2014, Kubica berencana kembali jajal F1
Minggu, 09 September 2012 - 21:10 WIB
2014, Kubica berencana kembali jajal F1
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap asal Polandia, Robert Kubica mengatakan tetap optimis dirinya akan bisa kembali menjajal ketatnya persaingan Formula 1. Setelah pada tahun lalu ia mengalami cedera saat melakukan reli mobil dan memaksanya untuk keluar dari F1. Ia mengungkapkan baru akan siap kembali pada sekitar tahun 2014 mendatang.
"Kembali dalam F1? Di tahun 2014 mungkin, tapi saya masih tidak tahu apakah dalam perjalanan nanti akan membawa saya ke sana," ungkap pembalap berusia 27 tahun ini seperti dilansir Crash, Minggu (9/9/2012).
"Saya tidak ingin terlalu terburu-buru untuk memulai lomba, jadi saya sekarang akan melakukan ajang Reli Ronde Gomitolo di Lana bersama dengan Subaru. Maka akan lihat nanti akan seperti apa," sambungnya.
Kubica sendiri sebelumnya sering dikaitkan akan menggantikan peran Felipe Massa di Ferrari sebelum ia mengalami kecelakaan yang membuatnya menderita beberapa cedera pada tangan dan kaki akibat kecelakaan di tahun 2011 tersebut.
Meski dirinya menunjukkan kemajuan dalam pemulihan yang positif dengan mampu mengikuti reli. Tapi ia masih harus membuktikan apabila dirinya masih bisa menangani mobil F1 yang sebenarnya bukan dalam simulasi.
Terkait isu pembicaraan yang dilakukan Kubica dengan tim lain, ketua Renault, Eric Boullier mengatakan timnya tidak banyak berhubungan dengan Kubica sejak awal tahun, tapi beberapa tim lain termasuk Ferrari tetap memantau perkembangan pemulihan Kubica.
"Dia berhenti melakukan kontak dengan kami pada bulan lalu. Saya tidak bisa membuat asumsi apapun karena saya sudah tidak berhubungan dengan dia lagi," tandasnya.
"Kembali dalam F1? Di tahun 2014 mungkin, tapi saya masih tidak tahu apakah dalam perjalanan nanti akan membawa saya ke sana," ungkap pembalap berusia 27 tahun ini seperti dilansir Crash, Minggu (9/9/2012).
"Saya tidak ingin terlalu terburu-buru untuk memulai lomba, jadi saya sekarang akan melakukan ajang Reli Ronde Gomitolo di Lana bersama dengan Subaru. Maka akan lihat nanti akan seperti apa," sambungnya.
Kubica sendiri sebelumnya sering dikaitkan akan menggantikan peran Felipe Massa di Ferrari sebelum ia mengalami kecelakaan yang membuatnya menderita beberapa cedera pada tangan dan kaki akibat kecelakaan di tahun 2011 tersebut.
Meski dirinya menunjukkan kemajuan dalam pemulihan yang positif dengan mampu mengikuti reli. Tapi ia masih harus membuktikan apabila dirinya masih bisa menangani mobil F1 yang sebenarnya bukan dalam simulasi.
Terkait isu pembicaraan yang dilakukan Kubica dengan tim lain, ketua Renault, Eric Boullier mengatakan timnya tidak banyak berhubungan dengan Kubica sejak awal tahun, tapi beberapa tim lain termasuk Ferrari tetap memantau perkembangan pemulihan Kubica.
"Dia berhenti melakukan kontak dengan kami pada bulan lalu. Saya tidak bisa membuat asumsi apapun karena saya sudah tidak berhubungan dengan dia lagi," tandasnya.
(akr)