Motor terbaru Ducati belum siap
Selasa, 17 Juli 2012 - 19:59 WIB
Motor terbaru Ducati belum siap
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Ducati Valentino Rossi frustrasi setelah banyak kehilangan waktu dan adanya beberapa kesalahan teknis pada tes yang dilakukan Ducati di Mugello, Italia, kemarin. Padahal Ducati telah melakukan banyak perubahan pada motor Ducati GP12 tunggangan Rossi meliputi sasis, mesin hingga sistem elektroniknya.
''Mereka mencoba beberapa hal hari ini (Senin), namun tetap dengan mata memandang ke depan, karena perubahan utama yang sedang mereka kerjakan di Ducati untuk memperbaiki tenaga mesin belum lagi tersedia,” ungkap Rossi seperti dilansir Crash.net, Selasa (17/7/2012).
Meski upgrade mesin Ducati belum tersedia, Rossi melihat perkembangan pada tes yang dilakukan Ducati sebagai "langkah menengah" saja. Hal ini lantaran perubahan hanya berada di sekitar pengaturan mesin, untuk menunggu selesainya perubahan yang besar pada mesin Ducati.
''Jadi ini adalah permulaan, dengan menguji sistem pengaturan mesin sementara yang menggunakan ECU (electronic control unit: komputer pengaturan injeksi bahan bakar) yang baru. Kami mulai pengetesan pagi ini (Senin), dan pengendalian pertama cukup baik karena saya bisa mencatat waktu yang bagus dengan ban bekas,” ungkapnya.
Akan tetapi ECU yang baru itu menyebabkan adanya masalah, yang membuat Rossi harus terjatuh meskipun tidak mengalami luka serius. Hal tersebut menjadi penyebab ujicoba Rossi di hentikan demi keselamatan dan masih mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya.
Dengan demikian Rossi hanya menyelesaikan 23 putaran, dengan catatan waktu terbaiknya masih 1,130 detik di belakang motor Yamaha Jorge Lorenzo.
"Kami memiliki beberapa bagian yang berbeda untuk casis, tapi kami tidak bisa bekerja dengan maksimal karena harus selesai lebih awal. Pada akhirnya ini bukan hari yang produktif, meskipun kesan pertama dengan perubahan ini cukup baik," tandasnya.
''Mereka mencoba beberapa hal hari ini (Senin), namun tetap dengan mata memandang ke depan, karena perubahan utama yang sedang mereka kerjakan di Ducati untuk memperbaiki tenaga mesin belum lagi tersedia,” ungkap Rossi seperti dilansir Crash.net, Selasa (17/7/2012).
Meski upgrade mesin Ducati belum tersedia, Rossi melihat perkembangan pada tes yang dilakukan Ducati sebagai "langkah menengah" saja. Hal ini lantaran perubahan hanya berada di sekitar pengaturan mesin, untuk menunggu selesainya perubahan yang besar pada mesin Ducati.
''Jadi ini adalah permulaan, dengan menguji sistem pengaturan mesin sementara yang menggunakan ECU (electronic control unit: komputer pengaturan injeksi bahan bakar) yang baru. Kami mulai pengetesan pagi ini (Senin), dan pengendalian pertama cukup baik karena saya bisa mencatat waktu yang bagus dengan ban bekas,” ungkapnya.
Akan tetapi ECU yang baru itu menyebabkan adanya masalah, yang membuat Rossi harus terjatuh meskipun tidak mengalami luka serius. Hal tersebut menjadi penyebab ujicoba Rossi di hentikan demi keselamatan dan masih mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya.
Dengan demikian Rossi hanya menyelesaikan 23 putaran, dengan catatan waktu terbaiknya masih 1,130 detik di belakang motor Yamaha Jorge Lorenzo.
"Kami memiliki beberapa bagian yang berbeda untuk casis, tapi kami tidak bisa bekerja dengan maksimal karena harus selesai lebih awal. Pada akhirnya ini bukan hari yang produktif, meskipun kesan pertama dengan perubahan ini cukup baik," tandasnya.
(akr)