Texas Terror nilai Yamaha tidak adil
Selasa, 21 Agustus 2012 - 16:23 WIB
Texas Terror nilai Yamaha tidak adil
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Yamaha Ben Spies telah mengumumkan akan meninggalkan tim pabrikan Yamaha MotoGP pada akhir musim ini. Namun dibalik keputusan tersebut ada hal mengejutkan yang diutarakan Texas Terror julukan Spies melalui akun sosial Twitter ada sesuatu ketegangan antara dirinya dengan salah satu petinggi di Yamaha tersebut.
Hal itu disinyalir akibat kurang optimal perfoma pembalap asal Amerika tersebut di musim Moto GP 2012. Diketahui Spier kerap tidak mengalami ketidakberuntungan untuk menapaki podium kehormatan di arena MotoGP.
Spies mengungkapkan ia seperti mendapat perlakuan kurang adil ketika pernah diberitahu untuk tidak usah ke GP Laguna Seca jika tidak melakukan persiapan 100 persen. Namun begitu ia menolak untuk menyebutkan nama salah satu petinggi Yamaha tersebut.
“Saya diberitahu oleh seseorang di Yamaha bahwa jika saya tidak usah berlaga jika tidak seratus persen di Laguna Seca. Saya datang ke Laguna, dan saya mencoba yang terbaik. Lalu kami datang ke sini dengan seratus persen dan melakukan yang terbaik yang kami bisa, dan kami memiliki masalah dengan motor,” ujar Spies dikutip Crash.net, Selasa (21/8/2012).
"Jadi jika ada seseorang memberitahu apa yang saya seperti di Mugello dan kemudian saya telah memberikan usaha saya yang terbaik dalam dua pekan terakhir ini, saya tidak berpikir itu tidak adil. Saya tidak akan mengatakan siapa namanya orang tersebut. Tapi ya, itu petinggi di Yamaha,”paparnya.
Spies sendiri membantah dengan tegas yang menyebutkan pihak Yamaha tidak mendukung 100%.” Tidak, saya tidak akan mengatakan hal itu. Saya tahu tim dan kru saya telah memberikan segalanya selama ini,” lanjutnya.
Dalam balapan di Indianapolis Spies sebenarnya tampil cukup mengesankan sejak awal lomba. Sempat beradu cepat dengan pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa untuk memperebutkan posisi terdepan, justru ia harus mengakhiri lomba karena mesin Yamaha M1-nya mengalami masalah pada sektor mesin, sehingga Spies tidak dapat menyelesaikan seri Indianapolis.
Mantan pembalap juara dunia World Superbike 2009 ini, mengutarakan kegagalan meraih hasil maksimal di musim 2012 cukup membuat frustasi. Namun begitu ia mengaku sudah melakukan segala upaya untuk dapat memberikan yang terbaik bagi Yamaha.
“Ada frustrasi, tapi yang terjadi membuat saya tertawa. Saya benar-benar bahkan tidak marah tentang hal selama ini kerap terjadi pada saya. Anda tidak tahu bagaimana menanggapinya kejadian seperti ini,”sambungnya.
“Di Mugello, saya sempat keracunan makanan, dan itu adalah pengalaman buruk saya mencoba semua yang saya bisa untuk melakukan apa yang kami bisa. Tapi itu hasil yang didapat juga buruk,” tandas pembalap 28 tahun tersebut.
Hal itu disinyalir akibat kurang optimal perfoma pembalap asal Amerika tersebut di musim Moto GP 2012. Diketahui Spier kerap tidak mengalami ketidakberuntungan untuk menapaki podium kehormatan di arena MotoGP.
Spies mengungkapkan ia seperti mendapat perlakuan kurang adil ketika pernah diberitahu untuk tidak usah ke GP Laguna Seca jika tidak melakukan persiapan 100 persen. Namun begitu ia menolak untuk menyebutkan nama salah satu petinggi Yamaha tersebut.
“Saya diberitahu oleh seseorang di Yamaha bahwa jika saya tidak usah berlaga jika tidak seratus persen di Laguna Seca. Saya datang ke Laguna, dan saya mencoba yang terbaik. Lalu kami datang ke sini dengan seratus persen dan melakukan yang terbaik yang kami bisa, dan kami memiliki masalah dengan motor,” ujar Spies dikutip Crash.net, Selasa (21/8/2012).
"Jadi jika ada seseorang memberitahu apa yang saya seperti di Mugello dan kemudian saya telah memberikan usaha saya yang terbaik dalam dua pekan terakhir ini, saya tidak berpikir itu tidak adil. Saya tidak akan mengatakan siapa namanya orang tersebut. Tapi ya, itu petinggi di Yamaha,”paparnya.
Spies sendiri membantah dengan tegas yang menyebutkan pihak Yamaha tidak mendukung 100%.” Tidak, saya tidak akan mengatakan hal itu. Saya tahu tim dan kru saya telah memberikan segalanya selama ini,” lanjutnya.
Dalam balapan di Indianapolis Spies sebenarnya tampil cukup mengesankan sejak awal lomba. Sempat beradu cepat dengan pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa untuk memperebutkan posisi terdepan, justru ia harus mengakhiri lomba karena mesin Yamaha M1-nya mengalami masalah pada sektor mesin, sehingga Spies tidak dapat menyelesaikan seri Indianapolis.
Mantan pembalap juara dunia World Superbike 2009 ini, mengutarakan kegagalan meraih hasil maksimal di musim 2012 cukup membuat frustasi. Namun begitu ia mengaku sudah melakukan segala upaya untuk dapat memberikan yang terbaik bagi Yamaha.
“Ada frustrasi, tapi yang terjadi membuat saya tertawa. Saya benar-benar bahkan tidak marah tentang hal selama ini kerap terjadi pada saya. Anda tidak tahu bagaimana menanggapinya kejadian seperti ini,”sambungnya.
“Di Mugello, saya sempat keracunan makanan, dan itu adalah pengalaman buruk saya mencoba semua yang saya bisa untuk melakukan apa yang kami bisa. Tapi itu hasil yang didapat juga buruk,” tandas pembalap 28 tahun tersebut.
(wbs)