Di Resta ingin bertahan di Formula 1
Jum'at, 20 Juli 2012 - 22:05 WIB
Di Resta ingin bertahan di Formula 1
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Force India, Paul di Resta mengatakan saat ini dirinya sedang memikirkan untuk membuat keputusan penting tentang masa depannya di Formula 1. Pasalnya, Di Resta kerap dikabarkan telah membuat beberapa klub terkesan dengan penampilannya seperti Ferrari dan juga Mercedes.
"Saya menghadapi keputusan penting. Saya perlu memutuskan dengan cepat ke mana saya ingin pergi. Pada akhirnya ini adalah keputusan terbesar bagi saya dan harus lebih berkonsentrasi untuk memastikan saya tetap di Formula 1 untuk tahun depan," jelas Paul di Resta seperti dilansir Crash, Jumat (20/7/2012).
Menurut Sky Sports, Di Resta telah meminta nasihat manajer Jenson Button yaitu Richard Goddard seputar keputusan untuk karir dan masa depannya. "Sekarang saya bersama dengan Force India dan melakukan pekerjaan yang terbaik bagi mereka, dan mereka berusaha untuk mendapatkan hasil terbaik bagi saya. Saya hanya mencoba untuk mengamankan posisi saya sebagai pembalap untuk masa depan," tambahnya.
Sedangkan terkait dengan keputusan pembalap asal Skotlandia ini memutuskan resmi berpisah dengan manajernya, Anthony Hamilton, yang juga ayah dari pembalap tim McLaren-Mercedes, Lewis Hamilton justru saat kontrak sedang dinegosiasikan. Di Resta tidak menjawabnya. Ia hanya menyatakan bahwa akan tetap fokus pada balapannya.
Dari keputusannya tersebut bahkan hubungannya dengan Lewis Hamilton juga mengalami keretakan. "Saya benar-benar tidak tahu bagaimana hal ini terjadi. Cukup membingungkan apa yang terjadi pada saat ini, bahkan dengan Lewis Hamilton dan apa yang dia lakukan. Semua itu terjadi begitu saja," terangnya.
Ayah Hamilton sendiri telah menjadi manajer Di Resta sejak dua tahun lalu dan sangat berperan menaikkan karir balapnya di Formula 1, yakni setelah ia memenangi kejuaraan DTM dengan Mercedes. Pembalap berusia 26 tahun ini juga telah diisukan dihubungi oleh Mercedes untuk menggantikan posisi tujuh kali juara dunia, Michael Schumacher musim depan.
"Saya menghadapi keputusan penting. Saya perlu memutuskan dengan cepat ke mana saya ingin pergi. Pada akhirnya ini adalah keputusan terbesar bagi saya dan harus lebih berkonsentrasi untuk memastikan saya tetap di Formula 1 untuk tahun depan," jelas Paul di Resta seperti dilansir Crash, Jumat (20/7/2012).
Menurut Sky Sports, Di Resta telah meminta nasihat manajer Jenson Button yaitu Richard Goddard seputar keputusan untuk karir dan masa depannya. "Sekarang saya bersama dengan Force India dan melakukan pekerjaan yang terbaik bagi mereka, dan mereka berusaha untuk mendapatkan hasil terbaik bagi saya. Saya hanya mencoba untuk mengamankan posisi saya sebagai pembalap untuk masa depan," tambahnya.
Sedangkan terkait dengan keputusan pembalap asal Skotlandia ini memutuskan resmi berpisah dengan manajernya, Anthony Hamilton, yang juga ayah dari pembalap tim McLaren-Mercedes, Lewis Hamilton justru saat kontrak sedang dinegosiasikan. Di Resta tidak menjawabnya. Ia hanya menyatakan bahwa akan tetap fokus pada balapannya.
Dari keputusannya tersebut bahkan hubungannya dengan Lewis Hamilton juga mengalami keretakan. "Saya benar-benar tidak tahu bagaimana hal ini terjadi. Cukup membingungkan apa yang terjadi pada saat ini, bahkan dengan Lewis Hamilton dan apa yang dia lakukan. Semua itu terjadi begitu saja," terangnya.
Ayah Hamilton sendiri telah menjadi manajer Di Resta sejak dua tahun lalu dan sangat berperan menaikkan karir balapnya di Formula 1, yakni setelah ia memenangi kejuaraan DTM dengan Mercedes. Pembalap berusia 26 tahun ini juga telah diisukan dihubungi oleh Mercedes untuk menggantikan posisi tujuh kali juara dunia, Michael Schumacher musim depan.
(akr)