Sian Massey rela menerima benturan
Minggu, 29 Juli 2012 - 14:59 WIB
Sian Massey rela menerima benturan
A
A
A
Sindonews.com - Wanita cantik ini lagi-lagi menjadi korban keganasan para pemain liga Inggris. Untuk yang kedua kalinya, dia harus rela menerima benturan keras dari para bek di liga tersebut.
Sian Massey, 25, adalah seorang penjaga garis asal Inggris. Profesinya memang mengharuskan dia terlibat secara langsung dalam kerasnya dunia sepakbola. Namun ini bukanlah partai Premier League pertama buat Massey yang terlihat imut-imut di tengah para pemain
Jika di tahun 2011 yang lalu, tepatnya di bulan Mei, Sian mendapatkan sial dari bek Kevin McNaughton, sekarang dia terbentur oleh Thomas Vermaelen dalam laga Arsenal kontra Manchester City yang berlangsung di Beijing National Stadium (27/7).
Thomas Vermaelen yang berusaha menghalau bola dari sergapan Carlos Tevez tak dapat menahan laju larinya dan langsung menabrak Sian yang berada di dekatnya. Beruntung, wasit cantik ini tak terjatuh karena Vermaelen dengan sigap menahannya.
Sebelum menjejakkan kaki di pentas Liga Utama, Massey sudah cukup berpengalaman bertugas di divisi-divisi di bawahnya, mulai dari League Two sampai ke Championship Division.
Liga Inggris juga bukan liga elit Eropa pertama yang memakai perempuan sebagai ofisial. Kompetisi Seri A di Italia pernah melakukannya, bahkan Bundesliga sudah pernah menugasi wasit perempuan ini memimpin salah satu pertandingan.
Sian Massey, 25, adalah seorang penjaga garis asal Inggris. Profesinya memang mengharuskan dia terlibat secara langsung dalam kerasnya dunia sepakbola. Namun ini bukanlah partai Premier League pertama buat Massey yang terlihat imut-imut di tengah para pemain
Jika di tahun 2011 yang lalu, tepatnya di bulan Mei, Sian mendapatkan sial dari bek Kevin McNaughton, sekarang dia terbentur oleh Thomas Vermaelen dalam laga Arsenal kontra Manchester City yang berlangsung di Beijing National Stadium (27/7).
Thomas Vermaelen yang berusaha menghalau bola dari sergapan Carlos Tevez tak dapat menahan laju larinya dan langsung menabrak Sian yang berada di dekatnya. Beruntung, wasit cantik ini tak terjatuh karena Vermaelen dengan sigap menahannya.
Sebelum menjejakkan kaki di pentas Liga Utama, Massey sudah cukup berpengalaman bertugas di divisi-divisi di bawahnya, mulai dari League Two sampai ke Championship Division.
Liga Inggris juga bukan liga elit Eropa pertama yang memakai perempuan sebagai ofisial. Kompetisi Seri A di Italia pernah melakukannya, bahkan Bundesliga sudah pernah menugasi wasit perempuan ini memimpin salah satu pertandingan.
(wbs)