Dituding curang, tuan rumah beberkan rahasia kemenangan
Sabtu, 11 Agustus 2012 - 13:56 WIB
Dituding curang, tuan rumah beberkan rahasia kemenangan
A
A
A
Sindonews.com - Tim balap sepeda Prancis menemukan hal yang tidak biasa di tim Inggris. Sebelum dan sesudah berlomba ofisial Inggris selalu membungkus rapi roda-roda sepeda yang dipakai di Velodrom Olimpiade London.
Bahkan Bos tim Prancis, Isabelle Gautheron, curiga jangan-jangan Inggris menyembunyikan sesuatu. Kecurigaan itu bisa dimengerti setelah atlet-atlet bersepeda Inggris mendominasi hampir semua nomor yang diperlombakan. Dari 10 medali emas yang disediakan, atlet-atlet Inggris menyabet tujuh emas, satu perak, dan satu perunggu.
"Kami tertarik untuk mengamati peralatan yang mereka pakai. Kami bertanya-tanya, bagaimana mereka bisa memacu sepeda secepat itu?" kata Gautheron kepada harian olahraga L'Equippe.
Bos tim Inggris, Dave Brailsford, mengatakan tim Inggris memang memakai roda khusus. Istilah yang dipakai Brailsford adalah roda tim Inggris dibuat sedemikian rupa hingga mencapai derajat kebundaran yang sempurna.
Seperti yang dilansir bbc sport, belakangan Brailsford mengaku bahwa ia sesungguhnya setengah bercanda karena roda yang dipakai tim Inggris sejatinya tidak berbeda dengan roda-roda tim lain. Bahkan roda tim Inggris dibuat oleh perusahaan Prancis. Setidaknya ada empat faktor yang membuat Inggris jauh lebih unggul.
Yang pertama litbang yang kuat. Sejak beberapa tahun terakhir tim Inggris bekerja sama dengan tim Formula 1 McLaren dan perusahaan peralatan udara BAE Systems untuk mencari keuntungan aerodinamika yang bisa diterapkan di cabang bersepeda. Dalam riset ini para pebalap sepeda secara aktif dilibatkan.Litbang ini menghasilkan baju dan model sepeda yang tidak hanya nyaman bagi atlet tetapi juga bisa membuat mereka memacu secara maksimal.
Pegangan sepeda misalnya dicetak khusus untuk setiap atlet, sehingga jari-jari mereka bisa mencengkeram dengan sempurna. Celana yang dipakai juga bukan sembarang celana. Celana ini ditenagai baterai yang membuat
celana hangat sebelum dan sepanjang lomba. Penelitian menunjukkan celana yang hangat bisa membuat otot lebih cepat panas dan itu berarti atlet-atlet Inggris bisa lebih cepat siap dibanding atlet-atlet lain. Ide cerdas, bukan?
Yang kedua adalah faktor Brailsford. Sejak mengasuh tim bersepeda Inggris, Brailsford melakukan pembenahan, memperkenalkan teknologi baru, memilih atlet, dan dikelilingi oleh orang-orang terbaik di bidangnya. Mulai dari pelatih fisik, psikolog, hingga ahli gizi. Brailsford adalah tokoh kunci di balik kesuksesan Inggris. Keberhasilan Inggris merajai Velodrom, baik di Olimpiade Beijing maupun London, menjadi bukti bahwa Brailsford memang bertangan dingin.
Yang ketiga faktor atlet. Inggris beruntung memiliki atlet-atlet hebat seperti Sir Chris Hoy dan Victoria Pendleton dan ketika keduanya mulai uzur telah muncul atlet-atlet muda yang telah menunjukkan geliat yang tidak kalah hebat. Titisan Hoy dan Pendleton ada di dalam diri Jason Kenny dan Laura Trott. Di Olimpiade kali ini baik Kenny maupun Trott masing-masing merebut dua emas.
