Presiden FIGC minta Zeman diam
Kamis, 16 Agustus 2012 - 14:56 WIB
Presiden FIGC minta Zeman diam
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giancarlo Abete meminta pelatih AS Roma Zdenek Zeman untuk tidak memberikan komentar negatif terhadap sanksi yang dikenakan Antonio Conte.
Sebelumnya, FIGC menjatuhkan sanksi 10 bulan terhadap Conte atas kasus pengaturan skor atau Scommessopoli. Sanksi tersebut membuat Conte tak boleh menemani pasukannya berlaga di Stadion. Namun, FIGC masih memperbolehkan Conte untuk melakukan tugasnya sebagai pelatih di sesi latihan tim.
Hal tersebut langsung mengundang komentar dari Zeman. Pelatih berusia 65 tahun itu menilai Conte seharusnya tak boleh menjalani perannya sebagai pelatih baik di dalam Stadion maupun di sesi latihan.
Namun, Abete menegaskan bahwa FIGC tak akan mengubah keputusannya. Ia menegaskan Conte tetap diperbolehkan melatih skuad Juve secara normal.
"Lebih baik tidak berbicara tentang suatu masalah ketika anda tidak terlibat langsung di dalamnya. Hukumannya telah berjalan sekarang, pelatih yang mendapatkan sanksi masih diijinkan untuk melatih klub secara normal," ungkap Abete seperti dikutip Soccerway, Rabu (16/8/2012)
Sebelumnya, FIGC menjatuhkan sanksi 10 bulan terhadap Conte atas kasus pengaturan skor atau Scommessopoli. Sanksi tersebut membuat Conte tak boleh menemani pasukannya berlaga di Stadion. Namun, FIGC masih memperbolehkan Conte untuk melakukan tugasnya sebagai pelatih di sesi latihan tim.
Hal tersebut langsung mengundang komentar dari Zeman. Pelatih berusia 65 tahun itu menilai Conte seharusnya tak boleh menjalani perannya sebagai pelatih baik di dalam Stadion maupun di sesi latihan.
Namun, Abete menegaskan bahwa FIGC tak akan mengubah keputusannya. Ia menegaskan Conte tetap diperbolehkan melatih skuad Juve secara normal.
"Lebih baik tidak berbicara tentang suatu masalah ketika anda tidak terlibat langsung di dalamnya. Hukumannya telah berjalan sekarang, pelatih yang mendapatkan sanksi masih diijinkan untuk melatih klub secara normal," ungkap Abete seperti dikutip Soccerway, Rabu (16/8/2012)
(wbs)