Bermain 10 orang, Timnas senior dihantam Korut
Senin, 10 September 2012 - 22:29 WIB
Bermain 10 orang, Timnas senior dihantam Korut
A
A
A
Sindonews.com – Timnas Indonesia harus mengakui ketangguhan timnas Korea Utara (Korut). Tim berjuluk Chollima itu menghajar Indonesia dengan skor 2-0 pada laga SCTV Cup di Stadion Gelora Bung Karno, Senin malam (10/9).
Pada babak pertama, Korut langsung tampil menyerang. Pada menit keempat, mereka nyaris membuka keunggulan melalui sepakan Nam Chol Pak. Beruntung, sepakannya mampu ditepis kiper Timnas Indonesia yang dikawal Endra Prasetya.
Terus mendapatkan tekanan dari tim berperingkat ke-81 dunia itu, Indonesia akhirnya mampu mendapatkan peluang emas melalui serangan balik yang dilakukan Irfan Bachdim. Setelah melakukan sprint,d ia memberikan umpan ke Elie Aiboy yang diteruskan ke Oktovianus Maniani. Sayang, tendangan pemain yang akrab disapa Okto itu gagal membuahkan gol. Tendangan Okto hanya membentur tiang gawang.
Di sisa babak pertama, Korut terus mengurung pertahanan Indonesia. Sejumlah sepakan jarak jauh dilancarkan oleh Nam Chol Pak dkk. Namun, cara tersebut belum mampu menjebol gawang Prasetya. Hingga turun minum skor kacamata tak berubah.
Di babak kedua, Korut masih mampu mendominasi jalannya pertandingan. Sementara Indonesia hanya mampu merapatkan pertahanan. Sesekali Irfan cs melakukan serangan balik, tapi dapat dengan mudah dipatahkan penggawa Korut.
Petaka bagi Timnas Indonesia terjadi di menit ke-65 saat bek kanan Handi Ramdhan mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras. Mendapatkan tendangan bebas tak disia-siakan Korut. Park Song Choi yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya setelah tendangannya tak mampu ditahan Prasetya. Skor berubah 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Indonesia mencoba keluar menekan. Namun, bukannya menyamakan kedudukan Indonesia malah semakin ketinggalan setelah Korut menggandakan keunggulan pada menit-ke-76. Gol tersebut dicetak oleh Jong IlGwan usai memanfaatkan bola rebound hasil sundulan dari An Il Bom.
Di sisa babak kedua kedua tim saling jual beli serangan. Namun hingga wasit meniupkan peluit panjang skor 2-0 tak berubah.
Pada babak pertama, Korut langsung tampil menyerang. Pada menit keempat, mereka nyaris membuka keunggulan melalui sepakan Nam Chol Pak. Beruntung, sepakannya mampu ditepis kiper Timnas Indonesia yang dikawal Endra Prasetya.
Terus mendapatkan tekanan dari tim berperingkat ke-81 dunia itu, Indonesia akhirnya mampu mendapatkan peluang emas melalui serangan balik yang dilakukan Irfan Bachdim. Setelah melakukan sprint,d ia memberikan umpan ke Elie Aiboy yang diteruskan ke Oktovianus Maniani. Sayang, tendangan pemain yang akrab disapa Okto itu gagal membuahkan gol. Tendangan Okto hanya membentur tiang gawang.
Di sisa babak pertama, Korut terus mengurung pertahanan Indonesia. Sejumlah sepakan jarak jauh dilancarkan oleh Nam Chol Pak dkk. Namun, cara tersebut belum mampu menjebol gawang Prasetya. Hingga turun minum skor kacamata tak berubah.
Di babak kedua, Korut masih mampu mendominasi jalannya pertandingan. Sementara Indonesia hanya mampu merapatkan pertahanan. Sesekali Irfan cs melakukan serangan balik, tapi dapat dengan mudah dipatahkan penggawa Korut.
Petaka bagi Timnas Indonesia terjadi di menit ke-65 saat bek kanan Handi Ramdhan mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras. Mendapatkan tendangan bebas tak disia-siakan Korut. Park Song Choi yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya setelah tendangannya tak mampu ditahan Prasetya. Skor berubah 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Indonesia mencoba keluar menekan. Namun, bukannya menyamakan kedudukan Indonesia malah semakin ketinggalan setelah Korut menggandakan keunggulan pada menit-ke-76. Gol tersebut dicetak oleh Jong IlGwan usai memanfaatkan bola rebound hasil sundulan dari An Il Bom.
Di sisa babak kedua kedua tim saling jual beli serangan. Namun hingga wasit meniupkan peluit panjang skor 2-0 tak berubah.
(aww)