Webber tak menyukai layout Sirkuit Hockenheim
Kamis, 19 Juli 2012 - 21:27 WIB
Webber tak menyukai layout Sirkuit Hockenheim
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Red Bull Mark Webber mengatakan ia bukanlah penggemar Sirkuit Hockenheim yang baru. Pasalnya, karakteristik layout baru Hockenheim yang terletak di Jerman ini lebih pendek. Menurut Webber, hal itu akan mengurangi tingkat ketegangan dalam balapan.
"Sejujurnya, saya lebih menyukai balapan di Nurburgring (yang bergantian setiap tahunnya sebagai tuan rumah GP Jerman) daripada di Hockenheim. Saya merasa layout sirkuit Hockenheim yang lama lebih menantang bagi pembalap. Hockenheim adalah sirkuit 'tua' dimana setiap kali saya mengerem akan membuat saya keluar dari line balap saya," ujar Webber seperti dikutip dari Crash, Kamis (19/7/2012).
"Memang masih ada tempat untuk melakukan overtaking di sirkuit saat ini. Namun, itu masih kurang menantang dan bahkan sama sekali tidak membutuhkan teknik membalap yang bagus," lanjut Webber.
Webber sendiri sedang mengincar kemenangan ketiga pada musim ini di GP Jerman akhir pekan mendatang. Kepercayaan diri Webber tak lepas dari kemenangan di Silverstone dan perpanjangan kontrak baru berdurasi satu tahun dengan Red Bull.
"Publik Jerman sangat menyukai Formula 1, jadi para pembalap Jerman pasti sangat bersemangat di balapan nanti. Ada sekitar lima pembalap asal Jerman saat ini, jadi balapan mungkin akan berjalan sangat menarik," ucap pembalap asal Australia ini.
Webber berpeluang untuk menjadi juara dunia F1 musim ini. Hingga seri kesembilan, ia masih berada di posisi kedua dengan 116 poin, berselisih 13 poin dari pemuncak klasemen sementara, Fernando Alonso.
"Sejujurnya, saya lebih menyukai balapan di Nurburgring (yang bergantian setiap tahunnya sebagai tuan rumah GP Jerman) daripada di Hockenheim. Saya merasa layout sirkuit Hockenheim yang lama lebih menantang bagi pembalap. Hockenheim adalah sirkuit 'tua' dimana setiap kali saya mengerem akan membuat saya keluar dari line balap saya," ujar Webber seperti dikutip dari Crash, Kamis (19/7/2012).
"Memang masih ada tempat untuk melakukan overtaking di sirkuit saat ini. Namun, itu masih kurang menantang dan bahkan sama sekali tidak membutuhkan teknik membalap yang bagus," lanjut Webber.
Webber sendiri sedang mengincar kemenangan ketiga pada musim ini di GP Jerman akhir pekan mendatang. Kepercayaan diri Webber tak lepas dari kemenangan di Silverstone dan perpanjangan kontrak baru berdurasi satu tahun dengan Red Bull.
"Publik Jerman sangat menyukai Formula 1, jadi para pembalap Jerman pasti sangat bersemangat di balapan nanti. Ada sekitar lima pembalap asal Jerman saat ini, jadi balapan mungkin akan berjalan sangat menarik," ucap pembalap asal Australia ini.
Webber berpeluang untuk menjadi juara dunia F1 musim ini. Hingga seri kesembilan, ia masih berada di posisi kedua dengan 116 poin, berselisih 13 poin dari pemuncak klasemen sementara, Fernando Alonso.
(akr)