Hamilton bocorkan rahasia McLaren di Twitter
Senin, 03 September 2012 - 23:54 WIB
Hamilton bocorkan rahasia McLaren di Twitter
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap McLaren Lewis Hamilton membeberkan beberapa informasi rahasia tentang mobil McLaren kepada publik melalui akun Twitternya. Ia membeberkan soal rincian telemetri mengenai mobil McLaren. Pihak Mclaren dengan cepat mengklarifikasi apabila data yang dikatakan pembalap asal Inggris tersebut salah.
Meski pembalap asal Inggris tersebut telah menghapus kicauannya di internet, namun ada beberapa pihak yang mengkhawatirkan bocornya data tentang telemetri yang bisa menunjukkan perbandingan kecepatan dan konfigurasi itu benar adanya. Data itu dapat memberikan wawasan berharga kepada tim lain tentang kinerja mobil McLaren.
Hamilton berniat menunjukkan kepada para fans, terkait perbedaan kecepatan pada kualifikasi antara mobilnya dan rekan setim, Jenson Button, yang akan menghuni posisi start terdepan untuk kali pertama dalam tiga tahun. Ia mengatakan, Button lolos dengan sayap spesifikasi baru. Sedangkan Hamilton mendapat sayap yang lama, sehingga harus menerima hasil yang kurang baik di kualifikasi GP Belgia.
Kepala Tim McLaren Martin Whitmarsh mengatakan telah memberitahukan kepada pembalapnya untuk menghapus data itu. Ia memilih tidak mempermasalahkan lebih lanjut tentang perbuatan Hamilton. "Saya pikir dia telah membuat penilaian yang salah dan kami memberitahukan dia untuk menghapusnya dan telah dilakukan. Saya pikir dia menyadari apa yang dia lakukan dan saya rasa hal ini tidak akan memengaruhinya," ucap Whitmarsh seperti dilansir Autosport, Senin (3/9/2012).
Serta ketika ditanya apakah ia merasa hal yang dilakukan Hamilton adalah pelanggaran karena membocorkan rahasia, Whitmarsh berkata: "Saya berpikir... tidak ada. Ia sudah memperbaikinya dengan cepat dan meminta maaf," sambungnya.
Direktur teknik McLaren Paddy Lowe juga menambahkan meragukan tim lain akan mengambil manfaat dari data yang diutarakan Hamilton. Menurutnya yang diposting adalah informasi yang salah. "Saya telah berbicara dengan insinyur dan itu bukan hal besar. Kenyataannya kami tidak berbagi data dengan dunia. Saya juga berfikir tidak akan menimbulkan dampak yang besar," terangnya.
Meski pembalap asal Inggris tersebut telah menghapus kicauannya di internet, namun ada beberapa pihak yang mengkhawatirkan bocornya data tentang telemetri yang bisa menunjukkan perbandingan kecepatan dan konfigurasi itu benar adanya. Data itu dapat memberikan wawasan berharga kepada tim lain tentang kinerja mobil McLaren.
Hamilton berniat menunjukkan kepada para fans, terkait perbedaan kecepatan pada kualifikasi antara mobilnya dan rekan setim, Jenson Button, yang akan menghuni posisi start terdepan untuk kali pertama dalam tiga tahun. Ia mengatakan, Button lolos dengan sayap spesifikasi baru. Sedangkan Hamilton mendapat sayap yang lama, sehingga harus menerima hasil yang kurang baik di kualifikasi GP Belgia.
Kepala Tim McLaren Martin Whitmarsh mengatakan telah memberitahukan kepada pembalapnya untuk menghapus data itu. Ia memilih tidak mempermasalahkan lebih lanjut tentang perbuatan Hamilton. "Saya pikir dia telah membuat penilaian yang salah dan kami memberitahukan dia untuk menghapusnya dan telah dilakukan. Saya pikir dia menyadari apa yang dia lakukan dan saya rasa hal ini tidak akan memengaruhinya," ucap Whitmarsh seperti dilansir Autosport, Senin (3/9/2012).
Serta ketika ditanya apakah ia merasa hal yang dilakukan Hamilton adalah pelanggaran karena membocorkan rahasia, Whitmarsh berkata: "Saya berpikir... tidak ada. Ia sudah memperbaikinya dengan cepat dan meminta maaf," sambungnya.
Direktur teknik McLaren Paddy Lowe juga menambahkan meragukan tim lain akan mengambil manfaat dari data yang diutarakan Hamilton. Menurutnya yang diposting adalah informasi yang salah. "Saya telah berbicara dengan insinyur dan itu bukan hal besar. Kenyataannya kami tidak berbagi data dengan dunia. Saya juga berfikir tidak akan menimbulkan dampak yang besar," terangnya.
(akr)