Melo: Jangan salahkan saya jika Lin pergi
Senin, 16 Juli 2012 - 16:43 WIB
Melo: Jangan salahkan saya jika Lin pergi
A
A
A
Sindonews-com – Carmelo Anthony gerah juga dituding sebagai penyebab hengkangnya Jeremy Lin. Bintang New York Knicks itu menolak dijadikan kambing hitam atas kepergian Lin dari Knikcs menuju Houston Rockets.
Masalah itu bermula ketika beberapa sumber mengatakan kepada Yahoo! Sports bahwa Knicks tidak mau memberikan Lin sebuah kontrak baru selama tiga tahun sebesar USD 25 juta. Melo mengatakan bahwa nilai penawaran kontrak kepada Lin sebesar USD 15 juta untuk durasi tiga tahun adalah sesuatu yang konyol.
Melo mengatakan hal itu ketika diwawancarai di sela-sela latihan tim nasional basket Olimpiade Amerika Serikat. "Itu terserah organisasi untuk mengatakan nilai kontrak itu konyol,’’kata Carmelo.
Melo kemudian mengatakan lewat pesan di Yahoo! Sports bahwa bukan salah Knicks untuk menurunkan nilai penawaran kontrak untuk Lin. "Itu terserah pemilik, bukan saya,’’ketus Melo. ‘’Saya lelah orang-orang menyalahkan saya karena faktanya Knicks tidak cocok (dengan permintaan Lin). Saya hanya ingin setiap orang mendapatkan bayaran (yang sesuai) jika mereka punya kesempatan.’’
Pelatih New York Knicks Mike Woodson tidak mau banyak berkomentar dengan masalah tersebut. Begitu juga dengan manajemen Knicks yang memilih puasa komentar atas masalah Lin. Woodson mengatakan, saat ini dirinya hanya fokus menyiapkan tim untuk menghadapi musim kompetisi baru. Ia mencoba membangun kekuatan baru dengan memusatkan kekuatan pada duo Anthony dan Amare Stoudemire.
Musim ini, Lin menjelma menjadi pahlawan bagi Knicks. Sepak terjangnya langsung menarik simpati fans Knicks. Ia tercatat mengemas 14,6 poin, 6,2 assist dalam 35 game bersama Knicks sebelum istirahat panjang akibat cedera lutut. Prestasi sensasionalnya adalah ketika Lin menceploskan 38 poin saat melawan Los Angeles Lakers.’’Dia (Lin) pemain muda yang bagus dan potensial,’’kata Anthony.
Masalah itu bermula ketika beberapa sumber mengatakan kepada Yahoo! Sports bahwa Knicks tidak mau memberikan Lin sebuah kontrak baru selama tiga tahun sebesar USD 25 juta. Melo mengatakan bahwa nilai penawaran kontrak kepada Lin sebesar USD 15 juta untuk durasi tiga tahun adalah sesuatu yang konyol.
Melo mengatakan hal itu ketika diwawancarai di sela-sela latihan tim nasional basket Olimpiade Amerika Serikat. "Itu terserah organisasi untuk mengatakan nilai kontrak itu konyol,’’kata Carmelo.
Melo kemudian mengatakan lewat pesan di Yahoo! Sports bahwa bukan salah Knicks untuk menurunkan nilai penawaran kontrak untuk Lin. "Itu terserah pemilik, bukan saya,’’ketus Melo. ‘’Saya lelah orang-orang menyalahkan saya karena faktanya Knicks tidak cocok (dengan permintaan Lin). Saya hanya ingin setiap orang mendapatkan bayaran (yang sesuai) jika mereka punya kesempatan.’’
Pelatih New York Knicks Mike Woodson tidak mau banyak berkomentar dengan masalah tersebut. Begitu juga dengan manajemen Knicks yang memilih puasa komentar atas masalah Lin. Woodson mengatakan, saat ini dirinya hanya fokus menyiapkan tim untuk menghadapi musim kompetisi baru. Ia mencoba membangun kekuatan baru dengan memusatkan kekuatan pada duo Anthony dan Amare Stoudemire.
Musim ini, Lin menjelma menjadi pahlawan bagi Knicks. Sepak terjangnya langsung menarik simpati fans Knicks. Ia tercatat mengemas 14,6 poin, 6,2 assist dalam 35 game bersama Knicks sebelum istirahat panjang akibat cedera lutut. Prestasi sensasionalnya adalah ketika Lin menceploskan 38 poin saat melawan Los Angeles Lakers.’’Dia (Lin) pemain muda yang bagus dan potensial,’’kata Anthony.
(aww)