Menpora dukung PSSI jadikan Indonesia tuan rumah
Kamis, 19 Juli 2012 - 10:09 WIB
Menpora dukung PSSI jadikan Indonesia tuan rumah
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng menyambut baik niat PSSI menjadi tuan rumah Piala Dunia (PD) U-17 yang akan digelar pada 2017.
Hal ini menindaklanjuti adanya kabar yang menyatakan bahwa FIFA menawari Indonesia untuk menjadi tuan rumah event tersebut. Dalam pernyataan selepas pertemuannya dengan para perwakilan PSSI di Kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora),Jakarta,kemarin, Andi meminta PSSI menyiapkan segala persyaratan terkait persiapan untuk menjadi tuan rumah.
“Ini adalah ide yang sangat baik dan kami tentu memberikan dukungan penuh kepada PSSI mengambil langkah menjadi tuan rumah.Hal ini sekaligus sebagai kesempatan kita semua untuk lebih fokus dalam memperbaiki pembinaan usia dini,” papar Andi. Tidak mudah memang menempatkan diri sebagai penyelenggara event dunia. Namun,pria asal Makassar itu tetap yakin karena Indonesia memiliki infrastruktur yang dibutuhkan.Untuk itulah,PSSI diminta berusaha sekeras mungkin berjuang untuk meraih kesempatan tersebut.
Tidak hanya itu,jika Indonesia benarbenar sukses dalam meyakinkan FIFA, Andi pun berkeyakinan hal itu akan memberikan dampak pada pembinaan usia muda.Andi merasa untuk mendapatkan timnas yang solid pada masa mendatang,segala persiapan harus sudah dilakukan sejak dini. “Usia 17 tahun adalah usia yang krusial untuk mengembangkan timnas senior yang lebih baik.Jadi,kalau bisa menggelar Piala Dunia U-17,kita semua harus mempunyai program yang jelas untuk anak-anak di usia 10 atau 11 tahun,”ujar Andi.
“Penyelenggaraan Piala Dunia U-17 mungkin tidak akan semahal atau serumit penyelenggaraan Piala Dunia senior karena jenjangnya sendiri masih junior.Namun bagi Indonesia,kesempatan tersebut akan sangat berharga dalam pengembangan timnas senior pada masa mendatang,”ujar politikus dari Partai Demokrat tersebut. Sementara itu,anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Bob Hippy menerangkan,jumlah stadion yang mumpuni di Indonesia tidaklah banyak.
Akan tetapi,masih terbuka peluang untuk Indonesia menjadi tuan rumah karena yang dibutuhkan hanya dua stadion dari tiga kota untuk menggelar event tersebut. “Untuk itu,kemungkinan akan digelar di Jakarta,Riau,dan Bandung.Kenapa Riau? Karena kami sudah melihat secara langsung stadion di sana memang layak untuk menggelar event internasional,”tutur Bob
Hal ini menindaklanjuti adanya kabar yang menyatakan bahwa FIFA menawari Indonesia untuk menjadi tuan rumah event tersebut. Dalam pernyataan selepas pertemuannya dengan para perwakilan PSSI di Kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora),Jakarta,kemarin, Andi meminta PSSI menyiapkan segala persyaratan terkait persiapan untuk menjadi tuan rumah.
“Ini adalah ide yang sangat baik dan kami tentu memberikan dukungan penuh kepada PSSI mengambil langkah menjadi tuan rumah.Hal ini sekaligus sebagai kesempatan kita semua untuk lebih fokus dalam memperbaiki pembinaan usia dini,” papar Andi. Tidak mudah memang menempatkan diri sebagai penyelenggara event dunia. Namun,pria asal Makassar itu tetap yakin karena Indonesia memiliki infrastruktur yang dibutuhkan.Untuk itulah,PSSI diminta berusaha sekeras mungkin berjuang untuk meraih kesempatan tersebut.
Tidak hanya itu,jika Indonesia benarbenar sukses dalam meyakinkan FIFA, Andi pun berkeyakinan hal itu akan memberikan dampak pada pembinaan usia muda.Andi merasa untuk mendapatkan timnas yang solid pada masa mendatang,segala persiapan harus sudah dilakukan sejak dini. “Usia 17 tahun adalah usia yang krusial untuk mengembangkan timnas senior yang lebih baik.Jadi,kalau bisa menggelar Piala Dunia U-17,kita semua harus mempunyai program yang jelas untuk anak-anak di usia 10 atau 11 tahun,”ujar Andi.
“Penyelenggaraan Piala Dunia U-17 mungkin tidak akan semahal atau serumit penyelenggaraan Piala Dunia senior karena jenjangnya sendiri masih junior.Namun bagi Indonesia,kesempatan tersebut akan sangat berharga dalam pengembangan timnas senior pada masa mendatang,”ujar politikus dari Partai Demokrat tersebut. Sementara itu,anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Bob Hippy menerangkan,jumlah stadion yang mumpuni di Indonesia tidaklah banyak.
Akan tetapi,masih terbuka peluang untuk Indonesia menjadi tuan rumah karena yang dibutuhkan hanya dua stadion dari tiga kota untuk menggelar event tersebut. “Untuk itu,kemungkinan akan digelar di Jakarta,Riau,dan Bandung.Kenapa Riau? Karena kami sudah melihat secara langsung stadion di sana memang layak untuk menggelar event internasional,”tutur Bob
(wbs)