Stramaccioni kagumi sosok Zeman
Minggu, 02 September 2012 - 03:35 WIB
Stramaccioni kagumi sosok Zeman
A
A
A
Sindonews.com - Inter Milan akan menghadapi ujian berat kala menjamu AS Roma di pekan kedua Liga Italia Senin(3/9/2012) dini hari nanti. Bagi Andrea Stramaccioni laga yang akan berlangsung di Giuseppe Meazza akan terasa spesial, karena ia akan menghadapi mantan timnya saat pertama kali terjun sebagai pelatih profesional.
Pelatih berusia 36 tahun itu, membuat karirnya sebagai pelatih tim muda Roma yang juga klub kota kelahirannya pada tahun 2005-2011. Di tangan dingin Stramaccioni tim muda Roma memenangkan dua gelar nasional primavera di dua tingkatan berbeda pada tahun 2007 dan 2010.
"Apakah saya mencari semacam balas dendam? Tidak. Jika saya di Inter, maka saya berutang kepada enam tahun saya menghabiskan di Roma. Itu adalah kebenaran. Saya akan selalu berterima kasih kepada Giallorossi, karena saya menjadi seorang pelatih profesional di Trigoria,” ujarnya dikutip Football-Italia, Minggu (2/9/2012).
Dia menambahkan, sosok pelatih Roma Zdenek Zeman dianggap sebagai panutan dalam mengawali karir kepelatihan bagi setiap pelatih muda. Namun begitu, pelatih asal Italiano itu siap menhadapi pertarungan taktik dengan mentor tersebut dan menegaskan kemenangan kala bersua melawan Roma mutlak diraih timnya saat ini.
“Usia Zeman sama seperti ayah saya, dia sudah melatih sebelum saya lahir dan tetap menjadi pelatih yang hebat. Untuk pelatih muda seperti saya, dia menetapkan standard tinggi untuk cara tertentu bermain sepakbola dan saya mengaguminya. Kami akan mencoba untuk memenangkan pertandingan, seperti biasa, namun Zeman tidak dapat ditiru,” tuturnya.
"Dalam kasus apapun, besok kami ingin mengalahkan Roma dan bukan hanya Zeman. Ini akan menjadi ujian penting selain dari oposisi, seperti untuk pertama kalinya musim ini kami menghadapi tim kuat di San Siro. Kami memiliki hormat untuk Roma, tapi kami Inter dan kami ingin menang,” tandasnya.
I Nerazzurri dipastikan tidak akan diperkuat oleh sejumlah pilar yang masih dibekap cedera seperti Samir Handanovic, Dejan Stankovic, Ricky Alvarez, Joel Obi dan MacDonald Mariga.
Pelatih berusia 36 tahun itu, membuat karirnya sebagai pelatih tim muda Roma yang juga klub kota kelahirannya pada tahun 2005-2011. Di tangan dingin Stramaccioni tim muda Roma memenangkan dua gelar nasional primavera di dua tingkatan berbeda pada tahun 2007 dan 2010.
"Apakah saya mencari semacam balas dendam? Tidak. Jika saya di Inter, maka saya berutang kepada enam tahun saya menghabiskan di Roma. Itu adalah kebenaran. Saya akan selalu berterima kasih kepada Giallorossi, karena saya menjadi seorang pelatih profesional di Trigoria,” ujarnya dikutip Football-Italia, Minggu (2/9/2012).
Dia menambahkan, sosok pelatih Roma Zdenek Zeman dianggap sebagai panutan dalam mengawali karir kepelatihan bagi setiap pelatih muda. Namun begitu, pelatih asal Italiano itu siap menhadapi pertarungan taktik dengan mentor tersebut dan menegaskan kemenangan kala bersua melawan Roma mutlak diraih timnya saat ini.
“Usia Zeman sama seperti ayah saya, dia sudah melatih sebelum saya lahir dan tetap menjadi pelatih yang hebat. Untuk pelatih muda seperti saya, dia menetapkan standard tinggi untuk cara tertentu bermain sepakbola dan saya mengaguminya. Kami akan mencoba untuk memenangkan pertandingan, seperti biasa, namun Zeman tidak dapat ditiru,” tuturnya.
"Dalam kasus apapun, besok kami ingin mengalahkan Roma dan bukan hanya Zeman. Ini akan menjadi ujian penting selain dari oposisi, seperti untuk pertama kalinya musim ini kami menghadapi tim kuat di San Siro. Kami memiliki hormat untuk Roma, tapi kami Inter dan kami ingin menang,” tandasnya.
I Nerazzurri dipastikan tidak akan diperkuat oleh sejumlah pilar yang masih dibekap cedera seperti Samir Handanovic, Dejan Stankovic, Ricky Alvarez, Joel Obi dan MacDonald Mariga.
(aww)