Persiba pertahankan 4 pemain lokal
Selasa, 04 September 2012 - 15:32 WIB
Persiba pertahankan 4 pemain lokal
A
A
A
Sindonews.com - Persiba Bantul berambisi bisa mempertahankan empat pemain lokal untuk kompetisi musim depan. Meski kontrak pemain sudah berakhir, klub yang mengakhiri peringkat 4 Indonesian Primier League (IPL) 2011-2012 ini berhasrat mempertahankan Nopendi, Slamet Widodo, Johan Manaji dan Riyanto berpindah ke klub lain.
Manager Persiba Briyanto mengatakan, kontrak pemain Persiba sudah berakhir saat para pemain menerima kebijakan rasionalisasi gaji atau terminasi yang ditawarkan konsorsium PT Mitra Bola Indonesia (MBI). "Ada sekitar 30-40% pemain yang rencananya dipertahankan. Di antaranya mereka yang dipertahankan adalah pemain lokal Bantul," katanya, Selasa (4/9/2012).
Dari 24 pemain klub berjuluk Laskar Sultan Agung season 2011-2012, ada 5 pemain asli Bantul. Mereka adalah Nopendi yang berposisi sebagai pemain belakang, Johan Manaji (tengah), Slamet Widodo (belakang), Riyanto (depan) dan Agus Marwanto (kiper). "Persiba mempertahankan empat dari lima pemain asli Bantul, yang kita lepas hanya Agus Marwanto," imbuhnya.
Untuk mengisi posisi Agus Marwanto yang bertindak sebagai kiper ketiga, managemen memilih kiper baru hasil pemantauan Liga Sepak Bola Pengda PSSI Bantul dan Copa Bantul. "Pengganti Agus Marwanto tetap berasal dari Bantul, karena merupakan hasil seleksi pada liga dan copa Bantul," kata Briyanto.
Dia menambahkan, untuk pemain lainnya keputusan diserahkan kepada masing-masing pemain lain. Mereka boleh meninggalkan Persiba atau tetap bertahan berseragam Merah-merah (jersey home Persiba). "Karena kontrak sudah berakhir, siapa pun bisa boleh memilih klub yang diinginkan. Ingin pergi silakan, mau bertahan di Persiba kami ucapkan terima kasih. Itu bukti pemain memiliki loyalitas tinggi terhadap Persiba dengan segala kelebihan dan kekurangannya," jelasnya.
Briyanto mengakui, ada pemain yang ingin hengkang, namun banyak juga yang memilih bertahan di Persiba. Salah satu pemain yang ingin bertahan adaah kiper utama Wahyu Tri Nugroho (WTN). Bahkan, kata Briyanto, kiper Timnas Indonesia itu sudah berkomunikasi langsung dengan managemen mengungkapkan keinginanya untuk bertahan. "Kami bersyukur, dia (WTN) masih bersedia bersama kami," imbuhnya.
Lebih lanjut Briyanto mengaku tidak kawatir jika banyak pemain memilih hengkang ke klub lain. Managemen pasti akan mencari pengganti pemain baru. Hanya saja, untuk saat ini managemen belum bertindak siapa saja pemain yang dibidik untuk memperkuat Persiba mengarungi musim depan. "Soal bidik ini dan bidik itu, semua masih wacana. Tunggu saja dulu format kompetisi musim depan itu seperti apa nantinya," kata dia.
Selain itu, membidik pemain baru juga berdasakan masukan dari pelatih kepala agar sesuai dengan skema dan kebutuhan tim. Saat ini saja, Persiba belum menunjuk pelatih kepala untuk musim depan. "Siapa pemain yang dibutuhkan kan harus sesuai kebutuhan tim. Itu perlu masukan dari pelatih kepala karena yang akan menentukan formasi di lapangan," ujarnya.
Manager Persiba Briyanto mengatakan, kontrak pemain Persiba sudah berakhir saat para pemain menerima kebijakan rasionalisasi gaji atau terminasi yang ditawarkan konsorsium PT Mitra Bola Indonesia (MBI). "Ada sekitar 30-40% pemain yang rencananya dipertahankan. Di antaranya mereka yang dipertahankan adalah pemain lokal Bantul," katanya, Selasa (4/9/2012).
Dari 24 pemain klub berjuluk Laskar Sultan Agung season 2011-2012, ada 5 pemain asli Bantul. Mereka adalah Nopendi yang berposisi sebagai pemain belakang, Johan Manaji (tengah), Slamet Widodo (belakang), Riyanto (depan) dan Agus Marwanto (kiper). "Persiba mempertahankan empat dari lima pemain asli Bantul, yang kita lepas hanya Agus Marwanto," imbuhnya.
Untuk mengisi posisi Agus Marwanto yang bertindak sebagai kiper ketiga, managemen memilih kiper baru hasil pemantauan Liga Sepak Bola Pengda PSSI Bantul dan Copa Bantul. "Pengganti Agus Marwanto tetap berasal dari Bantul, karena merupakan hasil seleksi pada liga dan copa Bantul," kata Briyanto.
Dia menambahkan, untuk pemain lainnya keputusan diserahkan kepada masing-masing pemain lain. Mereka boleh meninggalkan Persiba atau tetap bertahan berseragam Merah-merah (jersey home Persiba). "Karena kontrak sudah berakhir, siapa pun bisa boleh memilih klub yang diinginkan. Ingin pergi silakan, mau bertahan di Persiba kami ucapkan terima kasih. Itu bukti pemain memiliki loyalitas tinggi terhadap Persiba dengan segala kelebihan dan kekurangannya," jelasnya.
Briyanto mengakui, ada pemain yang ingin hengkang, namun banyak juga yang memilih bertahan di Persiba. Salah satu pemain yang ingin bertahan adaah kiper utama Wahyu Tri Nugroho (WTN). Bahkan, kata Briyanto, kiper Timnas Indonesia itu sudah berkomunikasi langsung dengan managemen mengungkapkan keinginanya untuk bertahan. "Kami bersyukur, dia (WTN) masih bersedia bersama kami," imbuhnya.
Lebih lanjut Briyanto mengaku tidak kawatir jika banyak pemain memilih hengkang ke klub lain. Managemen pasti akan mencari pengganti pemain baru. Hanya saja, untuk saat ini managemen belum bertindak siapa saja pemain yang dibidik untuk memperkuat Persiba mengarungi musim depan. "Soal bidik ini dan bidik itu, semua masih wacana. Tunggu saja dulu format kompetisi musim depan itu seperti apa nantinya," kata dia.
Selain itu, membidik pemain baru juga berdasakan masukan dari pelatih kepala agar sesuai dengan skema dan kebutuhan tim. Saat ini saja, Persiba belum menunjuk pelatih kepala untuk musim depan. "Siapa pemain yang dibutuhkan kan harus sesuai kebutuhan tim. Itu perlu masukan dari pelatih kepala karena yang akan menentukan formasi di lapangan," ujarnya.
(wbs)