Menpora minta BWF tinjau ulang format pertandingan
Kamis, 02 Agustus 2012 - 16:17 WIB
Menpora minta BWF tinjau ulang format pertandingan
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng turut angkat bicara terkait dengan kasus manipulasi pertandingan yang melibatkan pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Meiliana Jauhari pada Olimpiade London 2012. Andi meminta agar Badminton World Federation (BWF) meninjau ulang format pertandingan yang selama ini digunakan dalam cabang bulu tangkis.
“Indonesia selalu menjunjung tinggi nilai-nilai dan semangat olimpiade serta permainan yang fair. Kami menghormati keputusan BWF, namun kami meminta agar BWF meninjau ulang format permainan yang digunakan” ujar Andi yang ditemui di Wembley Plaza Hotel, London, seperti dilansir situs resmi PBSI (Kamis, 2/8/2012).
Ia juga menambahkan dirinya turut prihatin atas kejadian ini dan akan segera mengadakan pertemuan dengan Chief de Mission Komite Olimpiade Indonesia, Erick Thohir, dan Ketua Umum PB PBSI, Djoko Santoso untuk membahas kasus ini.
Menpora juga berharap kasus ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak terulang di kemudian hari. Selain itu, para atlet juga diharapkan masih terus bersemangat dan tetap fokus untuk menjalani pertandingan bagi mereka yang masih berlaga di Olimpiade London 2012.
Sebelumnya Andi juga telah memilih untuk mencabut banding atas putusan BWF yang mendiskualifikasi ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari dari Olimpiade London. Padahal kontingen Indonesia sempat ngotot tidak terima dengan hukuman diskualifikasi yang dijatuhkan BWF kepada Greysia/Meiliana yang dianggap melakukan main sabun di penyisihan grup ganda wanita.
“Indonesia selalu menjunjung tinggi nilai-nilai dan semangat olimpiade serta permainan yang fair. Kami menghormati keputusan BWF, namun kami meminta agar BWF meninjau ulang format permainan yang digunakan” ujar Andi yang ditemui di Wembley Plaza Hotel, London, seperti dilansir situs resmi PBSI (Kamis, 2/8/2012).
Ia juga menambahkan dirinya turut prihatin atas kejadian ini dan akan segera mengadakan pertemuan dengan Chief de Mission Komite Olimpiade Indonesia, Erick Thohir, dan Ketua Umum PB PBSI, Djoko Santoso untuk membahas kasus ini.
Menpora juga berharap kasus ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak terulang di kemudian hari. Selain itu, para atlet juga diharapkan masih terus bersemangat dan tetap fokus untuk menjalani pertandingan bagi mereka yang masih berlaga di Olimpiade London 2012.
Sebelumnya Andi juga telah memilih untuk mencabut banding atas putusan BWF yang mendiskualifikasi ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari dari Olimpiade London. Padahal kontingen Indonesia sempat ngotot tidak terima dengan hukuman diskualifikasi yang dijatuhkan BWF kepada Greysia/Meiliana yang dianggap melakukan main sabun di penyisihan grup ganda wanita.
(akr)