Yuki Otsu, Katana muda Jepang

Sabtu, 28 Juli 2012 - 12:13 WIB
Yuki Otsu, Katana muda...
Yuki Otsu, Katana muda Jepang
A A A
Sindonews.com - Pemain bintang sepakbola asal Jepang mulai melakukan ekspansi ke Liga Eropa. Jika pada awal tahun 2000, hanya muncul nama satu nama Hidetosi Nakata yang mulai merumput di Benua Biru. Kini, nama-nama seperti Junici Inamoto, Sunsuke Nakamura, Nagatomo, Sinji Kagawa, Hiroki Sakai, Gotoku Sakai Takashi Usami, Hiroshi Kiyotake, hingga Yuki Otsu semakin santer terdengar.

Teranyar adalah Yuki Otsu, meski baru berusia 22 tahun, pemuda kelahiran Mito, Ibaraki, Jepang 24 Maret 1990 ini telah merumput di liga Jerman sejak musim lalu (2011/2012). Meski hanya bergabung dengan klub papan bawah Liga Jerman yang baru saja promosi, Borusia Monchengladbach, sosok Otsu sudah cukup familiar untuk publik Jepang.

Sebelum merantau ke negeri Adolf Hitler tersebut, Otsu telah bermain untuk klub Liga Jepang Kashiwa Reysol. Sebagai pemain usia belia, Otsu awalnya kurang mendapat kepercayaan, tetapi seiring waktu ia semakin menunjukkan kualitas sebagi gelandang serang yang tajam. Maka itu ,di musim 2009 Otsu sebanyak 33 kali membela klubnya bertarung di liga elit Jepang tersebut kendati usianya masih 19 tahun.

Sebelumnya, Otsu dididik di klub sepak bola Shinsho Tokiwa. Setelah itu menimba ilmu kembali di klub Kashima Antlers,d an akhirnya berlabih ke klub Seiritsu Gakuen Hingh School sebelum mengalami karir profesionalnya sebagai bintang muda Jepang. Kesempatan pemilik nomor punggung 7 di tim nasional U23 Jepang ini menjadi salah satu punggawa Jepang berkat pengamatan Takashi Sekizuka dua tahun lalu.

Saat itu Otsu sedang mengalami cedera dan hanya bermain sebanyak sembilan kali untuk Kashima Reysol. Sekizuka sadar akan potensi yang dimiliki Otsu dan menjadikannya prospek sebagai kesatria Jepang di Piala Dunia 2014. Seperti Katana atau pedang pendek pendamping samurai bagi kesatria ninja Jepang, maka Otsu juga dipersiapkan untuk menjadi pedang pendek yang menusuk lawan saat pedang panjang atau samurai tak lagi membuahkan hasil.

Dan, kemarin malam di arena Olimpiade London, Otsu membuktikan katananya berhasil mengelabuhi David de Gea. “Suatu kebanggaan bagi kami dapat mengalahka tim sekelas Spanyol. Itu suatu anugerah yang diberikan Tuhan padaku, sebab aku yang menjadi penentu. Kami tak ingin jumawa, masih banyak pertandingan yang harus kami hadapi kedepan,” pungkas Otsu usai pertandingan, dilansir Daily Yomiuri Online.
(akr)
Berita Terkini
Perjalanan Prancis dan...
Perjalanan Prancis dan Spanyol: Siapa Layak ke Final Piala Dunia 2026?
24 menit yang lalu
Sejarah Wonderwall Milik...
Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Jersey Antonela Jadi...
Jersey Antonela Jadi Jimat Keberuntungan Argentina?
3 jam yang lalu
Superkomputer Jagokan...
Superkomputer Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Argentina Bukan Unggulan
4 jam yang lalu
Thomas Tuchel Ngamuk...
Thomas Tuchel Ngamuk di Pinggir Lapangan, Isi Instruksinya ke Pemain Inggris Terungkap
5 jam yang lalu
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
6 jam yang lalu
Infografis
Perjuangan Garuda Muda...
Perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 Dimulai!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved