Domenicali : Raikkonen penantang serius Alonso
Rabu, 12 September 2012 - 22:36 WIB
Domenicali : Raikkonen penantang serius Alonso
A
A
A
Sindonews.com - CEO Ferrari Stefano Domenicali menganggap pembalap Lotus Renault Kimi Raikkonen sebagai ancaman besar bagi Fernando Alonso dalam perebutan gelar juara dunia F1 tahun ini. Domenicali mengatakan, mantan pembalap Ferrari itu kini hanya terpaut 38 poin (141) di bawah Alonso (179).
Selain itu, pembalap McLaren Lewis Hamilton juga menjadi salah satu pesaing utama dalam balapan F1 tahun ini. Dominicali bersikeras bahwa semua pembalap yang berada di peringkat satu hingga enam tidak boleh dianggap remeh. Pasalnya, apa pun bisa terjadi dalam jalur lintasan.
"Saya selalu mengatakan Raikkonen, selangkah demi selangkah akan menjadi pembalap yang semakin berbahaya ketika dia semakin dekat dalam perebutan gelar juara F1," kata Domenicali seperti dilansir Crash, Rabu (12/9/2012).
"Selain Raikkonen, Hamilton juga menjadi ancaman besar bagi Ferrari di mana saat menggunakan kendaraannya dia terlihat sangat kuat dan kami telah melihat dalam dua balapan terkakhir bahwa apa pun bisa terjadi. Jadi semua pembalap yang berada di peringkat satu hingga enam harus diwaspadai, itulah satu-satunya hal yang harus kami lakukan sekarang," tandasnya.
Selain itu, pembalap McLaren Lewis Hamilton juga menjadi salah satu pesaing utama dalam balapan F1 tahun ini. Dominicali bersikeras bahwa semua pembalap yang berada di peringkat satu hingga enam tidak boleh dianggap remeh. Pasalnya, apa pun bisa terjadi dalam jalur lintasan.
"Saya selalu mengatakan Raikkonen, selangkah demi selangkah akan menjadi pembalap yang semakin berbahaya ketika dia semakin dekat dalam perebutan gelar juara F1," kata Domenicali seperti dilansir Crash, Rabu (12/9/2012).
"Selain Raikkonen, Hamilton juga menjadi ancaman besar bagi Ferrari di mana saat menggunakan kendaraannya dia terlihat sangat kuat dan kami telah melihat dalam dua balapan terkakhir bahwa apa pun bisa terjadi. Jadi semua pembalap yang berada di peringkat satu hingga enam harus diwaspadai, itulah satu-satunya hal yang harus kami lakukan sekarang," tandasnya.
(aww)