Diarra pilih Anzhi, karena faktor Eto'o
Selasa, 11 September 2012 - 13:08 WIB
Diarra pilih Anzhi, karena faktor Eto'o
A
A
A
Sindonews.com – Mantan gelandang Real Madrid Lassana Diarra memutuskan melanjutkan karir menuju klub kaya Rusia Anzhi Makhachkala jelang penutupan bursa transfer musim panas ini. keputusan ini cukup mengejutkan, pasalnya pemain timnas Prancis itu sebelumnya santer dikaitkan dengan dua klub besar AC Milan dan Fenerbahce.
Tak ayal banyak kalangan menilai Diarra berlabuh ke Anzhi karena faktor uang semata. Namun pemain berusia berusia 27 tahun tersebut akhirnya buka suara dan menyebut keinginan untuk satu tim dengan striker asal Kamerun, Samuel Eto'o adalah salah satu pertimbangan menerima pinangan bermain di Rusia.
"Spartak sebenarnya juga menunjukkan minat pada saya musim panas ini, tetapi pada waktu itu saya hanya terfokus pada Real Madrid. Secara keseluruhan, saya tidak pernah berbicara kepada klub manapun tapi Anzhi tertarik pada saya lebih dari yang lain,” ujar Diarra dikutip situs resmi klub, Selasa (11/9/2012).
“Tetapi hal yang paling penting bagi saya adalah bahwa bisa bermain bersama Samuel Eto'o di sini. Dia seperti kakak bagi saya, mengapa kami tidak bisa sukses bersama,” ungkapnya.
Sepak bola Rusia memiliki reputasi buruk mengenai masalah rasis dalam beberapa tahun terakhir. Tapi permasalahan itu tak membuat Diarra takut, ia percaya dirinya tidak akan menjadi sasaran diskriminasi dri suporter klub Rusia.
"Tentu saja tidak ada tempat untuk rasisme dalam sepak bola. FIFA dan UEFA pasti mengambil tindakan tegas. Dalam karier saya, saya tidak pernah mengalami masalah itu," pungkasnya
Tak ayal banyak kalangan menilai Diarra berlabuh ke Anzhi karena faktor uang semata. Namun pemain berusia berusia 27 tahun tersebut akhirnya buka suara dan menyebut keinginan untuk satu tim dengan striker asal Kamerun, Samuel Eto'o adalah salah satu pertimbangan menerima pinangan bermain di Rusia.
"Spartak sebenarnya juga menunjukkan minat pada saya musim panas ini, tetapi pada waktu itu saya hanya terfokus pada Real Madrid. Secara keseluruhan, saya tidak pernah berbicara kepada klub manapun tapi Anzhi tertarik pada saya lebih dari yang lain,” ujar Diarra dikutip situs resmi klub, Selasa (11/9/2012).
“Tetapi hal yang paling penting bagi saya adalah bahwa bisa bermain bersama Samuel Eto'o di sini. Dia seperti kakak bagi saya, mengapa kami tidak bisa sukses bersama,” ungkapnya.
Sepak bola Rusia memiliki reputasi buruk mengenai masalah rasis dalam beberapa tahun terakhir. Tapi permasalahan itu tak membuat Diarra takut, ia percaya dirinya tidak akan menjadi sasaran diskriminasi dri suporter klub Rusia.
"Tentu saja tidak ada tempat untuk rasisme dalam sepak bola. FIFA dan UEFA pasti mengambil tindakan tegas. Dalam karier saya, saya tidak pernah mengalami masalah itu," pungkasnya
(aww)