Stimac restui Modric mendarat di Real Madrid
Kamis, 16 Agustus 2012 - 09:47 WIB
Stimac restui Modric mendarat di Real Madrid
A
A
A
Sindonews.com – Sengketa masa depan gelandang Tottenham Hotspur Luka Modric turut membuat Pelatih Kroasia Igor Stimac gerah. Dia berharap masa depan pemain andalannya segera mendarat di Real Madrid.
Stimac terpaksa angkat bicara karena tarik ulur status Modric dapat merugikan Kroasia. Tidak adanya titik terang berpeluang merusak kondisi psikologisnya. Padahal,Kroasia membutuhkan jasa Modric untuk lolos ke Piala Dunia 2014. “Saya tidak suka situasi yang dialami Modric sama sekali.Ia belum memainkan satu pertandingan di pertandingan selama pramusim,”ujar Stimac. “Saya yakin dia segera berlabuh di Madrid sebelum pasar transfer musim panas ditutup,”ujarnya,dikutip Marca.
Stimac geram dengan sikap Chief Executive Tottenham Daniel Levy yang tidak menepati janjinya untuk segera melepas Modric ke Spanyol.Pengakuan Modric pada Stimac tentang kegelisahannya selama berada di London Utara secara tidak langsung membuka semua janji-janji Levy yang telah terucap. “Levy berjanji tahun lalu akan membiarkan Modric pergi jika ada tawaran datang dari Madrid.Sekarang proposal itu sudah ada.Namun,dia berubah pikiran.Saya percaya Levy sedang mencoba untuk menjadi terkenal di dunia sepak bola,”tutur Stimac.
Keberadaan Modric di White Hart Lane sudah diisukan segera berakhir sejak musim lalu. Pada 2011,Chelsea telah mengajukan tawaran resmi untuk memboyongnya ke Stamford Bridge. Namun,Spurs––julukan Tottenham––bersikukuh mempertahankan jasanya.Modric akhirnya fokus membantu Tottenham meski sempat tidak diturunkan pada beberapa laga awal 2011/2012 karena marah tidak diizinkan pergi.
Peristiwa serupa terulang musim panas ini.Modric memilih tidak ikut tur pramusim Tottenham ke Amerika Serikat.Dia rela dijatuhi denda 80.000 pounds demi mewujudkan impian membela Madrid.Sayang,sejauh ini, hasratnya belum terpenuhi.Sebab, Madrid keberatan memenuhi banderol harga 40 juta pounds yang ditetapkan Spurs. Pelatih Tottenham Andre Villas-Boas (AVB) sebenarnya sudah siap dengan kepergian Modric.
Mereka mempersiapkan beberapa nama untuk mengisi lubang yang ditinggalkannya. Kabarnya,gelandang Rennes Yann M’Vila merupakan target utama. Tak hanya itu,AVB juga dipusingkan krisis penyerang.Spurs hanya memiliki Jermain Defoe dan Harry Kane di lini depan.Niat AVB untuk mendatangkan Emmanuel Adebayor dan Leandro Damiao menemui jalan buntu.Yang teranyar,Spurs tengah mengajukan tawaran pada Bologna untuk tenaga Gaston Ramirez.
“Tottenham hanya menawar Ramirez dengan 16 juta euro.Itu tidak cukup. Mereka bisa menggunakan dana hasil penjualan Modric untuk menaikkan proposal.Jika Tottenham bertahan di angka itu,saya kira Ramirez akan bertahan di Bologna,”ungkap agen Ramirez,Oscar Betancourt.
Stimac terpaksa angkat bicara karena tarik ulur status Modric dapat merugikan Kroasia. Tidak adanya titik terang berpeluang merusak kondisi psikologisnya. Padahal,Kroasia membutuhkan jasa Modric untuk lolos ke Piala Dunia 2014. “Saya tidak suka situasi yang dialami Modric sama sekali.Ia belum memainkan satu pertandingan di pertandingan selama pramusim,”ujar Stimac. “Saya yakin dia segera berlabuh di Madrid sebelum pasar transfer musim panas ditutup,”ujarnya,dikutip Marca.
Stimac geram dengan sikap Chief Executive Tottenham Daniel Levy yang tidak menepati janjinya untuk segera melepas Modric ke Spanyol.Pengakuan Modric pada Stimac tentang kegelisahannya selama berada di London Utara secara tidak langsung membuka semua janji-janji Levy yang telah terucap. “Levy berjanji tahun lalu akan membiarkan Modric pergi jika ada tawaran datang dari Madrid.Sekarang proposal itu sudah ada.Namun,dia berubah pikiran.Saya percaya Levy sedang mencoba untuk menjadi terkenal di dunia sepak bola,”tutur Stimac.
Keberadaan Modric di White Hart Lane sudah diisukan segera berakhir sejak musim lalu. Pada 2011,Chelsea telah mengajukan tawaran resmi untuk memboyongnya ke Stamford Bridge. Namun,Spurs––julukan Tottenham––bersikukuh mempertahankan jasanya.Modric akhirnya fokus membantu Tottenham meski sempat tidak diturunkan pada beberapa laga awal 2011/2012 karena marah tidak diizinkan pergi.
Peristiwa serupa terulang musim panas ini.Modric memilih tidak ikut tur pramusim Tottenham ke Amerika Serikat.Dia rela dijatuhi denda 80.000 pounds demi mewujudkan impian membela Madrid.Sayang,sejauh ini, hasratnya belum terpenuhi.Sebab, Madrid keberatan memenuhi banderol harga 40 juta pounds yang ditetapkan Spurs. Pelatih Tottenham Andre Villas-Boas (AVB) sebenarnya sudah siap dengan kepergian Modric.
Mereka mempersiapkan beberapa nama untuk mengisi lubang yang ditinggalkannya. Kabarnya,gelandang Rennes Yann M’Vila merupakan target utama. Tak hanya itu,AVB juga dipusingkan krisis penyerang.Spurs hanya memiliki Jermain Defoe dan Harry Kane di lini depan.Niat AVB untuk mendatangkan Emmanuel Adebayor dan Leandro Damiao menemui jalan buntu.Yang teranyar,Spurs tengah mengajukan tawaran pada Bologna untuk tenaga Gaston Ramirez.
“Tottenham hanya menawar Ramirez dengan 16 juta euro.Itu tidak cukup. Mereka bisa menggunakan dana hasil penjualan Modric untuk menaikkan proposal.Jika Tottenham bertahan di angka itu,saya kira Ramirez akan bertahan di Bologna,”ungkap agen Ramirez,Oscar Betancourt.
(wbs)