Penentuan nasib mantan juara bantam jr. WBA
Rabu, 18 Juli 2012 - 20:13 WIB
Penentuan nasib mantan juara bantam jr. WBA
A
A
A
Sindonews.com – Mantan juara kelas bantam junior versi World Boxing Association (WBA) Nobuo Nashiro mencoba memulihkan harga dirinya. Petinju asal Jepang itu akan menantang juara bertahan Tepparith Singwangcha dari Thailand di Osaka, Jepang, 1 September mendatang.
Nashiro, yang kini berusia 30 tahun, menjadi juara kelas bantam junior WBA pada Juli 2006. Ia kehilangan gelar setelah kalah angka mutlak dari petinju Meksiko Hugo Fidel Cazares pada 8 Mei 2010 di pertarungan ulang. Dalam pertarungan pertama kedua petinju berakhir draw pada 30 September 2009.
"Ini akan menjadi pertarungan terakhir saya sebagai penantang. Jika saya kalah, saya akan pensiun. Saya tak mau menyesal,’’kata Nashiro yang kini menjadi penantang ke-14 WBA.
Sementara itu, Tepparith yang berusia 23 tahun menjadi juara interim setelah menaklukkan Drian Francisco pada 1 Mei 2011. Tepparith mengalahkan Daiki Kameda dari Jepang pada 7 Desember 2011 dalam pertarungan pertama mempertahankan sabuk juaranya. Ia kemudian memenangi pertarungan unifikasi dengan menang TKO atas Tomonobu Shimizu pada 4 April 2012.
Nashiro, yang kini berusia 30 tahun, menjadi juara kelas bantam junior WBA pada Juli 2006. Ia kehilangan gelar setelah kalah angka mutlak dari petinju Meksiko Hugo Fidel Cazares pada 8 Mei 2010 di pertarungan ulang. Dalam pertarungan pertama kedua petinju berakhir draw pada 30 September 2009.
"Ini akan menjadi pertarungan terakhir saya sebagai penantang. Jika saya kalah, saya akan pensiun. Saya tak mau menyesal,’’kata Nashiro yang kini menjadi penantang ke-14 WBA.
Sementara itu, Tepparith yang berusia 23 tahun menjadi juara interim setelah menaklukkan Drian Francisco pada 1 Mei 2011. Tepparith mengalahkan Daiki Kameda dari Jepang pada 7 Desember 2011 dalam pertarungan pertama mempertahankan sabuk juaranya. Ia kemudian memenangi pertarungan unifikasi dengan menang TKO atas Tomonobu Shimizu pada 4 April 2012.
(aww)