Vettel: Minta Grosjean dihukum keras

Jum'at, 07 September 2012 - 18:24 WIB
Vettel: Minta Grosjean...
Vettel: Minta Grosjean dihukum keras
A A A
Sindonews.com - Sebastian Vettel mengatakan Formula 1 (F1) harus bekerja lebih keras untuk menerapkan hukuman dengan benar. Hal ini terkait sejumlah insiden yang melibatkan Romain Grosjean pada awal musim ini, namun pembahasan mengenai hukuman tersebut kurang keras.

Menurut Vettel, kejadian yang dilakukan Grosjean bukan untuk pertama kalinya dan agar tidak terjadi kejadian hal serupa lagi di dalam lintasan seluruh pengurus F1 harus memberikan peringatan keras terhadap pengendara yang tidak mematuhi aturan.

"Saya pikir sangat sulit bagi pengurus F1 untuk menemukan hukuman yang tepat. Tapi, saya pikir hukuman untuk Grosjean harus sangat keras dan memberikan peringatan jika dia lakukan hal yang sama dia pantas balapan di sini," kata Vettel seperti dilansir Sky Sports, Jumat (7/9/2012).

"Grosjaen mungkin sudah mendapatkan hukuman larangan tampil, namun justru disitulah kesulitan pengurus F1 untuk memutuskan apa yang terbaik untuk dilakukan. Padahal tidak setiap hukuman akhir mungkin adalah salah satu yang tepat pada saat itu," tandasnya.
(wbs)
Berita Terkini
10 Negara yang Pernah...
10 Negara yang Pernah Diskors FIFA karena Intervensi Politik: Ada Indonesia hingga Rusia
3 jam yang lalu
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
6 jam yang lalu
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
6 jam yang lalu
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat...
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat dengan Cristiano Ronaldo
8 jam yang lalu
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
8 jam yang lalu
Amerika Serikat Tersingkir,...
Amerika Serikat Tersingkir, Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved