Alami masalah mesin, Alonso kecewa
Sabtu, 08 September 2012 - 23:07 WIB
Alami masalah mesin, Alonso kecewa
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Ferrari, Fernando Alonso mengaku kecewa saat kualifikasi F1 Grand Prix Italia dimana dirinya hanya mampu menempati posisi ke 10 akibat mobilnya mengalami kerusakan mesin pada Q3 di sirkuit Monza.
"Sesuatu telah pecah di dalam mobil saat putaran terakhir Q3 dan kami tidak punya waktu untuk memperbaikinya, jadi saya berusaha unutuk melanjutkan lagi untuk kembali ke dalam lintasan dan saya langsung berpikir apakah bisa mengalahkan lawan kami, tapi sayangnya kami tidak mampu berada di Pole terdepan dan saya sangat kecewa dengan masalah ini," kata Alonso seperti dilansir Sky Sports, Sabtu (8/9/2012).
"Kami jauh dalam perolehan waktu dengan McLaren. Ferrari mencatatkan waktu 24,1 di Q2, sementara McLaren berhasil mencatatkan 24,0 di Q3. Ini jelas bahwa kami kehilangan satu kesempatan besar. Tapi tidak ada yang bisa kami lakukan sekarang selain mencoba keluar besok. Saat ini kendaraan kami akan diperbaiki, jadi kami akan melihat apa yang bisa kami lakukan ketika berada diurutan ke-10," sambungnya.
Senada dengan pendapat Alonso, Kepala tim Ferrari, Stefano Domenicali mengakui ada sedikit masalah dengan bagian belakang mobil dan insiden ini jelas akibat kesalahan mesin serta kegagalan mekanik Ferrari yang tidak segera memperbaikinya.
"Itu terjadi di lap pertama Q3, kami tahu bahwa mobil itu tidak baik dan Alonso mengerti situasi tersebut. Tentu saja kami sangat kecewa padahal kami bisa melakukan yang terbaik saat kualifikasi," tambahnya.
"Sesuatu telah pecah di dalam mobil saat putaran terakhir Q3 dan kami tidak punya waktu untuk memperbaikinya, jadi saya berusaha unutuk melanjutkan lagi untuk kembali ke dalam lintasan dan saya langsung berpikir apakah bisa mengalahkan lawan kami, tapi sayangnya kami tidak mampu berada di Pole terdepan dan saya sangat kecewa dengan masalah ini," kata Alonso seperti dilansir Sky Sports, Sabtu (8/9/2012).
"Kami jauh dalam perolehan waktu dengan McLaren. Ferrari mencatatkan waktu 24,1 di Q2, sementara McLaren berhasil mencatatkan 24,0 di Q3. Ini jelas bahwa kami kehilangan satu kesempatan besar. Tapi tidak ada yang bisa kami lakukan sekarang selain mencoba keluar besok. Saat ini kendaraan kami akan diperbaiki, jadi kami akan melihat apa yang bisa kami lakukan ketika berada diurutan ke-10," sambungnya.
Senada dengan pendapat Alonso, Kepala tim Ferrari, Stefano Domenicali mengakui ada sedikit masalah dengan bagian belakang mobil dan insiden ini jelas akibat kesalahan mesin serta kegagalan mekanik Ferrari yang tidak segera memperbaikinya.
"Itu terjadi di lap pertama Q3, kami tahu bahwa mobil itu tidak baik dan Alonso mengerti situasi tersebut. Tentu saja kami sangat kecewa padahal kami bisa melakukan yang terbaik saat kualifikasi," tambahnya.
(akr)