Stoner siap guncangkan tanah kelahiranya
Selasa, 04 September 2012 - 09:28 WIB
Stoner siap guncangkan tanah kelahiranya
A
A
A
Sindonews.com - Setelah menjalani operasi pergelangan kaki kanan beberapa waktu lalu,Casey Stoner yakin akan bisa kembali ke lintasan pada GP Australia, 28 Oktober mendatang. Pembalap asal Australia ini berharap dapat fit untuk balapan di sisa akhir musim ini sekaligus memberikan prestasi terakhir.
Stoner menderita cedera patah tulang pada pergelangan kakinya menyusul kecelakaan yang menimpanya saat latihan pada GP Indianapolis,dua pekan lalu.Saat itu,juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 tersebut terjatuh dengan posisi kaki kanan mendarat terlebih dulu. Menariknya,meski cedera,Stoner masih bisa mengikuti balapan dan berhasil menempati posisi keempat pada balapan tersebut. Namun,kondisi kakinya tetap perlu perawatan intensif yang memang berujung di meja operasi.
Kini,Stoner sudah merasa lebih baik dan dia optimistis akan mampu tampil kembali pada balapan kandang GP Australia di Phillip Island.Yang pasti,dia bertekad bisa merebut gelar juara pada seri itu.Apalagi,dia sudah memutuskan pensiun pada akhir musim ini. “Operasi saya berjalan lancar.Semua staf sudah melakukan pekerjaan besar,”kata Stoner,dilansir Theaustrlian.
“Sekarang kami tinggal menunggu kesembuhan kaki saya.Kami berharap segala sesuatunya sudah kembali normal saat penyelenggaraan GP Australia,Oktober mendatang,”sambungnya. Stoner sangat berharap bisa menjuarai GP Australia karena ingin memberikan kenangan yang indah bagi penggemar di tanah kelahirannya.Apalagi,balapan tersebut akan menjadi balapan terakhirnya di kandang sebelum pensiun di akhir musim.
Terpenting,dia ingin menciptakan rekor dengan meraih kemenangan keenam beruntunnya di Phillip Island. “Bisa menjalani balapan di Phillip Island adalah tujuan utama saya saat ini.Saya ingin menutup karier dengan meraih kemenangan di sirkuit itu.Tapi,jika cedera itu belum pulih,saya memilih tidak balapan,”kata Stroner. Yang jelas,hasil ini tentu saja merupakan kabar gembira untuk tim Repsol Honda. Sebab,rekan setimnya,Dani Pedrosa,sedang berjuang sendirian di Moto GP.
Alhasil, dengan kesuksesan operasi yang dilakukan Stoner,Honda merasa percaya diri bisa memberikan yang terbaik untuk Stoner yang akan membalap pada musim terakhirnya bersama tim pabrikan asal Jepang tersebut. “Dokter sangat senang dengan hasil operasi Stoner. Sekarang,kami tinggal menunggu periode pemulihan awal untuk melihat bagaimana kesembuhan pergelangan kakinya,” kata tim Honda dalam sebuah pernyataan.“ Dengan tidak adanya komplikasi,Stoner tidak perlu tinggal di rumah sakit.Dia telah kembali ke rumah.Kami dari Honda akan berusaha berbagi informasi tentang pemulihan Stoner,”tambah Honda.
Stoner menderita cedera patah tulang pada pergelangan kakinya menyusul kecelakaan yang menimpanya saat latihan pada GP Indianapolis,dua pekan lalu.Saat itu,juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 tersebut terjatuh dengan posisi kaki kanan mendarat terlebih dulu. Menariknya,meski cedera,Stoner masih bisa mengikuti balapan dan berhasil menempati posisi keempat pada balapan tersebut. Namun,kondisi kakinya tetap perlu perawatan intensif yang memang berujung di meja operasi.
Kini,Stoner sudah merasa lebih baik dan dia optimistis akan mampu tampil kembali pada balapan kandang GP Australia di Phillip Island.Yang pasti,dia bertekad bisa merebut gelar juara pada seri itu.Apalagi,dia sudah memutuskan pensiun pada akhir musim ini. “Operasi saya berjalan lancar.Semua staf sudah melakukan pekerjaan besar,”kata Stoner,dilansir Theaustrlian.
“Sekarang kami tinggal menunggu kesembuhan kaki saya.Kami berharap segala sesuatunya sudah kembali normal saat penyelenggaraan GP Australia,Oktober mendatang,”sambungnya. Stoner sangat berharap bisa menjuarai GP Australia karena ingin memberikan kenangan yang indah bagi penggemar di tanah kelahirannya.Apalagi,balapan tersebut akan menjadi balapan terakhirnya di kandang sebelum pensiun di akhir musim.
Terpenting,dia ingin menciptakan rekor dengan meraih kemenangan keenam beruntunnya di Phillip Island. “Bisa menjalani balapan di Phillip Island adalah tujuan utama saya saat ini.Saya ingin menutup karier dengan meraih kemenangan di sirkuit itu.Tapi,jika cedera itu belum pulih,saya memilih tidak balapan,”kata Stroner. Yang jelas,hasil ini tentu saja merupakan kabar gembira untuk tim Repsol Honda. Sebab,rekan setimnya,Dani Pedrosa,sedang berjuang sendirian di Moto GP.
Alhasil, dengan kesuksesan operasi yang dilakukan Stoner,Honda merasa percaya diri bisa memberikan yang terbaik untuk Stoner yang akan membalap pada musim terakhirnya bersama tim pabrikan asal Jepang tersebut. “Dokter sangat senang dengan hasil operasi Stoner. Sekarang,kami tinggal menunggu periode pemulihan awal untuk melihat bagaimana kesembuhan pergelangan kakinya,” kata tim Honda dalam sebuah pernyataan.“ Dengan tidak adanya komplikasi,Stoner tidak perlu tinggal di rumah sakit.Dia telah kembali ke rumah.Kami dari Honda akan berusaha berbagi informasi tentang pemulihan Stoner,”tambah Honda.
(wbs)