Ronaldo: Penalti butuh keberuntungan
Minggu, 05 Agustus 2012 - 04:42 WIB
Ronaldo: Penalti butuh keberuntungan
A
A
A
Sindonews.com - Bintang Reala Madrid Cristiano Ronaldo mengaku dirinya tidak memiliki keberuntungan jika harus melakukan drama adu penalti, terutama pada musim 2011-2012 lalu. Menurutnya dalam mengeksekusi suatu penalti, lebih mengedepankan faktor keberuntungan daripada keterampilan pemain itu sendiri.
Diketahui Los Blancos harus mengakhiri kiprahnya pada ajang Liga Champions, setelah kalah adu penalti saat bersua dengan Bayern Munchen di babak semifinal. Hal yag sama juga berlaku saat membela panji timnas Portugal, lagi-lagi Ronaldo harus kembali menelan kekecewaan kandas di semifinal karena harus kalah melalui drama adu penalti dari Spanyol di Piala Eropa 2012.
“Itu sangat sulit setelah apa yang saya alami musim lalu, dengan Madrid melawan Bayern, dan kemudian dengan Portugal di Piala Eropa 2012. Dengan Real Madrid, di semi-final Liga Champions, saya mengambil yang pertama dan gagal. Melawan Spanyol saya memutuskan untuk mengambil yang terakhir, tetapi tidak bisa, "kata Ronaldo dikutip ESPN, Minggu (5/8/2012).
“Bagi saya, itu adalah sebuah keberuntungan. Saya mengalami musim mengecewakan musim lalu. Setiap orang akan bebas akan mengambil pertama, kedua, atau yang terakhir, tetapi pada akhirnya itu adalah sedikit lotere,” sambungnya.
Meskipun harus menerima kenyataan gagal di dua perhelatan besar musim lalu. Ronaldo masih boleh berbangga berhasil memenangkan gelar La Liga bersama El Real dan menduduki puncak pencetak gol terbanyak dengan 46 gol dalam 38 pertandingan.
Diketahui Los Blancos harus mengakhiri kiprahnya pada ajang Liga Champions, setelah kalah adu penalti saat bersua dengan Bayern Munchen di babak semifinal. Hal yag sama juga berlaku saat membela panji timnas Portugal, lagi-lagi Ronaldo harus kembali menelan kekecewaan kandas di semifinal karena harus kalah melalui drama adu penalti dari Spanyol di Piala Eropa 2012.
“Itu sangat sulit setelah apa yang saya alami musim lalu, dengan Madrid melawan Bayern, dan kemudian dengan Portugal di Piala Eropa 2012. Dengan Real Madrid, di semi-final Liga Champions, saya mengambil yang pertama dan gagal. Melawan Spanyol saya memutuskan untuk mengambil yang terakhir, tetapi tidak bisa, "kata Ronaldo dikutip ESPN, Minggu (5/8/2012).
“Bagi saya, itu adalah sebuah keberuntungan. Saya mengalami musim mengecewakan musim lalu. Setiap orang akan bebas akan mengambil pertama, kedua, atau yang terakhir, tetapi pada akhirnya itu adalah sedikit lotere,” sambungnya.
Meskipun harus menerima kenyataan gagal di dua perhelatan besar musim lalu. Ronaldo masih boleh berbangga berhasil memenangkan gelar La Liga bersama El Real dan menduduki puncak pencetak gol terbanyak dengan 46 gol dalam 38 pertandingan.
(aww)