Mourinho lebih takut Dortmund dibanding City
Senin, 10 September 2012 - 01:40 WIB
Mourinho lebih takut Dortmund dibanding City
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho mengatakan lebih mewaspadai Borussia Dortmund sebagai ancaman terbesar untuk Real Madrid pada Group D Liga Champions dibandingkan dengan juara Liga Premier Inggris, Manchester City. Madrid sendiri tergabung di Grup D bersama dengan Ajax, City dan Dortmund.
"Saya tidak yakin Manchester City akan jadi lawan terberat kami. Borussia Dortmund telah menjuarai Bundesliga dalam dua tahun terakhir, rasanya lebih berat," ungkap Mourinho seperti dilansir Soccerway.
"Mereka bermain dengan sangat rapih dan sangat berpengalaman, dengan banyak pemain bintang dari Jerman dan dua orang dari Polandia. Suporter mereka di stadion juga sangat menarik," tambahnya.
Mourinho malah balik menyindir City, yang disebutnya sebagai klub yang hanya pandai menghambur-hamburkan uang. Meski semua uang di dunia berhasil dikumpulkan mereka, Mourinho tidak yakin tim besutan Roberto Mancini bisa menjadi juara Eropa.
"Investor Abu Dhabi telah menghabiskan banyak uang, karena mereka ingin memastikan meraih Piala Eropa yang selalu saja lolos dari tangan mereka," kata mantan bos Chelsea itu.
"Tapi, tradisi klub besar seperti Real Madrid, Barcelona dan Bayern Munchen tidak bisa dibeli. Pemain-pemain terbaik dunia selalu ingin pergi ke sana," tandasnya.
"Saya tidak yakin Manchester City akan jadi lawan terberat kami. Borussia Dortmund telah menjuarai Bundesliga dalam dua tahun terakhir, rasanya lebih berat," ungkap Mourinho seperti dilansir Soccerway.
"Mereka bermain dengan sangat rapih dan sangat berpengalaman, dengan banyak pemain bintang dari Jerman dan dua orang dari Polandia. Suporter mereka di stadion juga sangat menarik," tambahnya.
Mourinho malah balik menyindir City, yang disebutnya sebagai klub yang hanya pandai menghambur-hamburkan uang. Meski semua uang di dunia berhasil dikumpulkan mereka, Mourinho tidak yakin tim besutan Roberto Mancini bisa menjadi juara Eropa.
"Investor Abu Dhabi telah menghabiskan banyak uang, karena mereka ingin memastikan meraih Piala Eropa yang selalu saja lolos dari tangan mereka," kata mantan bos Chelsea itu.
"Tapi, tradisi klub besar seperti Real Madrid, Barcelona dan Bayern Munchen tidak bisa dibeli. Pemain-pemain terbaik dunia selalu ingin pergi ke sana," tandasnya.
(akr)