Malaga selangkah lagi lolos fase Liga Champions
Jum'at, 24 Agustus 2012 - 09:12 WIB
Malaga selangkah lagi lolos fase Liga Champions
A
A
A
Sindonews.com - Malaga selangkah lagi akan lolos fase Liga Champions musim 2012/2013 setelah memetik kemenangan 2-0 atas Panathinaikos di La Rosaleda, dini hari kemarin. Tim berjuluk Los Boquerones itu berpeluang bergabung dengan Real Madrid, Barcelona, dan Valencia.
Entrenador Malaga, Manuel Pellegrini, menyebut semangat dan kepercayaan diri para pemain menjadi kunci keberhasilan mengalahkan klub raksasa Yunani itu. Meski sedang dilanda krisis keuangan serta ditinggal sejumlah bintang dan hanya memiliki sedikit pemain baru, nakhoda asal Cile itu tetap optimis menatap musim baru. Terbukti, sebelum mengalahkan Panathinaikos, Malaga berhasil memetik poin penuh pada laga perdana Primera Liga musim 2012/2013.
“Keempat tim (Barcelona, Madrid, Valencia, dan Malaga) akan mewakili Spanyol. Saya pikir kami harus memiliki kondisi yang sama (dengan tim lainnya). Kami punya kans melaju lebih besar. Kemenangan adalah sasaran utama.Tapi, setidaknya hasil imbang saat berkunjung ke Yunani tetap meloloskan tim ini,” ujar Pellegrini, dilansir Four Four Two.
Musim ini, dengan dana terbatas, Pellegrini dituntut kreatif menentukan materi pemain Malaga. Salah satunya dengan memasukkan empat pemain produk akademi ke tim utama. Pemain-pemain itu adalah Fabrice Olinga, Juanmi Jimenez, Francisco Portillo dan Jose Luis Garcia del Pozo alias Recio. Bahkan, Olinga tampil pada laga melawan Celta Vigo di Primera Liga dan Panathinaikos. Gelandang asal Kamerun itu juga menyumbang satu gol ke gawang Celta serta tampil bagus melawan Panathinaikos.
Tak heran, saat melawan Panathinaikos, para pemain Malaga tampak cukup dominan di lapangan. Mereka mampu menguasai jalannya pertandingan. Pemain bertahan asal Argentina, Martin Demichelis pun tidak kesulitan membuka keunggulan Malaga di menit ke-18 setelah memanfaatkan umpan matang Weligton Oliveira. Lalu 16 menit berselang giliran gelandang serang berpaspor Portugal, Eliseu Pereira menambah keuggulan dengan memanfatkan assist Francisco ‘Isco’ Alarcon.
Menghadapi leg kedua di Athena, Rabu 29 Agustus mendatang optimisme Pellegrini ternyata mampu merasuki setiap diri pemain Malaga. Meski diprediksi tidak mudah tampil di depan ribuan fans fanatik Panathinaikos, Demichelis sangat yakin. Mantan pemain Bayern Muenchen itu percaya dominasi permainan sepak bola mereka akan tetap berlanjut hingga tiket fase grup ditentukan.
“Kami harus terus berjuang memenangi tiket ini. Fans akan terus mendukung kami tidak peduli apa pun keadaannya. Jadi, kami harus menang untuk mereka. Saya sangat berkomitmen menjaga kemenangan ini. Saya yakin rekan-rekan lainnya juga merasakan hal yang sama,” tutur bek berusia 31 tahun itu, dilansir goal.com.
Pemain berambut panjang ini menambahkan bahwa kemenangan Malaga di pentas lokal saat mengandaskan Celta 1-0 semakin membuat psikologi pemain bertambah untuk memenangkan pertandingan melawan Panathinaikos.
“Kemenangan (di Primera Liga) mengembalikan kepercayaan kami. Saya percaya tim ini masih bisa mencapai sesuatu yang membanggakan,” lanjut pemilik nomor punggung lima itu.
Sementara Pelatih Panathinaikos, Jesualdo Ferreira mengaku cukup kecewa dengan kekalahan dari Malaga. Meski kesempatan dan peluang melaju masih ada, pelatih berkebangsaan Portugal itu memastikan leg kedua tidak akan mudah.
Selain kewajiban mencetak tiga gol tanpa balas, Ferreira menyebut Malaga ditangan Pellegrini sangat kuat. Pada pertandingan lain, wakil Italia Udinese hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan wakil Portugal SC Braga di Estadio Municipal de Braga.
Entrenador Malaga, Manuel Pellegrini, menyebut semangat dan kepercayaan diri para pemain menjadi kunci keberhasilan mengalahkan klub raksasa Yunani itu. Meski sedang dilanda krisis keuangan serta ditinggal sejumlah bintang dan hanya memiliki sedikit pemain baru, nakhoda asal Cile itu tetap optimis menatap musim baru. Terbukti, sebelum mengalahkan Panathinaikos, Malaga berhasil memetik poin penuh pada laga perdana Primera Liga musim 2012/2013.
“Keempat tim (Barcelona, Madrid, Valencia, dan Malaga) akan mewakili Spanyol. Saya pikir kami harus memiliki kondisi yang sama (dengan tim lainnya). Kami punya kans melaju lebih besar. Kemenangan adalah sasaran utama.Tapi, setidaknya hasil imbang saat berkunjung ke Yunani tetap meloloskan tim ini,” ujar Pellegrini, dilansir Four Four Two.
Musim ini, dengan dana terbatas, Pellegrini dituntut kreatif menentukan materi pemain Malaga. Salah satunya dengan memasukkan empat pemain produk akademi ke tim utama. Pemain-pemain itu adalah Fabrice Olinga, Juanmi Jimenez, Francisco Portillo dan Jose Luis Garcia del Pozo alias Recio. Bahkan, Olinga tampil pada laga melawan Celta Vigo di Primera Liga dan Panathinaikos. Gelandang asal Kamerun itu juga menyumbang satu gol ke gawang Celta serta tampil bagus melawan Panathinaikos.
Tak heran, saat melawan Panathinaikos, para pemain Malaga tampak cukup dominan di lapangan. Mereka mampu menguasai jalannya pertandingan. Pemain bertahan asal Argentina, Martin Demichelis pun tidak kesulitan membuka keunggulan Malaga di menit ke-18 setelah memanfaatkan umpan matang Weligton Oliveira. Lalu 16 menit berselang giliran gelandang serang berpaspor Portugal, Eliseu Pereira menambah keuggulan dengan memanfatkan assist Francisco ‘Isco’ Alarcon.
Menghadapi leg kedua di Athena, Rabu 29 Agustus mendatang optimisme Pellegrini ternyata mampu merasuki setiap diri pemain Malaga. Meski diprediksi tidak mudah tampil di depan ribuan fans fanatik Panathinaikos, Demichelis sangat yakin. Mantan pemain Bayern Muenchen itu percaya dominasi permainan sepak bola mereka akan tetap berlanjut hingga tiket fase grup ditentukan.
“Kami harus terus berjuang memenangi tiket ini. Fans akan terus mendukung kami tidak peduli apa pun keadaannya. Jadi, kami harus menang untuk mereka. Saya sangat berkomitmen menjaga kemenangan ini. Saya yakin rekan-rekan lainnya juga merasakan hal yang sama,” tutur bek berusia 31 tahun itu, dilansir goal.com.
Pemain berambut panjang ini menambahkan bahwa kemenangan Malaga di pentas lokal saat mengandaskan Celta 1-0 semakin membuat psikologi pemain bertambah untuk memenangkan pertandingan melawan Panathinaikos.
“Kemenangan (di Primera Liga) mengembalikan kepercayaan kami. Saya percaya tim ini masih bisa mencapai sesuatu yang membanggakan,” lanjut pemilik nomor punggung lima itu.
Sementara Pelatih Panathinaikos, Jesualdo Ferreira mengaku cukup kecewa dengan kekalahan dari Malaga. Meski kesempatan dan peluang melaju masih ada, pelatih berkebangsaan Portugal itu memastikan leg kedua tidak akan mudah.
Selain kewajiban mencetak tiga gol tanpa balas, Ferreira menyebut Malaga ditangan Pellegrini sangat kuat. Pada pertandingan lain, wakil Italia Udinese hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan wakil Portugal SC Braga di Estadio Municipal de Braga.
(akr)