki taka ala Barcelona kepada skuad baru Chelsea pada musim liga premier Inggris 2012/2013 mendatang.
Selama bertahun-tahun, Chelsea sukses membuktikan diri sebagai salah satu klub papan atas Liga Primer. Klub berjuluk The Blues itu telah mengamankan 4 trofi Liga Primer, 7 Piala FA, serta 4 Piala Liga. Sementara di kancah Eropa, Chelsea mengantongi 1 Trofi Piala Super UEFA serta 2 UEFA Cup Winners Cup. Terakhir, mereka membukukan diri sebagai juara Liga Champions 2011/2012.
Tetapi, yang perlu diingat adalah kesuksesan tersebut didapat kala Chelsea masih diperkuat Didier Drogba, Florent Malouda, Nicolas Anelka, Salomon Kalou, serta Michael Essien.S ekarang lima nama besar tersebut tak ada lagi di Stamford Bridge. Mereka semua sudah hengkang. Inilah yang menjadi tugas berat Di Matteo.
Dia akan menjalani musim yang berbeda dengan beberapa pemain yang masih ada serta beberapa punggawa baru. Sejauh ini,klub sudah mengamankan tiga nama baru. Mereka adalah Eden Hazard, Oscar dos Santos, serta Marco Marin. Mereka akan bergabung dengan Frank Lampard dkk musim depan untuk memperkuat The Blues meraih hasil maksimal.
Namun sayangnya, itu semua tidak akan mudah. Di Matteo harus meracik strategi khusus agar pemain barunya bisa melebur dengan timnya yang sekarang. Belum lagi permintaan berat yang diajukan Abramovich .Dia menuntut Di Matteo agar Chelsea bermain sepak bola cantik seperti raksasa Spanyol, Barcelona.
Sudah menjadi rahasia umum kalau taipan asal Rusia itu sangat mengagumi gaya permainan klub Catalan tersebut. Dengan hadirnya Hazard, Oscar, serta Marin; Abramovich berharap Chelsea mengalami banyak perubahan.Bagi Abramovich,ini sangat penting agar Chelsea bisa bersaing dengan klub-klub papan atas Eropa musim depan.
Dia menilai, tiga pemain tersebut akan memiliki kekuatan yang luar biasa jika disatukan dengan Juan Mata dan Fernando Torres.Lima pemain tersebut diibaratkan duplikat Lionel Messi,Pedro Rodriguez, Xavi Hernandez, Andres Iniesta,serta Francesc ’Cesc’ Fabregas aset El Azulgrana, julukan Barcelona.
Jika sebelumnya Torres gagal menunjukkan performa maksimalnya lantaran gagal bekerja sama dengan Drogba, kali ini klub yakin Torres akan lebih leluasa. Dia akan dimanjakan orang-orang seperti Hazard, Marin, serta Oscar. Tiga pemain tersebut dinilai memiliki kualitas yang luar biasa.Mereka sangat kreatif dan dipastikan bisa bermain dengan baik di belakang Torres.
Sementara kerja sama yang dibangun Mata serta Ramires akan membuat Chelsea semakin hebat. Mereka mampu membuat lawan sangat tertekan dengan passing-nya. Itulah yang menjadi tugas Di Matteo. Dia wajib melakukan revolusi dalam tubuh Chelsea. Namun, bagi dia, ini bukan masalah.
Suksesor Andre Villas Boas itu berjanji akan memberi kejutan di Stamford Bridge .Dan,yang paling menarik adalah postur punggawa anyar Chelsea tidak menjulang layaknya Drogba atau Anelka. Inilah yang membuat Di Matteo optimistis. Mengandalkan kelincahan para pemain mungil, tiki taka bisa diterapkan layaknya Barcelona.
“Musim baru akan selalu lebih berat jika dibandingkan musim sebelumnya,tapi saya sama sekali tidak khawatir.Saya akan melakukan yang terbaik untuk tim ini.Kami semua akan bekerja sama,” ujar Di Matteo,dilansirThe Sun.
Nakhoda 42 tahun itu akan melakukan pendekatan pribadi dengan seluruh punggawanya. Bagi Di Matteo, hal tersebut sangat vital. Inilah yang tidak bisa dilakukan Villas Boas. Selain itu, beberapa punggawa The Bluesjuga mengakui kalau instruksi Di Matteo jauh lebih santai.Di Matteo berharap semua kerja kerasnya ini bisa membuat Abramovich puas.
Selama bertahun-tahun, Chelsea sukses membuktikan diri sebagai salah satu klub papan atas Liga Primer. Klub berjuluk The Blues itu telah mengamankan 4 trofi Liga Primer, 7 Piala FA, serta 4 Piala Liga. Sementara di kancah Eropa, Chelsea mengantongi 1 Trofi Piala Super UEFA serta 2 UEFA Cup Winners Cup. Terakhir, mereka membukukan diri sebagai juara Liga Champions 2011/2012.
Tetapi, yang perlu diingat adalah kesuksesan tersebut didapat kala Chelsea masih diperkuat Didier Drogba, Florent Malouda, Nicolas Anelka, Salomon Kalou, serta Michael Essien.S ekarang lima nama besar tersebut tak ada lagi di Stamford Bridge. Mereka semua sudah hengkang. Inilah yang menjadi tugas berat Di Matteo.
Dia akan menjalani musim yang berbeda dengan beberapa pemain yang masih ada serta beberapa punggawa baru. Sejauh ini,klub sudah mengamankan tiga nama baru. Mereka adalah Eden Hazard, Oscar dos Santos, serta Marco Marin. Mereka akan bergabung dengan Frank Lampard dkk musim depan untuk memperkuat The Blues meraih hasil maksimal.
Namun sayangnya, itu semua tidak akan mudah. Di Matteo harus meracik strategi khusus agar pemain barunya bisa melebur dengan timnya yang sekarang. Belum lagi permintaan berat yang diajukan Abramovich .Dia menuntut Di Matteo agar Chelsea bermain sepak bola cantik seperti raksasa Spanyol, Barcelona.
Sudah menjadi rahasia umum kalau taipan asal Rusia itu sangat mengagumi gaya permainan klub Catalan tersebut. Dengan hadirnya Hazard, Oscar, serta Marin; Abramovich berharap Chelsea mengalami banyak perubahan.Bagi Abramovich,ini sangat penting agar Chelsea bisa bersaing dengan klub-klub papan atas Eropa musim depan.
Dia menilai, tiga pemain tersebut akan memiliki kekuatan yang luar biasa jika disatukan dengan Juan Mata dan Fernando Torres.Lima pemain tersebut diibaratkan duplikat Lionel Messi,Pedro Rodriguez, Xavi Hernandez, Andres Iniesta,serta Francesc ’Cesc’ Fabregas aset El Azulgrana, julukan Barcelona.
Jika sebelumnya Torres gagal menunjukkan performa maksimalnya lantaran gagal bekerja sama dengan Drogba, kali ini klub yakin Torres akan lebih leluasa. Dia akan dimanjakan orang-orang seperti Hazard, Marin, serta Oscar. Tiga pemain tersebut dinilai memiliki kualitas yang luar biasa.Mereka sangat kreatif dan dipastikan bisa bermain dengan baik di belakang Torres.
Sementara kerja sama yang dibangun Mata serta Ramires akan membuat Chelsea semakin hebat. Mereka mampu membuat lawan sangat tertekan dengan passing-nya. Itulah yang menjadi tugas Di Matteo. Dia wajib melakukan revolusi dalam tubuh Chelsea. Namun, bagi dia, ini bukan masalah.
Suksesor Andre Villas Boas itu berjanji akan memberi kejutan di Stamford Bridge .Dan,yang paling menarik adalah postur punggawa anyar Chelsea tidak menjulang layaknya Drogba atau Anelka. Inilah yang membuat Di Matteo optimistis. Mengandalkan kelincahan para pemain mungil, tiki taka bisa diterapkan layaknya Barcelona.
“Musim baru akan selalu lebih berat jika dibandingkan musim sebelumnya,tapi saya sama sekali tidak khawatir.Saya akan melakukan yang terbaik untuk tim ini.Kami semua akan bekerja sama,” ujar Di Matteo,dilansirThe Sun.
Nakhoda 42 tahun itu akan melakukan pendekatan pribadi dengan seluruh punggawanya. Bagi Di Matteo, hal tersebut sangat vital. Inilah yang tidak bisa dilakukan Villas Boas. Selain itu, beberapa punggawa The Bluesjuga mengakui kalau instruksi Di Matteo jauh lebih santai.Di Matteo berharap semua kerja kerasnya ini bisa membuat Abramovich puas.
(akr)