Armstrong terancam kehilangan gelar Tour de France
Jum'at, 24 Agustus 2012 - 15:57 WIB
Armstrong terancam kehilangan gelar Tour de France
A
A
A
Sindonews.com - Pemenang tujuh kali juara Tour de France, Lance Armstrong mengumumkan ia akan berhenti melawan tuduhan terkait penggunaan obat terlarang oleh badan anti doping AS (USADA). Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui website pribadinya yang mengatakan 'saya sudah selesai dengan omong kosong ini'.
"Ada satu titik dalam hidup seseorang ketika ia harus mengatakan 'Cukup adalah cukup.' Untuk saya, waktu itu adalah sekarang. Saya telah berusaha hidup dengan tuduhan bahwa saya curang dan saya tidak menang dengan jujur dalam tujuh kali Tour sejak 1999," kata Armstrong dalam pernyataan itu seperti dilansir Skysport, Jumat (24/8/2012).
Sebelumnya atlet balap sepeda yang kini sudah berusia 40 tahun itu selalu membantah apabila dia pernah menggunakan doping selama karirnya tetapi ia tetap khawatir dengan tuduhan-tuduhan itu. Tapi Chief Executive USADA Travis T. Tygart mengatakan Armstrong harus tetap mengikuti proses yang sama dengan atlet lain yang didakwa dengan pelanggaran doping.
Armstrong sendiri sebelumnya pernah didakwa pada bulan Juni dan terancam akan keluar sebuah perintah penahanan sementara tapi hal itu ditolak oleh pengadilan federal di Austin, Texas.
"Selama tiga tahun, saya telah mengalami penyelidikan kriminal federal menyusul perburuan inkonstitusional yang dilakukan Travis Tygart (kepala USADA). Dampaknya pada keluarga dan pekerjaan di yayasan kami dan pada saya sendiri membawa saya pada keputusan ini, selesaikan semua hal yang tidak masuk akal ini," terangnya.
Armstrong sekarang ini akan menghadapi ancaman sanksi larangan baginya untuk mengikuti balap sepeda seumur hidupnya dan mencabut tujuh gelar juara Tour de France. USADA sendiri telah menuduh ia menggunakan zat terlarang sejak tahun 1996, termasuk zat penambah darah EPO, steroid dan transfusi darah.
"Ada satu titik dalam hidup seseorang ketika ia harus mengatakan 'Cukup adalah cukup.' Untuk saya, waktu itu adalah sekarang. Saya telah berusaha hidup dengan tuduhan bahwa saya curang dan saya tidak menang dengan jujur dalam tujuh kali Tour sejak 1999," kata Armstrong dalam pernyataan itu seperti dilansir Skysport, Jumat (24/8/2012).
Sebelumnya atlet balap sepeda yang kini sudah berusia 40 tahun itu selalu membantah apabila dia pernah menggunakan doping selama karirnya tetapi ia tetap khawatir dengan tuduhan-tuduhan itu. Tapi Chief Executive USADA Travis T. Tygart mengatakan Armstrong harus tetap mengikuti proses yang sama dengan atlet lain yang didakwa dengan pelanggaran doping.
Armstrong sendiri sebelumnya pernah didakwa pada bulan Juni dan terancam akan keluar sebuah perintah penahanan sementara tapi hal itu ditolak oleh pengadilan federal di Austin, Texas.
"Selama tiga tahun, saya telah mengalami penyelidikan kriminal federal menyusul perburuan inkonstitusional yang dilakukan Travis Tygart (kepala USADA). Dampaknya pada keluarga dan pekerjaan di yayasan kami dan pada saya sendiri membawa saya pada keputusan ini, selesaikan semua hal yang tidak masuk akal ini," terangnya.
Armstrong sekarang ini akan menghadapi ancaman sanksi larangan baginya untuk mengikuti balap sepeda seumur hidupnya dan mencabut tujuh gelar juara Tour de France. USADA sendiri telah menuduh ia menggunakan zat terlarang sejak tahun 1996, termasuk zat penambah darah EPO, steroid dan transfusi darah.
(akr)