Liga Brasil dan China mulai saingi Eropa
Minggu, 15 Juli 2012 - 12:06 WIB
Liga Brasil dan China mulai saingi Eropa
A
A
A
Sindonews.com – Brasil dan China menjadi tujuan baru bagi bintang sepak bola dunia.Lihat saja kemampuan klub dua negara tersebut dalam mendatangkan nama-nama tenar. Liga Brasil mencuri perhatian menyusul kesuksesan Botafogo mendatangkan Clarence Seedorf.
Dia mengikuti jejak Diego Forlan yang berlabuh di Internacional.Sebelumnya, beberapa pemain top setempat yang melanglang buana ke Eropa sudah memutuskan pulang kampung dan menjajal ketatnya persaingan kompetisi. Mereka adalah Deco (Fluminense), Juninho Pernambucano (Vasco da Gama), Luis Fabiano (Sao Paulo),dan Ronaldinho (Flamengo,Atletico Mineiro). Namun,kedatangan Seedorf menjadi yang paling mengejutkan.
Sebab,tidak ada pemain Eropa yang mau mendarat ke Brasil.Kehadirannya di Negeri Samba pun menciptakan euforia.Media Brasil ramai-ramai mengidentifikasikan transfer Seedorf sebagai penandatanganan terbesar dalam sejarah sepak bola Brasil. Hal tersebut sepertinya tidak berlebihan.Sebab,selama ini Botafogo selalu kalah bersaing dengan rival lainnya seperti Flamengo dan Fluminense.
Keberadaan Seedorf ini diharapkan bisa menjadi dorongan untuk Botafogo menjadi lebih bergairah musim depan. Selain itu,kehadiran Seedorf juga menjadi antitesis fenomena sebelumnya. Brasil dikenal sebagai salah satu pengimpor pemain terbesar.Pasti ada pemain Brasil yang bermain di kompetisi domestik berbagai negara.
Tapi,semuanya mulai berubah.Membaiknya perekonomian membantu klub mengamankan talentatalenta muda mereka.Terbukti,namanama seperti Neymar,Ganso,Lucas Moura, sampai Oscar belum hijrah ke Eropa. Perekonomian kuat juga menjadi alasan mengapa China turut berkibar.Setelah Nicolas Anelka bergabung dengan Shanghai Shenhua,Marcello Lippi,Sergio Batista,Frederic Kanoute,Seydou Keita, Yakubu Aiyegbeni,Lucas Barrios,dan teranyar Didier Drogba ikut berlabuh di Negeri Tirai Bambu.
“Saya antusias menyambut tantangan ini,”kata Drogba, dilansir Goal. Keberadaan sosok-sosok tenar tersebut diharapkan dapat membantu memulihkan sepak bola China yang ramai dijerat skandal.China memang tidak memiliki prestasi cemerlang meski berstatus negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia.Mereka baru sekali lolos ke Piala Dunia pada 2002.
Dia mengikuti jejak Diego Forlan yang berlabuh di Internacional.Sebelumnya, beberapa pemain top setempat yang melanglang buana ke Eropa sudah memutuskan pulang kampung dan menjajal ketatnya persaingan kompetisi. Mereka adalah Deco (Fluminense), Juninho Pernambucano (Vasco da Gama), Luis Fabiano (Sao Paulo),dan Ronaldinho (Flamengo,Atletico Mineiro). Namun,kedatangan Seedorf menjadi yang paling mengejutkan.
Sebab,tidak ada pemain Eropa yang mau mendarat ke Brasil.Kehadirannya di Negeri Samba pun menciptakan euforia.Media Brasil ramai-ramai mengidentifikasikan transfer Seedorf sebagai penandatanganan terbesar dalam sejarah sepak bola Brasil. Hal tersebut sepertinya tidak berlebihan.Sebab,selama ini Botafogo selalu kalah bersaing dengan rival lainnya seperti Flamengo dan Fluminense.
Keberadaan Seedorf ini diharapkan bisa menjadi dorongan untuk Botafogo menjadi lebih bergairah musim depan. Selain itu,kehadiran Seedorf juga menjadi antitesis fenomena sebelumnya. Brasil dikenal sebagai salah satu pengimpor pemain terbesar.Pasti ada pemain Brasil yang bermain di kompetisi domestik berbagai negara.
Tapi,semuanya mulai berubah.Membaiknya perekonomian membantu klub mengamankan talentatalenta muda mereka.Terbukti,namanama seperti Neymar,Ganso,Lucas Moura, sampai Oscar belum hijrah ke Eropa. Perekonomian kuat juga menjadi alasan mengapa China turut berkibar.Setelah Nicolas Anelka bergabung dengan Shanghai Shenhua,Marcello Lippi,Sergio Batista,Frederic Kanoute,Seydou Keita, Yakubu Aiyegbeni,Lucas Barrios,dan teranyar Didier Drogba ikut berlabuh di Negeri Tirai Bambu.
“Saya antusias menyambut tantangan ini,”kata Drogba, dilansir Goal. Keberadaan sosok-sosok tenar tersebut diharapkan dapat membantu memulihkan sepak bola China yang ramai dijerat skandal.China memang tidak memiliki prestasi cemerlang meski berstatus negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia.Mereka baru sekali lolos ke Piala Dunia pada 2002.
(wbs)