Jeremy Lin ucapkan perpisahan ke fans Knicks
Rabu, 18 Juli 2012 - 17:18 WIB
Jeremy Lin ucapkan perpisahan ke fans Knicks
A
A
A
Sindonews.com - New York Knicks menawarkan perpisahan kepada pendukung setia Jeremy Lin yang biasa disebut ''Linsanity''. Lin tak lagi berkostum New York Knicks dan akan bergabung kembali dengan Houston Rockets. Rockets sukses mengamankan servis pebasket keturunan Taiwan itu setelah tawaran Rockets tak mampu ditandingi Knicks untuk mempertahankan Lin.
"Banyak cinta dan terima kasih kepada Knicks dan juga fans di New York atas dukungan kalian beberapa tahun ini. Mudah-mudahan ini yang terbaik dalam karir saya. Saya bersemangat dan terhormat bisa menjadi pemain Houston Rockets lagi!!,” kicau Lin mengucapkan perpisahan di akun twitter pribadi, seperti dilansir Reuters, Rabu (18/7/2012).
Rockets menyodorkan tawaran sebesar USD 25 juta dan Knicks mengaku tak bisa menandinginya demi mempertahankan pilarnya itu. Lin sendiri pernah membela Rockets pada pra-musim 2011 yang diboyong dari klub China, Dongguan Leopards.
Tetapi pada pembukaan musim, Lin tak lagi masuk skuad Rockets yang kala itu sudah dipenuhi pilar-pilar macam Kyle Lowry, Goran Dragic, dan Jonny Flynn yang juga berposisi sebagai point guard dengan status kontrak yang sudah jelas.
Lin sendiri tampil bersinar ketika memenangi tujuh pertandingan Knicks berurutan, membuat pendukung New York mengelu-elukan pemainan yang amat tangkas melakukan passing itu. Lin yang orang tuanya berkebangsaan Taiwan ini dengan cepat menumbuhkan sensasi bola basket secara global.
Nasibnya menjadi bahan spekulasi intens sejak ia menjadi pemain bebas bulan ini. Ia mendapat tawaran 25 juta dolar dari Rockets, tetapi Knicks memiliki opsi untuk menunggu hingga Selasa tengah malam. Tawaran Rockets ternyata tak bisa di tolak Knicks.
"Banyak cinta dan terima kasih kepada Knicks dan juga fans di New York atas dukungan kalian beberapa tahun ini. Mudah-mudahan ini yang terbaik dalam karir saya. Saya bersemangat dan terhormat bisa menjadi pemain Houston Rockets lagi!!,” kicau Lin mengucapkan perpisahan di akun twitter pribadi, seperti dilansir Reuters, Rabu (18/7/2012).
Rockets menyodorkan tawaran sebesar USD 25 juta dan Knicks mengaku tak bisa menandinginya demi mempertahankan pilarnya itu. Lin sendiri pernah membela Rockets pada pra-musim 2011 yang diboyong dari klub China, Dongguan Leopards.
Tetapi pada pembukaan musim, Lin tak lagi masuk skuad Rockets yang kala itu sudah dipenuhi pilar-pilar macam Kyle Lowry, Goran Dragic, dan Jonny Flynn yang juga berposisi sebagai point guard dengan status kontrak yang sudah jelas.
Lin sendiri tampil bersinar ketika memenangi tujuh pertandingan Knicks berurutan, membuat pendukung New York mengelu-elukan pemainan yang amat tangkas melakukan passing itu. Lin yang orang tuanya berkebangsaan Taiwan ini dengan cepat menumbuhkan sensasi bola basket secara global.
Nasibnya menjadi bahan spekulasi intens sejak ia menjadi pemain bebas bulan ini. Ia mendapat tawaran 25 juta dolar dari Rockets, tetapi Knicks memiliki opsi untuk menunggu hingga Selasa tengah malam. Tawaran Rockets ternyata tak bisa di tolak Knicks.
(akr)