Madrid jangan takut kehilangan CR7
Jum'at, 14 September 2012 - 23:49 WIB
Madrid jangan takut kehilangan CR7
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon percaya klub berjuluk Los Blancos tersebut harus segera menjual Cristiano Ronaldo apabila benar kabar yang mengatakan pemain tim nasional Portugal tersebut tidak bahagia. Ia juga menegaskan manajemen Madrid seharusnya tidak boleh takut kehilangan CR7.
Petinggi Madrid yang terakhir menangani El Real pada 2009 ini juga mengkritik kepemimpinan Madrid saat ini dibawah Florentino Perez. Perez juga merupakan orang dibalik perekrutan Ronaldo dengan biaya transfer yang mencapai 80 juta pound.
"Jika seorang pemain tidak bahagia, maka mereka harus pergi. Itu juga terjadi dengan Robinho. Melalui proses transfer dramatis, dia berhasil dijual dengan 48 juta euro setelah dibeli dengan hanya seharga 28 juta euro. Itu kesepakatan yang bagus," kata Calderon kepada Eurosport Magazine seperti dilansir Soccerway, Jumat (14/9/2012).
Calderon juga menyuarakan keprihatinan tentang orang-orang terdekat bintang Portugal tersebut yang menjadi semakin berkuasa dibandingkan dengan manajemen Madrid sendiri di Santiago Bernabeu.
"Jorge Mendes saat ini adalah presiden klub, presiden yang berkuasa tanpa dipilih oleh dewan direksi klub. Mereka (manajemen klub sebenarnya) menyerahkan kewenangan klub di tangannya (Mendes) dan Mourinho," ungkapnya.
"Dia telah membuat keputusan dengan membawa beberapa pemain karena ia adalah wakil mereka, Presiden juga tahu apa yang telah dilakukannya," terang Calderon
Petinggi Madrid yang terakhir menangani El Real pada 2009 ini juga mengkritik kepemimpinan Madrid saat ini dibawah Florentino Perez. Perez juga merupakan orang dibalik perekrutan Ronaldo dengan biaya transfer yang mencapai 80 juta pound.
"Jika seorang pemain tidak bahagia, maka mereka harus pergi. Itu juga terjadi dengan Robinho. Melalui proses transfer dramatis, dia berhasil dijual dengan 48 juta euro setelah dibeli dengan hanya seharga 28 juta euro. Itu kesepakatan yang bagus," kata Calderon kepada Eurosport Magazine seperti dilansir Soccerway, Jumat (14/9/2012).
Calderon juga menyuarakan keprihatinan tentang orang-orang terdekat bintang Portugal tersebut yang menjadi semakin berkuasa dibandingkan dengan manajemen Madrid sendiri di Santiago Bernabeu.
"Jorge Mendes saat ini adalah presiden klub, presiden yang berkuasa tanpa dipilih oleh dewan direksi klub. Mereka (manajemen klub sebenarnya) menyerahkan kewenangan klub di tangannya (Mendes) dan Mourinho," ungkapnya.
"Dia telah membuat keputusan dengan membawa beberapa pemain karena ia adalah wakil mereka, Presiden juga tahu apa yang telah dilakukannya," terang Calderon
(akr)