Inter beberkan alasan menjual Balotelli
Selasa, 04 September 2012 - 18:28 WIB
Inter beberkan alasan menjual Balotelli
A
A
A
Sindonews.com - Direktuk Teknik Inter Milan Marco Branca membeberkan alasan klubnya menjual Mario Balotelli dan Mattia Destro. Kedua pemain tersebut dinilai berbagai kalangan sebagai striker paling menjanjikan masa depan di sepakbola Italia dan skuad Cesare Prandelli di Piala Dunia 2014 mendatang.
Meski dinilai memiliki prospek cerah, manajemen Inter pun akhirnya melepas Balotelli ke Manchester City dengan bandrol sebesar 22 juta euro pada musim 2010.
"Mario meninggalkan kami menyusul kesuksesan meraih Treble. Bahkan setelah itu, kami harus berpikir tentang keuangan. Pada bursa transfer saat itu kami berpelunang mendapatkan sejumlah uang ,maka Anda harus membuat pengorbanan kecil,” kata Branca dikutip Sky Sport Italia, Selasa (4/9/2012).
Sedangkan, Destro yang namanya mulai mencuat kala membela Siena, dengan menorehkan 12 gol dari 30 penampilan musim lalu. Pemain yang memilki hak kepemilikan bersama Inter dengan Genoa itu akhirnya dilepas ke AS Roma awal musim ini.
"Kami menjual Destro karena masalah darurat di pertahanan kami. Kami harus melakukan investasi bek Italia yang kuat muda untuk masa depan. Dalam rangka untuk mendapatkan Ranocchia kami harus mengorbankan Destro. Dinamika itu adalah benar-benar sederhana,” imbuhnya.
Meski dinilai memiliki prospek cerah, manajemen Inter pun akhirnya melepas Balotelli ke Manchester City dengan bandrol sebesar 22 juta euro pada musim 2010.
"Mario meninggalkan kami menyusul kesuksesan meraih Treble. Bahkan setelah itu, kami harus berpikir tentang keuangan. Pada bursa transfer saat itu kami berpelunang mendapatkan sejumlah uang ,maka Anda harus membuat pengorbanan kecil,” kata Branca dikutip Sky Sport Italia, Selasa (4/9/2012).
Sedangkan, Destro yang namanya mulai mencuat kala membela Siena, dengan menorehkan 12 gol dari 30 penampilan musim lalu. Pemain yang memilki hak kepemilikan bersama Inter dengan Genoa itu akhirnya dilepas ke AS Roma awal musim ini.
"Kami menjual Destro karena masalah darurat di pertahanan kami. Kami harus melakukan investasi bek Italia yang kuat muda untuk masa depan. Dalam rangka untuk mendapatkan Ranocchia kami harus mengorbankan Destro. Dinamika itu adalah benar-benar sederhana,” imbuhnya.
(akr)