Perez inginkan Maldonado ubah gaya membalap
Jum'at, 20 Juli 2012 - 17:30 WIB
Perez inginkan Maldonado ubah gaya membalap
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Formula 1 tim Sauber, Sergio Perez mengungkapkan rencananya untuk duduk bersama dengan Pastor Maldonado guna membicarakan insiden yang terjadi saat Grand Prix Inggris beberapa pekan yang lalu. Menurutnya ia kecewa dengan reaksi Maldonado setelah melakukan manuver berbahaya dan berharap pembalap asal Venezuela tersebut merubah gaya balapnya.
"Saya sangat marah dan saya mungkin akan mengatakan hal-hal yang tidak seharusnya saya katakan. Pada akhirnya pendapat saya adalah sama. Kecelakaan tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi, saya pikir kami harus berbicara secara pribadi. Kami bukan anak kecil lagi jadi dalam briefing pembalap nanti kami akan berbicara," ucap Perez seperti dilansir Crash, Jumat (20/7/2012).
Seperti diketahui Sergio Perez adalah korban dari manuver ekstrim yang dilakukan Maldonado. Dimana Maldonado tidak memberikan kesempatan untuk masuk tikungan lebih awal kepada Perez di GP Inggris, kendati posisinya sudah berada di belakang. Alhasil keduanya pun bersenggolang di tikungan dan memaksa Perez untuk keluar dari lintasan.
Meski begitu Perez tetap optimis apabila Maldonado dapat menekan sisi agresifnya selama paruh kedua musim ini. "Pastor telah membalap dengan sangat agresit, jadi saya pikir sekarang dia akan mengubah gaya balapnya karena dia adalah pengemudi yang cerdas. Hal itulah sebabnya dia berada di Formula 1. Dia mungkin telah menyadari apabila dirinya telah kehilangan banyak poin dari agresinya. Menurut pendapat saya ia harus berpikir kenapa ia begitu banyak mendapatkan hukuman, tetapi pada akhirnya itu terserah kepadanya untuk memutuskan," terangnya.
Dari insiden tersebut pembalap tim Williams, Pastor Maldonado, dikenai denda 10.000 euro atau sekira Rp 117 juta dan diberi peringatan secara tertulis karena menabrak pembalap tim Sauber, Sergio Perez dalam F1 seri Inggris. Perez juga menambahkan apabila tidak ada hukuman yang lebih berat lagi, maka Maldonado tidak akan pernah belajar. Semua orang sudah memperhatikan gelagatnya, karena tidak simpati pada rival-rivalnya.
"Saya sangat marah dan saya mungkin akan mengatakan hal-hal yang tidak seharusnya saya katakan. Pada akhirnya pendapat saya adalah sama. Kecelakaan tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi, saya pikir kami harus berbicara secara pribadi. Kami bukan anak kecil lagi jadi dalam briefing pembalap nanti kami akan berbicara," ucap Perez seperti dilansir Crash, Jumat (20/7/2012).
Seperti diketahui Sergio Perez adalah korban dari manuver ekstrim yang dilakukan Maldonado. Dimana Maldonado tidak memberikan kesempatan untuk masuk tikungan lebih awal kepada Perez di GP Inggris, kendati posisinya sudah berada di belakang. Alhasil keduanya pun bersenggolang di tikungan dan memaksa Perez untuk keluar dari lintasan.
Meski begitu Perez tetap optimis apabila Maldonado dapat menekan sisi agresifnya selama paruh kedua musim ini. "Pastor telah membalap dengan sangat agresit, jadi saya pikir sekarang dia akan mengubah gaya balapnya karena dia adalah pengemudi yang cerdas. Hal itulah sebabnya dia berada di Formula 1. Dia mungkin telah menyadari apabila dirinya telah kehilangan banyak poin dari agresinya. Menurut pendapat saya ia harus berpikir kenapa ia begitu banyak mendapatkan hukuman, tetapi pada akhirnya itu terserah kepadanya untuk memutuskan," terangnya.
Dari insiden tersebut pembalap tim Williams, Pastor Maldonado, dikenai denda 10.000 euro atau sekira Rp 117 juta dan diberi peringatan secara tertulis karena menabrak pembalap tim Sauber, Sergio Perez dalam F1 seri Inggris. Perez juga menambahkan apabila tidak ada hukuman yang lebih berat lagi, maka Maldonado tidak akan pernah belajar. Semua orang sudah memperhatikan gelagatnya, karena tidak simpati pada rival-rivalnya.
(akr)