Berba masih tak terima di depak Fergie
Selasa, 04 September 2012 - 12:05 WIB
Berba masih tak terima di depak Fergie
A
A
A
Sindonews.com – Mantan striker Manchester United Dimitar Berbatov nampaknya masih belum terima dirinya dipecat The Red Devils. Bahkan ia mengaku pemecatan tersebut sebagai pengalaman terburuknya.
Seperti diketahui pemain yang akrab disapa Berba itu lebih sering dibangku cadangkan selama 18 bulan terakhir. Ia sempat mendiskusikan masa depannya dengan pelatih United, Sir Alex Ferguson. Namun, pelatih yang akrab disapa Fergie itu tak memberikan jawaban yang memuaskan bagi Berba.
Kekesalan Berba pada Fergie memuncak setelah pelatih berusia 70 tahun itu hanya mengatakan selamat tinggal kepadanya saat ia hendak bergabung bersama Fulham. Hal tersebut membuat pemain asal Bulgaria itu merasa tak dihargai oleh Fergie.
"Saya merasa buruk tentang semua yang terjadi di Manchester. Aku tidak layak mendapatkannya. Tapi pelatih memutuskan itu.Dia bilang dia ingin mengubah cara tim bermain dan saya tidak berguna lagi,” ungkap Fergie seperti dikutip The Sun, Selasa (4/9/2012)
"Saya punya harga diri saya sendiri. Saya melihat hal itu tidak akan seperti yang diharapkan. Tidak ada yang perlu malu. Saya memenangi dua gelar, saya menjadi top skorer,” tambahnya.
Bahkan mantan pemain Tottenham Hotspur itu mengaku hingga sampai saat ini dirinya tak pernah berbicara langsung dengan Fergie. Ia pun berniat menyampaikan surat perpisahannya kepada Fergie melalui surat.
"Saya mengucapkan selamat tinggal kepada banyak orang di United yang layak mendapatkannya. Saya tidak berbicara dengan Ferguson. Mungkin aku harus mengirimkan surat," pungkasnya.
Seperti diketahui pemain yang akrab disapa Berba itu lebih sering dibangku cadangkan selama 18 bulan terakhir. Ia sempat mendiskusikan masa depannya dengan pelatih United, Sir Alex Ferguson. Namun, pelatih yang akrab disapa Fergie itu tak memberikan jawaban yang memuaskan bagi Berba.
Kekesalan Berba pada Fergie memuncak setelah pelatih berusia 70 tahun itu hanya mengatakan selamat tinggal kepadanya saat ia hendak bergabung bersama Fulham. Hal tersebut membuat pemain asal Bulgaria itu merasa tak dihargai oleh Fergie.
"Saya merasa buruk tentang semua yang terjadi di Manchester. Aku tidak layak mendapatkannya. Tapi pelatih memutuskan itu.Dia bilang dia ingin mengubah cara tim bermain dan saya tidak berguna lagi,” ungkap Fergie seperti dikutip The Sun, Selasa (4/9/2012)
"Saya punya harga diri saya sendiri. Saya melihat hal itu tidak akan seperti yang diharapkan. Tidak ada yang perlu malu. Saya memenangi dua gelar, saya menjadi top skorer,” tambahnya.
Bahkan mantan pemain Tottenham Hotspur itu mengaku hingga sampai saat ini dirinya tak pernah berbicara langsung dengan Fergie. Ia pun berniat menyampaikan surat perpisahannya kepada Fergie melalui surat.
"Saya mengucapkan selamat tinggal kepada banyak orang di United yang layak mendapatkannya. Saya tidak berbicara dengan Ferguson. Mungkin aku harus mengirimkan surat," pungkasnya.
(wbs)