Liverpool berambisi menembus zona Champion
Sabtu, 18 Agustus 2012 - 11:45 WIB
Liverpool berambisi menembus zona Champion
A
A
A
Sindonews.com - Laga perdana musim 2012/2013 kontra West Bromwich Albion dipakai nakhoda Liverpool Brendan Rodgers sebagai momentum untuk membangkitkan gairah menembus zona Champions.
Kegagalan di partai pembuka adalah cemooh. Maka itu,Rodgers tak ingin mengawali pertandingan perdana liga paling elite di Inggris Raya itu dengan kesan buruk.Selain itu,Rodgers juga punya tanggungan untuk membawa The Reds, julukan Liverpool, kembali ke jalur sebagai salah satu penguasa Inggris.
Sejauh ini,usaha Rodgers untuk meningkatkan ketajaman tim terlihat dari datangnya tiga bintang muda: Fabio Borini dari AS Roma, pemain tengah Swansea City asal Wales Joe Allen,dan pemain sayap asal Maroko Oussama Assaidi dari Heerenveen. Kendati kualitas ketiganya belum teruji sebagai bintang,setidaknya penyerang Luis Suarez dan Andy Carroll mendapat suntikan kekuatan baru.
“Bagi kami,ini tentang menjadi kompetitif di setiap kompetisi kami ikuti tahun ini.Tantangan di peringkat atas klasemen akan lebih besar dari sebelumnya.Awalnya dua besar,tiga besar,kemudian empat besar.Sekarang ada tujuh atau delapan tim yang terlibat,”ujar Rodgers, dilansir Daily Mirror.
“Empat teratas (Big Four) adalah posisi yang kami inginkan. Tapi selalu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.Realitas selama tiga musim terakhir menunjukkan itu tak mudah,” lanjut Rodgers,sambil menegaskan bahwa salah satu cara yang bisa dilakukan klub untuk masuk dalam tangga persaingan adalah dengan mengontrol dan mendominasi setiap pertandingan yang dijalani.
Kapten tim Steven Gerrard pun optimistis menatap musim baru.Kendati tak jorjoran di bursa transfer, Gerrard yakin kapasitas Liverpool seperti sekarang ini telah lebih dari cukup untuk bersaing.Apalagi,barisan lapangan tengah dan depan semakin matang.”Aku masih bisa bermain dinamis dan energi.Aku siap untuk beradaptasi dan akan melakukan apa pun yang manajer inginkan,” ungkap Gerrard,dilansir TheSun.
Di atas kertas,Liverpool memang diunggulkan. Dua pertemuan musim lalu saja disapu bersih Gerrard dkk.Catatan sejarah pun membuktikan, dari 106 partai yang telah dijalani,Liverpool memimpin dengan 46 kemenangan,dan 30 kali hasil seri.Sementara The Baggies,julukan West Brom,hanya memenangkan 27 partai.
Kegagalan di partai pembuka adalah cemooh. Maka itu,Rodgers tak ingin mengawali pertandingan perdana liga paling elite di Inggris Raya itu dengan kesan buruk.Selain itu,Rodgers juga punya tanggungan untuk membawa The Reds, julukan Liverpool, kembali ke jalur sebagai salah satu penguasa Inggris.
Sejauh ini,usaha Rodgers untuk meningkatkan ketajaman tim terlihat dari datangnya tiga bintang muda: Fabio Borini dari AS Roma, pemain tengah Swansea City asal Wales Joe Allen,dan pemain sayap asal Maroko Oussama Assaidi dari Heerenveen. Kendati kualitas ketiganya belum teruji sebagai bintang,setidaknya penyerang Luis Suarez dan Andy Carroll mendapat suntikan kekuatan baru.
“Bagi kami,ini tentang menjadi kompetitif di setiap kompetisi kami ikuti tahun ini.Tantangan di peringkat atas klasemen akan lebih besar dari sebelumnya.Awalnya dua besar,tiga besar,kemudian empat besar.Sekarang ada tujuh atau delapan tim yang terlibat,”ujar Rodgers, dilansir Daily Mirror.
“Empat teratas (Big Four) adalah posisi yang kami inginkan. Tapi selalu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.Realitas selama tiga musim terakhir menunjukkan itu tak mudah,” lanjut Rodgers,sambil menegaskan bahwa salah satu cara yang bisa dilakukan klub untuk masuk dalam tangga persaingan adalah dengan mengontrol dan mendominasi setiap pertandingan yang dijalani.
Kapten tim Steven Gerrard pun optimistis menatap musim baru.Kendati tak jorjoran di bursa transfer, Gerrard yakin kapasitas Liverpool seperti sekarang ini telah lebih dari cukup untuk bersaing.Apalagi,barisan lapangan tengah dan depan semakin matang.”Aku masih bisa bermain dinamis dan energi.Aku siap untuk beradaptasi dan akan melakukan apa pun yang manajer inginkan,” ungkap Gerrard,dilansir TheSun.
Di atas kertas,Liverpool memang diunggulkan. Dua pertemuan musim lalu saja disapu bersih Gerrard dkk.Catatan sejarah pun membuktikan, dari 106 partai yang telah dijalani,Liverpool memimpin dengan 46 kemenangan,dan 30 kali hasil seri.Sementara The Baggies,julukan West Brom,hanya memenangkan 27 partai.
(wbs)