Panpel Indonesia v Vietnam siapkan 35 ribu tiket
Rabu, 12 September 2012 - 22:13 WIB
Panpel Indonesia v Vietnam siapkan 35 ribu tiket
A
A
A
Sindonews.com - Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Timnas Indonesia melawan Vietnam menyediakan 35 ribu tiket. Sementara untuk harga tiket bervariasi mulai dari Rp25 ribu hingga Rp 75 Ribu. Rencana pertandingan itu akan dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu 15 September 2012.
Menurut Ketua Panpel Gede Widiade, sebanyak 35 ribu tempat duduk yang siap di stadion tersebut. Namun demikian, jumlah tersebut tidak dapat dijadikan patokan. Pasalnya, penonton bisa jadi membeludak.
"Mengacu pada pertandingan ketika melawan Queens Park Rangers (QPR) penonton mencapai 60 ribu," kata Gede di Surabaya, Rabu (12/9/2012).
CEO Persebaya itu juga mengatakan, even ini akan dijadikan tolok ukur bahwa Surabaya mampu menyelenggarakan even kelas internasional. Karena itu, dalam pertandingan ini harus berjalan kondusif. Ia mengungkapkan, jika even ini sukses maka akan berlanjut sejumlah even besar lainnya. "Termasuk nanti akan mendatangkan klub dari Belanda PSV Eindhoven dalam waktu dekat," ungkapnya.
Ia juga berharap dalam laga Indonesia dengan Vietnam ini para penonton menjaga kondusifitas pertandingan. Ia mengimbau, agar saat masuk Stadion GBT, penonton tidak membawa kembang api atau sinar laser. Kata Gede, laga kali ini merupakan agenda resmi dari FIFA. Sehingga jika ada kesalahan tentunya Induk sepak bola ini akan memberikan sanksi.
"Kami menghimbau agar tidak menyalakan kembang api atau sinar laser. Karena memang agenda internasional nanti bisa kena sangsi oleh FIFA," tukasnya.
Menurut Ketua Panpel Gede Widiade, sebanyak 35 ribu tempat duduk yang siap di stadion tersebut. Namun demikian, jumlah tersebut tidak dapat dijadikan patokan. Pasalnya, penonton bisa jadi membeludak.
"Mengacu pada pertandingan ketika melawan Queens Park Rangers (QPR) penonton mencapai 60 ribu," kata Gede di Surabaya, Rabu (12/9/2012).
CEO Persebaya itu juga mengatakan, even ini akan dijadikan tolok ukur bahwa Surabaya mampu menyelenggarakan even kelas internasional. Karena itu, dalam pertandingan ini harus berjalan kondusif. Ia mengungkapkan, jika even ini sukses maka akan berlanjut sejumlah even besar lainnya. "Termasuk nanti akan mendatangkan klub dari Belanda PSV Eindhoven dalam waktu dekat," ungkapnya.
Ia juga berharap dalam laga Indonesia dengan Vietnam ini para penonton menjaga kondusifitas pertandingan. Ia mengimbau, agar saat masuk Stadion GBT, penonton tidak membawa kembang api atau sinar laser. Kata Gede, laga kali ini merupakan agenda resmi dari FIFA. Sehingga jika ada kesalahan tentunya Induk sepak bola ini akan memberikan sanksi.
"Kami menghimbau agar tidak menyalakan kembang api atau sinar laser. Karena memang agenda internasional nanti bisa kena sangsi oleh FIFA," tukasnya.
(wbs)