Jadwal berubah, atlet bulutangkis marah besar
Minggu, 29 Juli 2012 - 12:12 WIB
Jadwal berubah, atlet bulutangkis marah besar
A
A
A
Sindonews.com - Federasi Bulutangkis Sedunia meminta maaf pada hari Jumat atas “ketidaknyamanan” yang disebabkan oleh perubahan jadwal pertandingan.
Perubahan itu terpaksa dilakukan, setelah jelas diketahui bahwa jadwal pertandingan yang telah diumumkan semula tidak memenuhi peraturan kompetisi.
Penyelenggara cabang bulutangkis telah setuju dengan IOC untuk menyusun pertandingan berdasarkan tahapan-grup di mana atlet peringkat atas akan bertanding melawan atlet berperingkat lebih rendah. Tapi ternyata jadwal semula tidak mempertimbangkan hal ini dan oleh karenanya harus diubah.
Dalam jadwal baru, beberapa atlet harus bertanding dua kali dalam satu hari, atau bertanding pada hari lain yang berbeda dari jadwal semula.
Akibatnya, sejumlah atlet terpaksa memainkan dua laga dalam satu hari atau bermain di waktu yang berbeda dari yang telah ditetapkan sebelumnya.
"Kami sangat marah karena hal ini terjadi sehari sebelum kompetisi dimulai. Pasangan saya harus bermain di dua laga di hari yang sama pada Senin (30/7). Mereka tidak bisa melakukan hal ini," kata pebulutangkis Polandia Nadiezda Zieba yang akan turun di nomor ganda campuran seperti yang dilansir sportinglife Minggu (29/7/2012).
"Pebulu tangkis seharusnya hanya berlaga sekali sehari. Namun, mereka mengubah jadwal kami. Kami kini harus berlaga pada pukul 8.30 dan kemudian laga pada pukul 18.30," kata Zieba.
Pemain Polandia lainnya, Michal Logosz, menyebut perubahan mendadak itu akan menyulitkan para pendukung yang telah membeli tiket untuk pertandingan tertentu. "Hal ini sangat buruk. Di Inggris, kami memiliki banyak teman. Selain itu, banyak teman dan kerabat yang datang dari Polandia. Perubahan jadwal ini aka menyulitkan mereka," tegas Logosz.
Perubahan itu terpaksa dilakukan, setelah jelas diketahui bahwa jadwal pertandingan yang telah diumumkan semula tidak memenuhi peraturan kompetisi.
Penyelenggara cabang bulutangkis telah setuju dengan IOC untuk menyusun pertandingan berdasarkan tahapan-grup di mana atlet peringkat atas akan bertanding melawan atlet berperingkat lebih rendah. Tapi ternyata jadwal semula tidak mempertimbangkan hal ini dan oleh karenanya harus diubah.
Dalam jadwal baru, beberapa atlet harus bertanding dua kali dalam satu hari, atau bertanding pada hari lain yang berbeda dari jadwal semula.
Akibatnya, sejumlah atlet terpaksa memainkan dua laga dalam satu hari atau bermain di waktu yang berbeda dari yang telah ditetapkan sebelumnya.
"Kami sangat marah karena hal ini terjadi sehari sebelum kompetisi dimulai. Pasangan saya harus bermain di dua laga di hari yang sama pada Senin (30/7). Mereka tidak bisa melakukan hal ini," kata pebulutangkis Polandia Nadiezda Zieba yang akan turun di nomor ganda campuran seperti yang dilansir sportinglife Minggu (29/7/2012).
"Pebulu tangkis seharusnya hanya berlaga sekali sehari. Namun, mereka mengubah jadwal kami. Kami kini harus berlaga pada pukul 8.30 dan kemudian laga pada pukul 18.30," kata Zieba.
Pemain Polandia lainnya, Michal Logosz, menyebut perubahan mendadak itu akan menyulitkan para pendukung yang telah membeli tiket untuk pertandingan tertentu. "Hal ini sangat buruk. Di Inggris, kami memiliki banyak teman. Selain itu, banyak teman dan kerabat yang datang dari Polandia. Perubahan jadwal ini aka menyulitkan mereka," tegas Logosz.
(wbs)