Ducati akui tak bisa memuaskan Rossi
Sabtu, 01 September 2012 - 20:07 WIB
Ducati akui tak bisa memuaskan Rossi
A
A
A
Sindonews.com - Paska hengkangnya Valentino Rossi ke kubu Yamaha masih menyisakan luka bagi Ducati pasalnya Ducati belum pernah memenangkan satu seri balapanpun sejak Valentino Rossi bergabung bersama tim Ducati.
Presiden Ducati Gabriele del Torchio menyayangkan ketidakmampuan timnya menyediakan motor ideal bagi sang pembalap dan kegagalan Rossi menginterpretasikan karakteristik motor Desmosedici.
“Ada rasa penyesalan tak mampu memuaskan keinginan dari pembalap, yang juga tak mampu menginterpretasikan karakteristik dari motor kami,” kata Del Torchio seperti yang dilansir Sportgrip, Sabtu (1/9/2012).
Rossi meninggalkan Ducati karena kecewa dengan performa motor. Pembalap asal Italia itu hanya mampu naik podium sebanyak dua kali. Alasan ini yang membuat Rossi memutuskan untuk kembali ke Yamaha.
“Motor Ducati tak bisa menemui ekspektasi Valentino, semuanya disebabkan awal yang buruk. Terkadang dalam pernikahan, orang menyadari tak cukup hanya bermodalkan cinta,” ujar Del Torchio.
“Saya pikir setelah kecelakaan anehnya di Laguna, dia memutuskan bahwa target di usianya yang ke-33 tahun adalah mencapai hasil secepat mungkin, jadi dia membuat keputusan yang berbeda. Namun, bagaimanapun kami berpisah secara baik-baik,” aku Del Torchio.
Presiden Ducati Gabriele del Torchio menyayangkan ketidakmampuan timnya menyediakan motor ideal bagi sang pembalap dan kegagalan Rossi menginterpretasikan karakteristik motor Desmosedici.
“Ada rasa penyesalan tak mampu memuaskan keinginan dari pembalap, yang juga tak mampu menginterpretasikan karakteristik dari motor kami,” kata Del Torchio seperti yang dilansir Sportgrip, Sabtu (1/9/2012).
Rossi meninggalkan Ducati karena kecewa dengan performa motor. Pembalap asal Italia itu hanya mampu naik podium sebanyak dua kali. Alasan ini yang membuat Rossi memutuskan untuk kembali ke Yamaha.
“Motor Ducati tak bisa menemui ekspektasi Valentino, semuanya disebabkan awal yang buruk. Terkadang dalam pernikahan, orang menyadari tak cukup hanya bermodalkan cinta,” ujar Del Torchio.
“Saya pikir setelah kecelakaan anehnya di Laguna, dia memutuskan bahwa target di usianya yang ke-33 tahun adalah mencapai hasil secepat mungkin, jadi dia membuat keputusan yang berbeda. Namun, bagaimanapun kami berpisah secara baik-baik,” aku Del Torchio.
(wbs)