Sedangkan yang terakhir Energi ekstra. Faktor terakhir adalah dukungan penonton.Keuntungan menjadi tuan rumah salah satunya adalah jaminan bahwa sebagian besar penonton pasti akan mendukung atlet-atlet Inggris. Dan ketika persaingan begitu ketat, sorak-sorai penonton bisa menjadi energi ekstra bagi atlet Inggris seperti diakui Hoy dan Trott.
Bahkan Bos tim Prancis, Isabelle Gautheron, curiga jangan-jangan Inggris menyembunyikan sesuatu. Kecurigaan itu bisa dimengerti setelah atlet-atlet bersepeda Inggris mendominasi hampir semua nomor yang diperlombakan. Dari 10 medali emas yang disediakan, atlet-atlet Inggris menyabet tujuh emas, satu perak, dan satu perunggu.
"Kami tertarik untuk mengamati peralatan yang mereka pakai. Kami bertanya-tanya, bagaimana mereka bisa memacu sepeda secepat itu?" kata Gautheron kepada harian olahraga L'Equippe.
Bos tim Inggris, Dave Brailsford, mengatakan tim Inggris memang memakai roda khusus. Istilah yang dipakai Brailsford adalah roda tim Inggris dibuat sedemikian rupa hingga mencapai derajat kebundaran yang sempurna.
Seperti yang dilansir bbc sport, belakangan Brailsford mengaku bahwa ia sesungguhnya setengah bercanda karena roda yang dipakai tim Inggris sejatinya tidak berbeda dengan roda-roda tim lain. Bahkan roda tim Inggris dibuat oleh perusahaan Prancis. Setidaknya ada empat faktor yang membuat Inggris jauh lebih unggul.
Yang pertama litbang yang kuat. Sejak beberapa tahun terakhir tim Inggris bekerja sama dengan tim Formula 1 McLaren dan perusahaan peralatan udara BAE Systems untuk mencari keuntungan aerodinamika yang bisa diterapkan di cabang bersepeda. Dalam riset ini para pebalap sepeda secara aktif dilibatkan.Litbang ini menghasilkan baju dan model sepeda yang tidak hanya nyaman bagi atlet tetapi juga bisa membuat mereka memacu secara maksimal.
Pegangan sepeda misalnya dicetak khusus untuk setiap atlet, sehingga jari-jari mereka bisa mencengkeram dengan sempurna. Celana yang dipakai juga bukan sembarang celana. Celana ini ditenagai baterai yang membuat
celana hangat sebelum dan sepanjang lomba. Penelitian menunjukkan celana yang hangat bisa membuat otot lebih cepat panas dan itu berarti atlet-atlet Inggris bisa lebih cepat siap dibanding atlet-atlet lain. Ide cerdas, bukan?
Yang kedua adalah faktor Brailsford. Sejak mengasuh tim bersepeda Inggris, Brailsford melakukan pembenahan, memperkenalkan teknologi baru, memilih atlet, dan dikelilingi oleh orang-orang terbaik di bidangnya. Mulai dari pelatih fisik, psikolog, hingga ahli gizi. Brailsford adalah tokoh kunci di balik kesuksesan Inggris. Keberhasilan Inggris merajai Velodrom, baik di Olimpiade Beijing maupun London, menjadi bukti bahwa Brailsford memang bertangan dingin.
Yang ketiga faktor atlet. Inggris beruntung memiliki atlet-atlet hebat seperti Sir Chris Hoy dan Victoria Pendleton dan ketika keduanya mulai uzur telah muncul atlet-atlet muda yang telah menunjukkan geliat yang tidak kalah hebat. Titisan Hoy dan Pendleton ada di dalam diri Jason Kenny dan Laura Trott. Di Olimpiade kali ini baik Kenny maupun Trott masing-masing merebut dua emas.
Sedangkan yang terakhir Energi ekstra. Faktor terakhir adalah dukungan penonton.Keuntungan menjadi tuan rumah salah satunya adalah jaminan bahwa sebagian besar penonton pasti akan mendukung atlet-atlet Inggris. Dan ketika persaingan begitu ketat, sorak-sorai penonton bisa menjadi energi ekstra bagi atlet Inggris seperti diakui Hoy dan Trott.
(wbs)